Sadissss… Kawasaki India Jual KLX140G Seharga Rp 76,8 Juta!!!

Kawasaki baru saja meluncurkan motor off road KLX140G di Negeri Bollywood, India. Kalau di Indonesia motor itu mengusung nama New KLX, motor yang benar-benar khusus untuk off road karena bobotnya yang sangat ringan hanya 99 kg, memakai ban khusus off road, gear ratio untuk off road, sistem karbu yang lebih responsif, dan nggak dilengkapi kelengkapan jalan raya. Mesinnya sendiri masih serupa dengan KLX150 biasa dengan kapasitas 144 cc, 1-silinder, SOHC, 4-stroke, 2-valve, dan berpendingin udara. Satu hal yang sangat mengejutkan, Kawasaki India membandrol KLX140G dengan harga 3,91 lakh atau setara dengan Rp 76,8 juta!!

Jelas harga yang dibandrol oleh Kawasaki India untuk motor sekelas KLX140G benar-benar mahal. Memang motor ini didatangkan ke India secara CBU, tapi bandrol harga lebih dari Rp 76 jeti itu sangat tinggi. FYI, KLX140G diproduksi di Thailand dan disebarkan ke berbagai penjuru dunia, termasuk India dan Indonesia. Di Thailand, KLX140G dijual dengan harga retail 77.500 baht atau setara dengan Rp 29,35 jutaan. Sampai di Indonesia motor ini dijual dengan harga retail Rp 35,9 juta, atau ada selisih sekitar 22 persen. Bahkan di Amerika Serikat saja KLX140G hanya dijual US$ 3.699 atau senilai Rp 49 juta. Jika KLX140G dijual dengan harga retail Rp 76,8 juta di India, maka itu sama saja dengan lebih mahal 161 persen dari harga Thailand dan lebih mahal 114 persen dari harga Indonesia. Ngeri banget harganya…

Nggak tahu apa alasan yang membuat Kawasaki India sangat pede membandrol KLX140G semahal itu. Indonesia masih sangat beruntung bisa mendapatkan KLX140G alias New KLX dengan harga Rp 35-36 jutaan, tergolong bersahabat lah… Padahal dari segi spesifikasi dan performa motor ini biasa saja, nggak ada yang cukup istimewa. Malah KLX140G masih bisa dikatakan sebagai motor off road entry level yang menyasar para rider pemula di dunia off road. Tapi kenapa di India begitu mahal? Ini cukup aneh mengingat umumnya harga motor di India itu murah-murah. Bahkan untuk motor setipe (street bike) malah lebih murah di India daripada di Indonesia. Apakah skema pajak di India amat sangat tidak bersahabat buat motor CBU? Atau Kawasaki India sengaja mengambil margin keuntungan yang sangat tinggi? Mungkin ada bro sekalian yang tahu alasannya? Yuk share bro di kolom komentar!

Advertisements