Aneka Macam Tempat Bagasi Untuk Riding Adventure, Mana Pilihanmu?

Riding adventure tentu menjadi kegiatan yang menarik yang bisa dilakukan di akhir pekan, saat musim liburan, atau malah setiap saat, tergantung dari kesibukan masing-masing rider itu sendiri. Dalam kegiatan riding adventure pastinya kita perlu membawa berbagai macam barang kebutuhan. Nah, untuk membawa barang kita membutuhkan storage atau tempat penyimpanan bagasi. Ada berbagai macam tempat penyimpanan bagasi yang bisa kita pilih ketika melakukan riding adventure. Semua bisa dipilih sesuai dengan selera, tergantung dengan tipe motor, tergantung lama perjalanan, dan berbagai macam faktor lainnya. Berikut ini Adventuriderz.com jabarkan beberapa macam tempat bagasi yang umum dipakai oleh para rider dalam kegiatan riding adventure:

Tank Bag

Tank bag atau tas tangki merupakan tempat penyimpanan bagasi yang cukup simple ketika melakukan riding adventure. Bisa diaplikasikan pada motor adventure tulen maupun motor dual sport. Tank bag sangat praktis untuk menyimpan barang-barang berharga dan butuh akses cepat ketika dibutuhkan, seperti HP, kamera, dompet, jas hujan, sarung tangan cadangan, hingga GPS bisa ditaruh di sini. Sayangnya ukuran tank bag nggak begitu besar, jadi ruang penyimpanannya juga terbatas, terutama untuk tank bag motor dual sport yang biasanya memang cukup mungil.

Duffel Bag

Bro udah kenal dengan yang namanya duffel bag kan? Yups, benar sekali… Duffel bag merupakan tas dengan bentuk silinder seperti yang biasa dipakai oleh orang-orang menyimpan pakaian ketika bepergian jarak jauh. Kalau dulu duffel bag banyak dipakai oleh orang yang bepergian menggunakan pesawat, kereta api, ataupu bus, sekarang banyak juga pabrikan tas yang menciptakan duffel bag untuk perjalanan menggunakan motor. Umumnya duffel bag untuk motor bersifat waterproof alias tahan air dan sudah ada berbagai tali untuk mengikatkannya pada motor. Kapasitas duffel bag yang besar membuat kita lebih leluasa menyimpan berbagai macam barang, termasuk pakaian, dan pengaplikasiannya cukup mudah karena tinggal ditali pada jok bagian belakang atau rak yang ada di belakang jok motor.

Side Bags

Selain tank bag dan duffel bag, side bags juga menjadi opsi menarik sebagai tempat penyimpanan bagasi ketika riding adventure menggunakan motor. Kapasitas duffel bags lumayan besar dan terpasang di sisi kanan-kiri membuat kita leluasa membawa cukup banyak barang. Saat ini memang udah ada pabrikan yang menjual side bags waterproof, tapi harganya sangat mahal. Mungkin juga efek produk impor dari brand ternama. Kalau yang banyak beredar di Indonesia sih produk lokal dengan harga bersahabat namun nggak bersifat waterproof. Untuk melindungi tas dari hujan, umumnya mereka membekali side bags dengan rain cover. Memang jadinya kurang praktis sih.

Panniers Box

Buat yang pengen barangnya lebih safe, lebih terlindungi, dan nggak khawatir hilang dibobol orang, menggunakan panniers box jelas menjadi opsi menarik. Apalagi kapasitas penyimpanan dalam panniers box lumayan besar. Hanya saja pemasangan panniers box cukup membebani motor dan dalam jangka waktu lama kemungkinan bisa mengurangi kekuatan sub-frame, terutama untuk motor-motor yang memang nggak didesain untuk pemasangan panniers seperti motor dual sport. Beda cerita pada motor-motor adventure yang memang dirancang bisa menerima beban berat pada sub-frame untuk pemasangan panniers, seperti BMW R 1200 GS, KTM 1190 Adventure, Kawasaki Versys-X 250, dan lain-lain. Selain itu, penggunaan panniers juga membuat dimensi motor jadi melebar. Perlu sedikit waspada ketika menyalip di tengah keramaian biar panniers nggak nyangkut di kendaraan lain, dan pastinya motor butuh ruang yang lebih luas ketika parkir.

Kalau Adventuriderz.com sendiri memilih bagasi untuk riding adventure sesuai dengan kebutuhan saja. Saat melakukan perjalanan jarak pendek, sehari pulang, tanpa perlu membawa pakaian ganti, atau untuk off road adventure seharian, cukup membawa tank bag untuk menaruh HP, kamera, dompet, aids kit, dan air minum. Beda cerita saat melakukan dual sport adventure dalam waktu beberapa hari, bisa mengombinasikan antara tank bag dan waterproof duffel bag. Tank bag untuk menyimpan barang-barang yang mudah diakses seperti yang sudah disebutkan, sedangkan waterproof duffel bag untuk menyimpan pakaian dan barang-barang lainnya.

Gimana kalau melakukan adventure dalam jangka waktu lama mas? Misal 10 hari, 20 hari, atau malah lebih dari 1 bulan? Adventuriderz.com pernah adventure lebih dari 20 hari. Dalam perjalanan itu Adventuriderz.com mengombinasikan antara tank bag, duffel bag, dan side bags custom yang memang dirancang untuk motor dual sport. Sampai sekarang belum ada kepikiran memasang panniers box untuk adventure. Alasannya motor yang sering dipakai oleh Adventuriderz.com adalah motor dual sport. IMHO, motor jenis ini kurang cocok dipasangi panniers, soalnya membebani sub-frame dan sulit berkutik ketika melintasi medan off road yang berat. Bobot panniers-nya aja udah berapa, itu belum termasuk isinya. Kalau pakainya motor adventure-tourer macam Kawasaki Versys-X 250 gitu mungkin memang lebih nyaman pakai panniers, karena adventure-nya juga lebih tau diri, nggak lewat ke jalur yang terlalu sulit. Misalnya mau keluar dari jalan aspal ya cukup lewat jalur light off road, berupa jalan tanah atau bebatuan, nggak sampai blusukan lewat jalur single track. So, dengan motor dual sport, menggunakan tank bag, duffel bag, dan side bags adalah pilihan yang paling logis. Nggak terlalu berat, motor masih enak buat manuver, lewat jalur-jalur off road single track masih oke, dan saat parkir nggak perlu banyak space. Kalau kamu sendiri demen pakai storage yang mana bro?


Advertisements