Menelisik Motor Rally Yamaha, Pakai Mesin WR450F atau YZ450F?

Yamalube Yamaha Official Rally Team

Yamaha meraih hasil yang cukup gemilang di ajang Rally Dakar 2017 dengan menempatkan salah satu pembalapnya, Adrien Van Beveren, di urutan keempat klasemen akhir. Hal ini sudah menunjukkan bahwa Yamaha bisa kompetitif melawan para pesaing-pesaingnya seperti KTM, Husqvarna, Honda, dan Sherco. Meskipun demikian, ajang balap rally masih belum mendapatkan dukungan penuh dari Yamaha Motor Company (Jepang), melainkan lebih banyak dikendalikan oleh Yamaha Perancis. Mungkin ceritanya bakal lebih baik lagi jika Yamaha Motor Company memberikan support penuh.

Salah satu yang menjadi sorotan atas hasil gemilang Yamalube Yamaha Official Rally Team di ajang Rally Dakar 2017 adalah kencangnya motor yang mereka gunakan, yaitu WR450F Rally. Cukup banyak juga yang penasaran mengenai motor ini. Apakah WR450F dikembangkan dari basis mesin motor enduro WR450F atau justru berasal dari basis motocross YZ450F? Beruntung sekali Manajer Balap Rally dan Enduro Yamaha Eropa Alexandre Kowalski dapat menjelaskan dengan detail seperti apa WR450F Rally itu!

“Tidak mudah menjawab pertanyaan ini karena WR450F Rally adalah motor prototipe. Basis motor ini adalah WR450F (enduro) dan kami saling berbagi komponen dengan motor lainnya. Banyak sekali komponen yang berbeda dengan WR450F standar, seperti swing arm, airbox, tangki bahan bakar, hingga knalpot, namun mesinnya nggak jauh berbeda dari standar WR450F. Kami juga telah melakukan beberapa pengembangan pada motor ini (WR450F) agar menjadi sebuah motor rally, untuk menyesuaikan dengan kondisi. Kalau kamu melihat motornya Xavier de Soultrait, pemenang stage pertama Dakar 2017, itu tidak begitu jauh bedanya dengan motor standar WR450F. Motornya memang menggunakan beberapa komponen spesial, tapi nggak begitu banyak perbedaan seperti yang kamu pikirkan,” ungkap Alexandre Kowalski dikutip dari Enduro Illustrated.

Adrien Van Beveren

Nah, sudah gamblang kan kalau WR450F Rally itu merupakan motor yang dikembangkan dari basis motor enduro WR450F, bukan dari basis motocross YZ450F. Meskipun demikian, motor ini adalah motor prototipe yang beberapa komponennya mungkin menggunakan milik YZ450F. Menariknya, Yamaha berusaha mengembangkan WR450F Rally menjadi motor sesempurna mungkin. Dalam artian punya power bengis, torsi super galak, dan tetap reliable ketika dipakai dalam ajang balap Rally Dakar yang notebene jadi ajang balap rally paling kejam di dunia, menempuh nyaris 9.000 km dalam dua pekan. Semuanya dipertimbangkan dengan matang oleh Yamaha.

“Dakar adalah tentang mengelola semua hal, motor mesti memiliki performa bagus dan kencang karena kamu riding ratusan kilometer dengan kondisi gas pol. Jika kamu nggak bisa kencang saat gas pol untuk satu jam saja dan kamu 10 km/jam lebih lambat dari kompetitor, maka kamu sudah tertinggal selama 10 menit. Sehingga kami butuh torsi, power, dan mesin yang reliable. Inilah kenapa kami bermain dengan elektronik, dengan sistem injeksi untuk mengatasi berbagai macam tantangan, mulai dari suhu nol derajat sampai dengan 40 derajat, seluruh ketinggian jelajah, dan kecepatan,” ungkapnya lebih lanjut

Helder Rodrigues

Brand motor asal Eropa, KTM, mengembangkan motor rally dari nol yang memang didedikasikan untuk balap rally. Bukan dari basis motor enduro yang dibikin jadi motor rally. Nggak heran kalau KTM yang mengandalkan motor KTM 450 Rally terus mendominasi Rally Dakar dalam 15 tahun terakhir. Bahkan KTM sepertinya amat mustahil ditumbangkan dengan motornya yang sangat superior itu. Ketika satu atau dua pembalap unggulan KTM tumbang dan sepertinya KTM bakal kalah di akhir stage, ada saja keberuntungan yang membuat pembalap lain tampil sangat konsisten sehingga lagi-lagi KTM jadi juara. Pertanyaan pun menyeruak, apakah Yamaha punya rencana mengembangkan motor yang 100 persen didedikasikan untuk rally seperti halnya KTM?

Menanggapi hal ini, Alexandre Kowalski mengaku akan melakukannya secara bertahap, karena hasil yang diraih oleh tim di ajang balap juga sangat mempengaruhi apa yang bakal terjadi ke depan. Jika mendapatkan kemenangan, jelas strateginya bakal beda dibandingkan dengan ketika mendapatkan kekalahan. Namun menurut Alexandre Kowalski, yang penting timnya sebisa mungkin berada di papan atas dan mendapatkan hasil yang baik. Dengan begitu diharapkan mata Yamaha Motor Company bisa terbuka untuk memberikan support lebih besar kepada tim balap Rally Dakar.

“Cita-cita itu akan dilakukan secara bertahap. Hasil akan sangat mempengaruhi apa yang bakal terjadi ke depan. Kami perlu sedekat mungkin dengan posisi teratas, mendapatkan hasil, untuk menunjukkan kepada Yamaha Motor Company bahwa kami siap melangkah lebih tinggi dengan dukungan yang lebih besar,” kata Alexandre Kowalski.

Xavier de Soultrait

Advertisements