Motor Enduronya Dibilang Mirip KTM, Ini Kata Gas Gas

Di EICMA 2016 lalu pabrikan motor off road asal Spanyol, Gas Gas, meluncurkan motor enduro 2-stroke baru yang diberi nama EC 250 dan EC 300. Gas Gas saat itu bilang kalau EC 250/300 model year 2017 merupakan all new bike dan memiliki banyak banget perbedaan kalau dibandingkan dengan EC 250/300 lawas. Mulai dari desain, frame, swing arm, suspensi, hingga jeroan mesin banyak mengalami perubahan. Namun, banyak pihak yang menilai desain EC 250/300 terbaru memiliki banyak kesamaan dengan motor enduro KTM, terutama di bagian frame yang menggunakan model central-tube. Lantas bagaimana tanggapan Gas Gas mengenai hal ini?

Chief Research and Development Gas Gas Miki Arpa yang diwawancarai oleh Enduro Illustrated nggak menampik kalau pihaknya menggunakan KTM sebagai referensi. Ini merupakan pernyataan yang sangat gentle. Maklum saja, untuk market motor enduro Eropa, KTM memang sangat mendominasi. Baginya terlalu riskan kalau Gas Gas menggunakan desain yang radikal atau beda total dengan motor-motor enduro Eropa lainnya. Bahkan Miki Arpa juga menyebut pabrikan Eropa lainnya seperti Beta dan Sherco juga menggunakan frame model central-tube layaknya produk KTM.

“Nggak diragukan lagi referensinya adalah KTM. Bagiku meniru sudah cukup, jika kamu membuat sesuatu yang sangat berbeda terlalu riskan. Oke, pabrikan Jepang bisa membuat perbedaan dan memutarbalikkan apa yang terjadi, tapi kami bukan pabrikan Jepang. Targetnya di masa depan mungkin adalah KTM, tapi kami juga membidik Beta dan Sherco. Kalau kamu lihat frame motor Sherco, itu tidak memiliki perbedaan (dengan KTM dan Gas Gas). Semua motor punya dua roda, satu handlebar, dan satu tangki bahan bakar. Apa yang dikatakan orang mengenai motor Gas Gas nggak begitu pengaruh buatku,” ungkap Miki Arpa.

Yups… Pada tahun 2015 lalu Gas Gas dinyatakan bangkrut oleh Pengadilan Niaga Girona lantaran nggak mampu membayar utang yang nilainya lebih dari US$ 30 juta. Namun, Gas Gas kemudian diselamatkan oleh sesama perusahaan asal Spanyol bernama Torrot pada tahun 2016. Kurang lebih sekitar kuartal kedua 2016 operasional Gas Gas kembali aktif. Mereka pun berupaya kembali eksis di sektor motor enduro dan trial yang sejak dulu menjadi spesialisasinya. Untuk tahap awal kapasitas produksi Gas Gas masih sangat kecil. Makanya Gas Gas masih konsentrasi pada market Eropa dan Amerika Serikat. Kayaknya belum ada rencana Gas Gas masuk ke Indonesia lagi dalam waktu dekat. Kalau menurutmu sendiri gimana bro, apakah motor enduro Gas Gas EC 250/300 dalam foto di bawah ini mirip dengan KTM?

Advertisements