Ternyata 90 Persen Penjualan KLX250S Disumbang Oleh Institusi

Ceruk market motor trail/dual sport 250 cc memang benar-benar sempit. Itu bisa dilihat dari hasil penjualan Kawasaki KLX250S yang amat sangat sedikit. Sepanjang tahun 2016 lalu Kawasaki Motor Indonesia (KMI) berhasil mendistribusikan 2.272 unit KLX250S. Kalau dilihat sekilas angkanya cukup lumayan, bisa tembus sekitar 190 unit per bulan. Apalagi kalau melihat harga KLX250S yang tergolong mahal, mencapai 63 jutaan on the road Jakarta, jelas angka 190 unit per bulan itu sangat baik. Sayangnya, dari angka penjualan yang lebih dari 2.200 unit per bulan itu sebagian besar berasal dari kalangan institusi, bukan dari konsumen umum!

Menurut Deputy Head Sales and Promotions Kawasaki Motor Indonesia Michael Chandra Tanadhi yang dikutip Adventuriderz.com dari detikOto, penjualan KLX250S kepada konsumen umum rata-rata cuma 30-an unit per bulan atau setara dengan 300-an unit per tahun. Nggak sampai 500 unit per tahun bro… Sisanya yang sekitar 90 persen itu rupanya dijual kepada institusi-institusi, baik itu institusi pemerintah maupun institusi swasta. Jadi memang bisa dilihat di situ, market dual sport 250 cc untuk konsumen umum sangat kecil. Kawasaki sangat beruntung banyak institusi yang order KLX250S dalam jumlah banyak.

“KLX250S di luar project fleet itu enggak sampai 500, paling 300-an lah. Lebih banyak fleet. Tahun lalu fleet-nya saja udah 1.800-an. Per bulannya sih kita average 30 unit,” ungkap Pak Michael Chandra.

Kenapa kok penjualan motor dual sport 250 cc seret? Itu nggak berlaku untuk KLX250S saja lho, tapi juga berlaku untuk Yamaha WR250R. Berdasarkan opini Adventuriderz.com sih bisa dibilang motor dual sport 250 cc itu tergolong nanggung dan harganya pun lumayan mahal. Untuk motor trail, orang Indonesia cenderung suka menggunakannya untuk off road. Ya beneran off road, bukan dual sport adventure yang mix antara on road dan off road. Sedangkan KLX250S maupun WR250R itu untuk off road terlalu berat dan saluran tenaganya terlalu sopan. Nggak galak layaknya motor off road tulen.

Lah terus KLX150 yang notabene motor dual sport kok malah laris mas? Ya beda dong bro… Harga KLX150 di angka Rp 30 jutaan, masih cukup terjangkau buat kebanyakan orang Indonesia. Kemudian bobot KLX150 masih bisa dibilang enteng. Mengenai performa KLX150 standar yang lembek, tinggal dicolek-colek dikit sistem pembakaran, gas buang, gear, sistem pengapian, bahkan mungkin colek sekalian mesinnya, motor ini udah bisa ganas di jalur off road. Duit yang dikeluarin buat nyolek-nyolek pun dipastikan nggak akan terlalu banyak. Makanya KLX150 begitu populer di kalangan penggemar off road, sementara KLX250S bukanlah idola. Dual sport adventure masih belum cukup populer di Indonesia, meskipun ke depan nggak menutup kemungkinan bisa jadi populer juga.

Advertisements