Bincang-Bincang dengan Suzuki Jawa Timur Mengenai Trail DR200S

Beberapa hari yang lalu Adventuriderz.com dan beberapa rekan blogger sowan ke Kantor PT Sejahtera Motor Gemilang (SMG) alias Suzuki Indrapura Surabaya yang notabene sebagai main dealer Suzuki di wilayah Jawa Timur. Dalam kunjungan itu kami diterima langsung oleh General Manager PT Sejahtera Motor Gemilang Pak Bayu Eko Yuwono. Di sana kami ngobrol banyak mengenai perkembangan Suzuki, rencana activity Suzuki, hingga sedikit menyerempet mengenai produk-produk baru yang mungkin akan diluncurkan. Buat temen-temen blogger yang lain mungkin lebih fokus ke dua motor baru Suzuki, yaitu GSX-R150 dan GSX-S150. Tapi buat Adventuriderz.com yang lebih demen mengulas motor trail dan adventure, bertanya mengenai kabar DR200S kepada Pak Bayu jelas lebih menarik. Terus gimana tanggapan Pak Bayu mengenai motor trail DR200S? Apakah motor ini bakal benar-benar dijual kepada konsumen umum di Indonesia??

Kehadiran DR200S di Indonesia memang mengerucut sejak Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyuplai motor itu ke instansi negara. Siapa lagi kalau bukan Polri yang menggunakannya sebagai kendaraan dinas Brimob. Ribuan DR200S sudah dikirimkan oleh SIS kepada Polri, dan kemungkinan masih ada ribuan lagi pesanan yang belum dikirimkan. Banyak pihak beranggapan deal antara SIS dan Polri terkait dengan DR200S bisa membuka jalan bagi Suzuki untuk memasarkan motor trail entry level kepada konsumen umum di Indonesia. Misalnya saja kalau DR200S sering berkeliaran di jalanan, di sana Suzuki bisa menggali bagaimana penerimaan masyarakat terhadap motor ini. Jika penerimaan bagus, bukan nggak mungkin motor itu juga dijual kepada konsumen umum, nggak cuma kepada instansi negara.

Sayangnya, mengenai DR200S ini Pak Bayu belum bisa memberikan banyak informasi apakah bakal benar-benar dijual kepada konsumen umum atau nggak. Menurut Pak Bayu, untuk sementara waktu DR200S cuma dijual dalam rangka memenuhi pesanan Polri. Motor itupun masih didatangkan secara utuh (CBU) dari Jepang yang konon kabarnya punya harga lumayan mahal. Kemudian ada permasalahan lain kenapa DR200S belum dijual di Indonesia, yaitu motor ini masih menggunakan standar emisi Euro 2, sedangkan standar emisi yang berlaku di Indonesia sudah Euro 3.

“Saya juga nunggu banget motor trail ini (DR200S), keren banget, kekar, sangar, dan gagah. Tenaganya pun pasti gede, jauh dibandingkan dengan Kawasaki (KLX150). Tapi kayaknya sih masih belum akan dijual dalam waktu dekat ini ya. Soalnya DR200S masih Euro 2. Padahal standar Indonesia sudah Euro 3. Buat Honda, Yamaha, dan Suzuki belum masuk ke segmen trail mungkin karena segmen ini niche banget, beda dengan skutik yang marketnya jauh lebih gede, walaupun kalau dilihat sekarang Kawasaki begitu menikmati segmen trail ini,” ungkap Pak Bayu.

Masih menggunakan standar emisi Euro 2 lengkap dengan sistem pembakaran karbu memang jadi kendala buat DR200S jika ingin dijual kepada konsumen umum di Indonesia. Meskipun demikian, never say never. Informasi yang Adventuriderz.com terima dari sumber lain di luar Suzuki menyebutkan bahwa di pabrik Suzuki Tambun sudah ada prototipe DR200S dengan sistem pembakaran injeksi. Mungkin Suzuki mulai mempelajari bagaimana kalau motor ini menggunakan sistem injeksi. Apakah memungkinkan lolos uji tipe atau tidak. Sebagai penggemar motor trail, Adventuriderz.com cuma bisa berharap info mengenai DR200S injeksi itu benar adanya, sehingga peluang nongol di pasaran jadi lebih besar.


Advertisements