BMW R 1200 GS Rambler Karya Touratech Ini Mirip Motor Trail!


BMW R 1200 GS series merupakan motor adventure-tourer paling kondang di dunia. Kalau ngomongin soal motor adventure-tourer, rasanya sulit untuk tidak menyinggung GS. Bahkan sampai-sampai BMW Motorrad itu sangat identik dengan GS, meskipun produk yang dijual cukup banyak variannya, nggak cuma GS doang. Tapi, apa jadinya kalau R 1200 GS yang notabene motor adventure-tourer berukuran jumbo itu diubah menjadi layaknya motor trail yang ramping, ringkas, dan memiliki nuansa off road kuat? Produsen penunjang kebutuhan adventure dari Amerika Serikat, Touratech, sudah melakukannya bro!!

Yups… Touratech rupanya telah membangun sebuah motor konsep bernama R 1200 GS Rambler. Secara fisik R 1200 GS Rambler sangat berbeda dibandingkan dengan R 1200 GS yang dijual oleh BMW Motorrad. R 1200 GS Rambler lebih sederhana, ramping, ringkas, jok tipis dan rata layaknya motor trail/off road, dan mengandalkan front fender tinggi juga seperti motor trail. Makanya nggak heran kalau R 1200 GS Rambler bobotnya lebih ringan 50 kg ketimbang R 1200 GS biasa. Bahkan menurut Touratech bobot R 1200 GS Rambler cuma 188 kg saja. Tentu dengan bobot yang jauh lebih ringan, R 1200 GS Rambler lebih enak diajak bermain di medan off road.

Untuk mengembangkan R 1200 GS Rambler, Touratech nggak bekerja sendiri, melainkan dibantu oleh tim dari BMW Motorrad. Menariknya, R 1200 GS Rambler mengambil mesin dan gear box dari motor roadster R 1200 R, kemudian menggabungkannya dengan swign arm dan shaft drive milik R 1200 GS. Mesin ini tergolong responsif dan sangat torque dengan tenaga maksimal sebesar 125 HP. Salah satu terbosoan yang dilakukan Touratech adalah dengan menanggalkan suspensi telelever khas BMW dan menggantinya dengan suspensi upside down konvensional. Mungkin pertimbangannya suspensi upside down konvensional dianggap lebih mumpuni untuk bermain di medan off road yang berat ketimbang suspensi telelever. Bisa juga pertimbangannya untuk mengurangi bobot. Kemudian tangki bahan bakar pada Rambler hanya 18 liter. Jauh lebih kecil dari R 1200 GS Adventure misalnya yang mencapai 30 liter. Makanya nggak heran kalau bobotnya bisa diet sampai dengan 50 kg.

Touratech mengatakan bahwa mesin boxer yang dipasang pada Rambler sangat stabil, bahkan pada kecepatan tinggi sekalipun. Lalu frame terbuat dari perpaduan antara aluminium dan carbon fiber, lengkap dengan sistem pembuangan alias knalpot dari bahan titanium, dan baterai lithium-ion yang ringan tapi bertenaga. Uniknya, R 1200 GS Rambler mengusung rem satu disc saja di bagian depan, dan sudah menggunakan sistem ABS. Padahal pada R 1200 GS menggunakan dua disc. Meskipun masih dalam wujud konsep, namun Rambler sudah ready to go. Itu bisa dibuktikan dengan pengetesan motor tersebut di Azores, Portugal. Touratech kabarnya membuat dua motor konsep R 1200 GS Rambler, yaitu dengan skema warna asli BMW Motorrad dan satu lagi dengan skema warna khas Touratech.



Advertisements