Kawasaki Wajib Waspada dengan Rencana Kemunculan CRF150L!

Rumor mengenai kehadiran motor trail entry level dari Astra Honda Motor (AHM) dengan kode project K84A semakin menyeruak. Kabarnya motor itu bakal mengusung nama CRF150L, menggunakan mesin New MegaPro FI dengan kruk as lebih besar biar torsi lebih gede, suspensi depan upside down, velg aluminium, dan ban dual purpose ring 18-21 inch. Sejumlah informasi yang beredar menyebutkan bahwa AHM bakal melakukan fase trial CRF150L pada bulan April 2017. Terus siapa yang mesti paling waspada dengan rencana kemunculan CRF150L?

Paling tidak ada satu pabrikan Jepang yang harus sangat siap menghadapi CRF150L, yaitu Kawasaki Motor Indonesia (KMI) yang kini berkuasa di segmen motor trail entry level lewat KLX150 series. Percayalah, AHM itu pengen menguasai semua segmen, termasuk segmen motor trail. Dan kalau AHM sudah turun gunung, pabrikan manapun bisa dibuat kocar-kacir. Soalnya sebagai pabrikan dengan market share nyaris 80 persen, AHM pasti punya sumber daya (duit) yang jauh lebih besar ketimbang pabrikan-pabrikan lain. Mereka lebih luwes menggelontorkan dana R&D dan marketing sekaligus untuk menumbangkan lawan-lawannya. Apalagi AHM adalah pabrikan yang punya jaringan 3S paling luas.

Ya mungkin saja CRF150L nggak bisa menumbangkan KLX150 dengan mudah dalam waktu singkat karena nama KLX150 di segmen motor trail sudah sangat kuat. Tapi tetap saja KMI mesti waspada. Perlu diingat, saat ini KLX150 merupakan tulang punggung penjualan Kawasaki di Indonesia. Nggak percaya?? Pada bulan Januari 2017 lalu saja KLX150 berkontribusi sebesar 83 persen dari total penjualan KMI. Kita belum bisa melihat data penjualan di bulan Februari 2017 seperti apa. Yang jelas KLX150 adalah lineup motor paling krusial yang dimiliki oleh KMI. Jika sampai penjualan KLX150 terusik, market share KMI yang sudah cukup kecil bisa terjun bebas.

Terus gimana cara KLX150 agar tidak terusik oleh kehadiran CRF150L? Pastinya dengan mayor update bro… Sudah sangat lama KLX150 nggak mendapatkan update, terutama di sektor mesin. Kalaupun ada update, itu hanya update kosmetik belaka, sedangkan mesin dan frame masih sama sejak pertama kali diluncurkan di Indonesia pada tahun 2009. Padahal kelemahan utama KLX150 (dalam kondisi standar) ya mesinnya yang lemot, buat nanjak payah, dan nggak gegas seperti semestinya sebuah motor trail. Sayangnya, buat KMI meng-update KLX150 secara besar-besaran juga bukan perkara mudah. Bisa dibilang semua produk yang dijual oleh KMI adalah produk global, termasuk KLX150, sehingga update yang diberikan nanti mesti bisa diterima oleh market di seluruh negara tempat dipasarkannya KLX150. So, ini PR yang nggak gampang buat KMI!

Advertisements