Gas Gas Jabarkan Alasan Pilih Suspensi Kayaba Pada EC 250/300

Pabrikan motor asal Spanyol, Gas Gas, masih dalam proses kembali eksis di pasar motor off road dunia agar bisa bersanding dengan brand global lain seperti KTM, Husqvarna, Beta, dan Sherco setelah sempat tutup operasi selama satu tahun karena tidak sanggup membayar utang. Salah satu gebrakan yang dilakukan Gas Gas adalah dengan meluncurkan motor enduro baru yang benar-benar beda dengan motor enduro sebelumnya. Di EICMA 2016 lalu lahirlah motor enduro All New EC 250/300 dengan desain baru, frame baru, swing arm baru, suspensi baru, hingga mesin yang juga baru. Satu hal yang cukup mengejutkan pada EC 250/300 terbaru adalah menggunakan suspensi buatan Kayaba. Padahal sebelumnya Gas Gas sudah sangat lekat dengan suspensi buatan Marzocchi dan Reiga. Tentu ini jadi pemandangan langka dimana pabrikan motor Eropa menggunakan suspensi buatan Jepang. Memang apa alasan Gas Gas meninggalkan Marzocchi dan Reiga kemudian beralih ke Kayaba?

Dilansir oleh Enduro Illustrated, Chief Research and Development Gas Gas Miki Arpa mengatakan agar brand yang satu ini bisa sukses di segmen motor enduro, maka hal pertama yang dilakukan adalah dengan memberikan keyakinan kepada konsumen bahwa produk Gas Gas itu bagus dan berkualitas. Kemudian Miki Arpa pergi ke Amerika Serikat yang menjadi basis konsumen terbesar. Di situ dia mendapati kalau market Amerika Serikat cuma mau motor dengan suspensi Kayaba. Oleh karena itu akhirnya EC 250/300 dan mungkin produk-produk enduro Gas Gas lainnya ke depan bakal menggunakan suspensi buatan Kayaba.

“Tentu saja hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengembalikan kepercayaan diri konsumen. Di sana banyak orang yang mengikuti brand ini dari hati, tapi kamu membutuhkan konsumen baru yang bisa percaya (dengan brand ini). Sehingga aku pergi ke Jepang dan mendorong (penggunaan) komponen seperti Kayaba yang diharapkan bisa membuat orang percaya lagi dengan produk kami,” ujar Miki Arpa.

“Juga di market Amerika Serikat, pada titik ini kami bukan apa-apa. Tetapi dalam strategi baru kami, kami ingin mengembangkan market Amerika Serikat dan mereka hanya menginginkan Kayaba, Kayaba, Kayaba. Bagiku ini hanya masalah iya dan tidak, membuat suspensi Marzocchi dan Reiga tidak lagi masuk ke dalam filosofi perusahaan baru. Inilah kenapa kami terus mendorong untuk menggunakan komponen yang bagus seperti Kayaba dan Keihin (karburator). Melakukan investasi pada komponen yang bagus merupakan prioritas pada produk kami,” katanya lebih lanjut.

Menurut Miki Arpa, saat motor sudah jadi dan kemudian dipamerkan pertama kali di EICMA 2016, banyak orang langsung tertarik dengan Gas Gas EC 250/300. Orang-orang itupun banyak yang bertanya-tanya bagaimana bisa Gas Gas menggunakan komponen suspensi Kayaba. Tapi kata Miki Arpa, semuanya sudah menjadi kenyataan. Gas Gas bisa memproduksi motor enduro menggunakan suspensi Kayaba. Menariknya, komponen suspensi Kayaba dibeli oleh Gas Gas dengan harga yang bagus. Semoga saja perbaikan kualitas produk Gas Gas dengan mengandalkan komponen-komponen berkualitas bisa mendorong brand yang satu ini tetap eksis dan bisa berbuat banyak di market motor enduro. Satu hal lagi, semoga saja Gas Gas bisa kembali masuk ke pasar Indonesia, meramaikan market motor enduro yang sudah diisi oleh KTM, Husqvarna, Sherco, Beta, dan Yamaha!


Advertisements