• Home »
  • Article »
  • Royal Enfield Himalayan Segera Dijual di Indonesia, Berapa Harganya??

Royal Enfield Himalayan Segera Dijual di Indonesia, Berapa Harganya??



Persaingan market motor adventure berkapasitas kecil yang awalnya kosong melompong bakal mendadak sangat sengit. Kawasaki Motor Indonesia (KMI) sudah memulai lebih dulu dengan meluncurkan Versys-X 250, kemudian akan disusul oleh Astra Honda Motor (AHM) yang mengandalkan CRF250L Rally, dan Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga sudah berancang-ancang mendatangkan V-Strom 250 ke Indonesia. Apakah cuma itu saja? Ternyata nggak kok bro… Pabrikan motor yang berbasis di India, Royal Enfield, bakal turut meramaikan market motor adventure kecil ini dengan meluncurkan Himalayan di Indonesia dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi. Toh Himalayan sebenarnya sudah pernah diperkenalkan di Indonesia, tepatnya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Waktu itu Adventuriderz.com juga melihat sendiri seperti apa sosok Himalayan secara langsung.

Secara kapasitas mesin, Himalayan memang berada di atas Versys-X 250, CRF250L Rally, dan V-Strom 250. Motor ini menggunakan mesin sebesar 411 cc, 1-silinder, SOHC, 4-stroke, dan berpendingin udara yang dihubungkan dengan transmisi manual 5-percepatan. Dari spesifikasi itu, mesin Himalayan nggak bisa dibilang advance, malah tergolong mesin konvensional yang sederhana. Apalagi Himalayan masih mengandalkan sistem pembakaran karburator. Tenaga yang dihasilkan pun nggak bisa dibilang besar, cuma 24 HP di putaran mesin 6.500 rpm. Namun, Himalayan memiliki lontaran torsi yang besarnya mencapai 32 Nm di putaran mesin 4.500 rpm. Torsi yang amat sangat besar itu menjadi keunggulan tersendiri bagi Himalayan. Maklum, motor ini menggunakan long stroke pada mesinnya, jadi nggak heran kalau ledakan torsinya lumayan dahsyat!



“Ide untuk membuat Himalayan muncul 15 tahun yang lalu, dengan konsep dasar untuk membuat sepeda motor yang nyaman diberbagai medan, bahkan di pegunungan Himalaya sekalipun. Untuk medan yang berat seperti pegunungan Bromo atau Himalaya misalnya, sangat penting bagi pengendara untuk memiliki motor yang tidak agresif, dan nyaman dikendarai, seperti Himalayan. Dengan spesifikasi seperti itu, orang-orang yang gemar adventure pasti akan menyukai motor ini,” ungkap Head of International Business Royal Enfield Arun Gopal, dikutip dari Otomotifnet.com.

Permasalahan utama ketika Royal Enfield menjual Himalayan di Indonesia adalah harga. Lho memang kenapa mas? Sudah bro lihat sendiri di atas, Himalayan menggunakan mesin 411 cc. Artinya sudah dikenakan PPN BM 60 persen. Adventuriderz.com nggak yakin kalau Himalayan bisa dijual dengan harga yang kompetitif di Indonesia, meskipun di negara asalnya sana cuma dijual seharga Rp 30 jutaan. Bisa menjual Himalayan di Indonesia dengan harga Rp 70-80 jutaan saja sudah bagus banget. Tapi kemungkinan Himalayan bakal manteng di atas Rp 90 jutaan on the road Jakarta. Permasalahan kedua, brand Royal Enfield belum begitu dikenal di sini. Padahal brand ini amat sangat bersejarah karena sudah ada sejak jaman perang dunia. Kemudian permasalahan berikutnya adalah mengenai durability dan reliability. Di India sana banyak ditemui Himalayan dengan suara komrosak hingga kasus suspensi patah. Setidaknya berbagai permasalahan yang melanda Himalayan di India bisa mempengaruhi para konsumen di Indonesia. Kalau ngomongin laku sih ya jelas laku… Cuma mau berapa banyak? Apalagi Royal Enfield baru punya satu showroom yang berlokasi di Pejaten, Jakarta, dan belum ada rencana menambah showroom di kota-kota lain. Okay… Good luck deh buat Himalayan!

Advertisements