MPM Motor Pede Penjualan Motor Tidak Terpengaruh Kenaikan PNBP



Dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 Tentang Jenis dan Tarif Atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai pengganti Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 nggak cuma bikin pening konsumen yang ingin meminang kendaraan baru, tapi juga bikin pusing pabrikan. Gimana nggak cekot-cekot? Di sektor roda dua (motor), biaya penerbitan STNK motor baru naik 100 persen dari Rp 50.000 menjadi Rp 100.000, biaya penerbitan TNKB naik 100 persen dari Rp 30.000 menjadi Rp 60.000, dan penerbitan BPKB baru mengalami kenaikan 181 persen dari Rp 80.000 menjadi Rp 225.000. Artinya, mulai tahun 2017 ada kenaikan biaya dalam hal pembuatan surat-surat kendaraan roda dua sekitar Rp 310.000 – 340.000. Itu belum termasuk kenaikan harga rutin yang dilakukan oleh pabrikan di awal tahun karena adanya inflasi, kenaikan biaya produksi, hingga kenaikan pajak kendaraan dan bea balik nama.

Meskipun demikian, dalam rilis yang dikirimkan kepada Adventuriderz.com, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) selaku main dealer Honda di wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur mengaku biasa saja dalam menanggapi kenaikan biaya pengurusan surat-surat kendaraan bermotor. Bahkan MPM Motor optimis penjualan motor pada tahun 2017 ini tetap tinggi, tidak terpengaruh oleh kenaikan harga, dan justru penjualan di tahun 2017 diharapkan akan mengalami pertumbuhan dibandingkan dengan tahun 2016 lalu.

“Kalau harga motornya tidak terlalu berpengaruh. Tiap tahun rata-rata ada kenaikan pajak kendaraan sekitar 5 persen dari Dispenda (Dinas Pendapatan Daerah). Jika dihitung-hitung maka untuk motor baru kenaikannya sekitar Rp 310.000, sehingga tidak terlalu signifikan kenaikannya bagi konsumen. Sebab jika dihitung secara total termasuk harga kendaraan bermotor baru, kenaikannya sekitar 2 persen saja. Harapan kami, nanti di tahun 2017 penjualan akan tetap lebih baik dibandingkan dengan tahun 2016,” ungkap Presiden Direktur PT Mitra Pinasthika Mulia Pak Suwito.



For your information… Sebagai main dealer Honda di wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, pada tahun 2016 lalu MPM Motor berhasil menjual sebanyak 915.000 unit motor. Angka itu mengalami kenaikan sebesar 2,5 persen daripada penjualan yang dibukukan pada tahun 2015, dan memberikan kontribusi sebesar 20 persen dari total penjualan Honda secara nasional. Menariknya, pada tahun 2017 ini MPM Motor menargetkan penjualannya bisa naik 5 persen dibanding tahun 2016. Apakah bisa tercapai? Dengan gelontoran sejumlah produk baru dari Honda, termasuk trail, bukan nggak mungkin target besar itu bisa ditembus.

Advertisements