7 Hal yang Mesti Diperhatikan Ketika Membawa Bagasi di Motor Trail

Melakukan adventure menggunakan motor trail jelas jadi kegiatan yang seru dan amat menyenangkan. Pastinya ini kita highlight untuk adventure menggunakan motor trail dual sport yang street legal ya. Bukan motor trail off road non-street legal. Kenapa? Karena motor trail dual sport cukup fleksibel dipakai melewati berbagai kondisi medan. Mau dipakai di jalanan aspal oke-oke aja, mau dipakai melewati medan off road nggak masalah, mau jarak pendek atau jarak jauh ayo aja asal kuat bokongnya. Untuk melakukan adventure menggunakan motor trail dalam jangka panjang jelas kita butuh membawa barang-barang bawaan alias bagasi. Di artikel terdahulu Adventuriderz.com udah membahas mengenai aneka macam tempat bagasi untuk riding adventure. Di sana bro bisa memilih apa-apa saja model bagasi yang cocok buat gaya adventure bro masing-masing. Kali ini Adventuriderz.com bakal memberikan tips mengenai bagaimana membawa bagasi yang tepat ketika melakukan perjalanan adventure menggunakan motor trail dual sport. Yuk simak paparannya berikut ini bro!

  1. Motor trail itu nggak dirancang agar bisa membawa beban yang cukup berat. Jadi sebaiknya dan sangat dianjurkan untuk membawa bagasi seminim mungkin. Membawa bagasi yang sangat berat dan ditaruh di bagian belakang dalam jangka panjang bisa berpengaruh pada kekuatan sub-frame dan membuat center of gravity pada motor menjadi kacau.
  2. Beban bagasi mestinya didistribusikan secara merata pada kedua sisi motor biar balance dan nggak mengganggu handling motor.
  3. Hindari membawa bagasi yang bisa menambah panjang bagian belakang motor.
  4. Bagasi mesti menempel dengan sempurna pada motor. Pastikan bagasi tidak mengalami pergerakan ketika kita sedang berkendara dengan motor. Selalu cek tingkat kekencangan tali bagasi sesering mungkin untuk memastikan bagasi masih tetap aman berada di atas motor. Tentu saja pengecekan dilakukan ketika motor berhenti ya, bukan ketika sedang riding.
  5. Sebaiknya nggak menempatkan barang yang berat atau berukuran besar pada rak bagasi yang ada di belakang motor trail. Rak ini hanya didesain untuk menaruh barang-barang yang ringan. Kalau ngotot menaruh barang berukuran besar dan berat justru berakibat buruk pada handling motor lantaran distribusi beban dan aerodinamika motor berubah.
  6. Kalau pengen memasang aksesoris yang bisa menunjang untuk membawa bagasi seperi panniers box, sebaiknya pilih yang ukurannya pas untuk motor. Jangan pakai panniers yang terlalu besar. Untuk motor trail pakai panniers yang kecil saja biar nggak membuat lelah sub-frame. Pastikan setelah dipasang, lebar panniers nggak lebih lebar dari handlebar, kemampuan manuver motor tetap bagus, serta semua komponen kelistrikan seperti lampu-lampu berfungsi dengan baik dan nggak terhalang oleh panniers.
  7. Jangan menaruh barang dengan bobot berat di bagian handlebar atau suspensi depan karena bisa mengurangi handling motor. Bikin pengendalian motor jadi nggak lincah.

Sebenarnya tips itu tadi nggak cuma berlaku buat motor trail sih ya… Bisa juga diaplikasika ke tipe-tipe motor lain. Kalau Adventuriderz.com sendiri lebih memilih menggunakan tank bag untuk bagasi di bagian depan serta side bags dan duffel bag di bagian belakang untuk adventure dalam jangka waktu yang lama. Kenapa kok nggak pilih panniers? Soalnya panniers-nya aja punya bobot yang berat. Itu belum termasuk isinya. Bakal bikin sub-frame motor trail lekas lelah. Sedangkan side bags dan waterproof duffel bag dalam kondisi kosong bobotnya masing-masing nggak sampai 1 kg. Otomatis beban cuma terletak pada isinya aja. Dengan konfigurasi tank bag, side bags, dan duffel bag, center of gravity dan handling motor nggak berubah terlalu banyak. Buat lewat di medan off road juga nggak masalah. Problem baru terjadi saat lewat jalur off road single track, manuvernya jadi agak payah.

Advertisements