Hasil Race WMX dan MX2 di MXGP Pangkal Pinang 2017

Gelajaran MXGP Pangkal Pinang 2017 sudah selesai sejak kemarin, Minggu (5/3/2017). Hasilnya, pada kelas utama (450cc) MXGP Race 1 dimenangkan oleh pembalap dari Tim Wilvo Yamaha Shaun Simpson, disusul pembalap KTM Glenn Coldenhoff di urutan kedua, dan Clement Desalle (Kawasaki) di podium ketiga. Penyelenggara terpaksa membatalkan MXGP Race 2 lantaran kondisi track terlalu buruk, basah, dan berlumpur, sehingga nggak memungkinkan untuk menggelar balapan. Terus bagaimana dengan hasil race WMX dan MX2?

WMX Race 1 sudah digelar pada hari Sabtu (4/3/2017) dalam kondisi track yang nggak bisa dibilang baik. WMX Race 1 dimenangkan oleh pembalap Yamaha Nancy Van de Ven, sedangkan WMX Race 2 yang digelar kemarin berhasil dimenangkan oleh pembalap Yamaha Courtney Duncan. Dia berhasil memutari sirkuit MXGP Pangkal Pinang sebanyak 12 lap dengan catatan waktu 26 menit 20,636 detik. Juara dunia empat kali WMX, Kiara Fontanesi (Yamaha), berhasil menempati urutan kedua dengan catatan waktu lebih lambat 19,658 detik dari Courtney Duncan, sementara juara dunia WMX tahun lalu Livia Lancelot menempati podium ketiga dengan catatan waktu 30 menit 7,679 detik.

Kemudian di kelas MX2 (250 cc), pembalap Suzuki Jeremy Seewer tampil sangat gemilang dengan memenangkan MX2 Race 1. Di tempat kedua ada nama pembalap KTM Davy Pootjes, disusul oleh penunggang KTM lainnya Julien Lieber di urutan ketiga. Lanjut ke MX2 Race 2, podium pertama berhasil digondol oleh pembalap TM Factory Racing Samuele Bernardini. Namun Jeremy Seewer tetap bisa tampil menawan karena dia juga berhasil menempati urutan kedua MX2 Race 2, disusul oleh pembalap KTM Brian Bogers. Pada balap kemarin, MX2 Race 1 memang berlangsung penuh sesuai dengan rencana. Tapi khusus untuk MX2 Race 2, race director mengeluarkan red flag di tengah lomba karena hujan dan kondisi track semakin membahayakan para pembalap.

Yups… Seperti kita ketahui, MXGP Pangkal Pinang yang berlangsung 4-5 Maret 2017 memang nggak bisa berjalan dengan mulus sesuai dengan rencana. Hujan deras yang terjadi beberapa hari sebelum event membuat track menjadi sangat basah, becek, dan berlumpur. Hal itu tentu nggak ideal untuk balapan sekelas MXGP. Pembalap nggak bisa tampil maksimal, nggak bisa mendapatkan poin dengan maksimal, dan penonton yang sudah jauh-jauh datang ke Pangkal Pinang nggak bisa mendapatkan hiburan yang sesuai ekspekstasi. Semoga saja penyelenggara lokal bisa mempersiapkan diri dengan baik pada MXGP Pangkal Pinang tahun depan jika memang kontrak penyelenggaraan dilanjutkan oleh pihak MXGP.

Advertisements