• Home »
  • Article »
  • Surapita Unitrans Tidak Patok Target Khusus Pada Penjualan Versys-X 250

Surapita Unitrans Tidak Patok Target Khusus Pada Penjualan Versys-X 250



PT Surapita Unitrans selaku main dealer Kawasaki di wilayah Jawa Timur secara resmi telah meluncurkan motor adventure-tourer Versys-X 250 pada Sabtu (21/1/2017) lalu. Terdapat dua varian yang ditawarkan, yaitu Versys-X 250 City Version alias varian standar dengan harga Rp 64.870.000 on the road Jawa Timur dan Versys-X 250 Tourer dengan aksesoris penunjang kebutuhan adventure yang lebih lengkap harganya Rp 74.720.000. Boleh dikatakan Kawasaki merupakan first mover di segmen motor adventure-tourer 250 cc. Belum ada pabrikan lain di Indonesia bermain di segmen ini. Sebagai pabrikan yang “babat alas”, sebenarnya siapa sih target market yang diincar oleh Kawasaki, khususnya PT Surapita Unitrans sebagai main dealer di Jawa Timur? Berapa pula target penjualannya?

Beruntung sekali Adventuriderz.com kemarin bisa hadir di acara launching Versys-X 250 di markas PT Surapita Unitrans Jalan Jemursari No. 156-158 Surabaya. Dalam kesempatan itu General Manager PT Surapita Unitrans (Kawasaki Jatim) dan PT Duta Intika (Kawasaki Bali) Pak Calvin Gazali mengatakan bahwa target market yang diincar untuk produk Versys-X 250 pada dasarnya sama dengan produk Kawasaki lainnya, yaitu konsumen muda atau sudah bekerja dengan rentang usia 18-35 tahun, konsumen yang suka adventure, dan konsumen yang ingin motor nyaman.

“Kita punya target market itu adalah pastinya youngsters, orang bekerja, yang umurnya mulai dari 18 tahun sampai umurnya 35 tahun. Itu target market utama, yang mana itu jumlahnya hampir 70 persen di umur tersebut. Jadi anak kuliahan, SMA akhir yang sudah punya SIM, sampai konsumen yang baru bekerja awal. Apalagi yang suka adventure banyak. Di jalanan banyak sekali motor-motor yang sebenarnya bukan motor adventure tapi dimodifikasi jadi motor adventure. Mereka passion-nya di sana, kita sediakan khusus (Versys-X 250) buat mereka,” ungkap Pak Calvin dalam konferensi pers.



Menariknya, PT Surapita Unitrans nggak mematok target khusus terhadap penjualan Versys-X 250. Alasannya, Versys-X 250 merupakan genre motor yang benar-benar baru di Indonesia, khususnya di kapasitas 250 cc. PT Surapita Unitrans masih meraba-raba market di segmen ini. Kemudian unitnya sendiri masih sangat terbatas. Bahkan PT Surapita Unitrans juga masih belum jelas bisa mendapatkan jatah berapa unit Versys-X 250 dari Kawasaki Motor Indonesia (KMI). Bukan rahasia lagi, Versys-X 250 masih didatangkan secara utuh (CBU) dari Thailand. Jadi wajar kalau suplainya nggak bisa digenjot dengan maksimal. Apalagi Thailand itu memproduksi Versys-X 250/300 untuk seluruh dunia.

“Kita belum menargetkan di lini penjualan. Jadi Kawasaki memang selalu seperti itu, nggak pernah ada target khusus, karena barangnya pun kita terbatas. Kalau ngomongin angka mungkin 300 unit (sepanjang 2017). Tapi itu saya dan presiden direktur saya mesti (bolak-balik) ke Jakarta untuk mohon-mohon biar dapat barang. Karena untuk barang yang bener-bener dicari orang itu harus rebutan seluruh Indonesia. Target saya 300-an unit, kalau (barangnya) dapat itu juga. Saya berharapnya lebih. Bisa dapat 300-an lah,” ungkap Pak Calvin lebih lanjut.

Menurut Pak Calvin, yang namanya target penjualan itu bukan ciri khas Kawasaki. Bagi Kawasaki, penjualan nomor dua. Penjualan memang perlu dikejar. Tapi yang terpenting adalah bagaimana Kawasaki memperlakukan customer dan komunitas dengan baik. Itu bukan omong kosong belaka bro. Bisa dilihat dari acara launching Versys-X 250 weekend kemarin. Benar-benar luar biasa mewah, party, makan-makan, dan semua komunitas diundang. Acara yang begitu memanjakan konsumen dan komunitas. Namun jika bisa mendapatkan barang, PT Surapita Unitrans berharap bisa menjual sebanyak 300 unit Versys-X 250 untuk tahap awal ini. Sepertinya Versys-X 250 memang benar-benar jadi hot item Kawasaki di tahun 2017 nih bro!

“Sebenarnya kalau dibilang target, kita nggak menargetkan. Karena kalau target itu bukan Kawasaki. Kawasaki adalah biasanya yang penting kita customer bisa maintain, customer selalu kita maintain dengan baik, komunitas kita jaga dengan baik, sales nomor dua. Kita selalu mengedepankan itu,” tambah Pak Calvin.

Advertisements