• Home »
  • Article »
  • Gas Gas: Motor Trial Penting Buat Kami, Tapi Tidak Menghasilkan Uang

Gas Gas: Motor Trial Penting Buat Kami, Tapi Tidak Menghasilkan Uang



Banyak pihak menyesalkan ketika pabrikan motor asal Spanyol, Gas Gas, tutup operasi pada tahun 2015 lalu lantaran nggak mampu membayar utang yang jumlahnya sangat besar. Beruntung sekali hanya berselang satu tahun sudah ada perusahaan lain, Torrot, yang bersedia menyelamatkan Gas Gas, membayar semua utang-utangnya dan membuat Gas Gas kembali beroperasi pada tahun 2016. Sebagai tahap awal, Gas Gas langsung on the track dengan memproduksi motor trail. Maklum, sejak lama Gas Gas memang dikenal sebagai produsen motor trial yang handal selain Beta, Sherco, dan Honda Montesa. Nggak heran kalau lineup motor trail Gas Gas sekarang sudah banyak dan sangat lengkap. Populasi motor trial Gas Gas di Indonesia sebelum tutup operasi pada tahun 2015 pun sempat banyak karena pabrikan ini pernah eksis secara resmi di tanah air.

Walaupun menganggap motor trial sangat penting bagi Gas Gas, bahkan sudah menjadi identitas perusahaan, faktanya Gas Gas mengakui bahwa memproduksi motor trial nggak bisa menghasilkan keuntungan. Oleh karena itu selain memproduksi motor trial, Gas Gas juga memproduksi motor enduro. Motor enduro inilah yang dianggap sebagai money maker buat Gas Gas, dengan syarat motor memiliki kualitas bagus, frame bagus, suspensi yang baik, dan performa mesin jempolan. Saat ini Gas Gas baru punya dua varian motor enduro yang semuanya menggunakan mesin 2-stroke, yaitu EC 250 dan EC 300 model year 2018 yang semuanya serba baru. Tapi ke depan Gas Gas sangat ngebet punya motor enduro 4-stroke, terutama untuk menghadapi regulasi emisi Euro 5 yang berlaku mulai tahun 2020.



“Motor trial sangat penting bagi Gas Gas, tapi mereka nggak bisa menghasilkan uang dengan motor trial meskipun kamu tahu kamu punya motor terbaik sekalipun. Di segmen motor enduro, mereka juga nggak menghasilkan uang jika masih mengandalkan motor lama. Oleh karena itu, pertama kami melakukan apa saja untuk membangun frame baru (motor enduro), mesin, dan semuanya. Tapi yang paling cerdas adalah mengembangkan frame terlebih dahulu untuk mengurangi bobot motor beberapa kilogram dan membuat penampilan motor benar-benar baru. Kami akan membangun mesin pada langkah berikutnya,” ungkap Chief Research and Development Gas Gas Miki Arpa dikutip dari Enduro Illustrated.

Di segmen motor trial, pesaing Gas Gas memang nggak banyak. Malah amat sangat sedikit. Paling-paling saingannya cuma Beta, Sherco, dan Honda Montesa. Tapi perlu diketahui juga, segmen motor trial itu sangat sempit. Terbukti KTM Group (KTM-Husqvarna) sebagai salah satu pabrikan motor off road terbesar di dunia masih masih belum mau menyentuh segmen motor trial. Di sisi lain, market motor enduro lebih besar daripada motor trial. Sayangnya pesaing Gas Gas di segmen motor enduro juga sangat kejam, mulai dari KTM, Husqvarna, Sherco, Beta, Honda, dan Yamaha terjun di segmen ini. Tentu Gas Gas mesti putar otak sebelum mengeluarkan motor baru. Apalagi Gas Gas bukanlah pabrikan besar yang punya sumber daya uang besar. Gas Gas harus bisa mengeluarkan produk motor enduro superior dengan dana riset seminim mungkin. Apakah Gas Gas ke depan bakal sukses? Time will tell laaah…

Advertisements