KMI Ingin Genjot Ekspor Kawasaki KLX150 Ke Luar Negeri

Diam-diam Kawasaki Motor Indonesia (KMI) sudah ditunjuk sebagai basis produksi motor trail dual sport Kawasaki KLX150 oleh prinsipalnya, Kawasaki Heavy Industries (KHI). Jadi, KMI memproduksi KLX150 nggak cuma untuk market dalam negeri, tapi juga diekspor ke luar negeri. Maklum saja, penjualan KLX150 di Indonesia memang sangat laris. Bahkan menjadi motor paling laris yang dijual oleh KMI. Nggak heran kalau Indonesia sekalian ditunjuk sebagai basis produksi KLX150.

Seperti dikutip dari detikOto nih bro… Rencananya pada tahun ini KMI ingin menggenjot jumlah ekspor motor ke luar negeri, termasuk salah satunya adalah KLX150. Caranya adalah mencari market di negara-negara baru yang berpotensi menjadi tujuan ekspor. Sayangnya KMI nggak bisa menentukan berapa target kenaikan ekspor motor karena itu sangat tergantung dari permintaan pasar. Selain itu, yang bertugas mencari market baru di negara-negara tujuan ekspor adalah KHI, bukan KMI.

“KHI sebagai prinsipal bertugas mencari market-market baru untuk menambah pasar ekspor dari Indonesia. Yang pasti untuk ekspor itu lebih (tergantung) ke KHI dan di pasar sana seperti apa yang menentukan. Nggak semata-mata kita genjot banget ekspor itu,” ungkap Deputy Head Sales and Promotion KMI Pak Michael Chandra Tanadhi.

Menurut Pak Michael Chandra, KMI mengekspor KLX150 ke sejumlah negara di dunia, mulai dari Filipina, Thailand, Myanmar, Iran, dan sejumlah negara di Eropa. Rata-rata jumlah ekspor total KMI sekitar 6.000 unit per tahun atau setara dengan 500-600 unit per bulan. Itu gabaungan antara KLX150/D-Tracker dan Ninja 250 SL/Z250SL. Yang paling banyak berkontribusi dalam ekspor sih jelas KLX150/D-Tracker. Tahun ini KMI berharap angka ekspor mengalami kenaikan walaupun nggak mau memasang target tinggi.

“Semoga naik. Saya nggak mau pasang target tinggi. Tapi baru-baru ini kita uji coba ke Iran untuk KLX150. Kita sudah mulai kirim 100 unit ke Iran. Dan ke Myanmar kita juga baru terima order, dia baru launching KLX150, sudah dikirim sekitar 30 unit. KLX150 basis produksinya memang di Indonesia. Komponen lokalnya sudah 70 persen. Untuk pasar ekspor yang saya ingat itu Filipina, Thailand, Iran, Myanmar, terus beberapa negara di Eropa,” ujar Pak Michael Chandra.

Advertisements