Suzuki DR200S Bakal Didatangkan Secara CBU ke Indonesia



Tahun ini Suzuki boleh dibilang ingin kembali kompetitif di pasar otomotif roda dua Indonesia. Nggak tanggung-tanggung, total ada delapan motor baru yang sudah disiapkan oleh Suzuki. Itu nggak termasuk GSX-R150 dan GSX-S150 yang belum lama ini diperkenalkan ya. Kalau GSX-R150 dan GSX-S150 dihitung, jumlahnya mencapai 10 model motor baru. Selentingan kabar yang masuk ke newsroom Adventuriderz.com menyebutkan kalau motor trail DR200S masuk ke dalam daftar delapan motor baru yang akan diluncurkan oleh Suzuki Indomobil Sales (SIS) tahun ini. Bahkan kehadiran DR200S di Indonesia bisa dikatakan hampir pasti!

Saat ini SIS memang sudah menjual ribuan unit DR200S kepada institusi pemerintah, dalam hal ini Polri yang digunakan sebagai kendaraan dinas Brimob. Selain itu, DR200S juga sudah dipesan oleh institusi swasta di Indonesia. Motor-motor itu didatangkan secara impor utuh (CBU) ke Indonesia. Terus gimana dengan DR200S yang dijual kepada konsumen umum? Apakah akan CBU juga? Kabarnya sama bro… DR200S untuk konsumen umum di Indonesia merupakan produk CBU. Belum diketahui secara pasti CBU dari negara mana, apakah Jepang atau Thailand. Tapi belakangan DR200S disebut-sebut diimpor dari Thailand.

Misal DR200S benar-benar nggak bisa diproduksi secara lokal di Indonesia, bakal lebih baik kalau motor itu diimpor utuh dari Thailand. Kenapa? Karena Indonesia dan Thailand sama-sama negara yang tergabung dalam ASEAN, yang secara otomatis juga menjadi anggota AFTA (ASEAN Free Trade Area) alias zona perdagangan bebas di wilayah ASEAN. Artinya, kalau mengimpor dari negara sesama ASEAN bisa memanfaatkan AFTA yang membuat bea masuk impor bisa ditekan hingga nol persen. Tentunya harga jual DR200S nanti bisa lebih kompetitif kalau CBU dari Thailand. Beda cerita kalau CBU dari Jepang, harganya jelas bakal melambung tinggi. Indonesia dan Jepang memang memiliki perjanjian dagang. Namun benefit bea masuk impor dari Jepang nggak bisa sebesar impor dari Thailand. Nggak bisa dipungkiri, motor yang diproduksi di Jepang memiliki built quality yang sangat baik. Sayangnya motor produksi Jepang dikenal memiliki biaya produksi tinggi. Bakal sulit bersaing kalau CBU dari Jepang. Kita lihat saja deh nanti, apakah DR200S bisa diproduksi lokal, CBU Thailand, atau malah CBU Jepang.



Advertisements