Big Boss Suzuki: Kami Tidak Akan Biarkan KLX150 Bermain Sendiri

Bro sekalian… Sejak akhir tahun lalu Suzuki Indomobil Sales (SIS) mendistribusikan motor trail dual sport DR200S kepada Polri. Rencananya ribuan unit DR200S itu bakal dipakai sebagai kendaraan dinas bagi Brimob. Langkah SIS itu kemudian mendapatkan sambutan positif dari penggemar motor trail di Tanah Air. Banyak yang berharap SIS nggak cuma menjual DR200S kepada institusi pemerintah maupun swasta, tetapi juga menjualnya kepada konsumen umum. Beberapa kali SIS melalui petinggi-petingginya memberikan indikasi bahwa Suzuki ingin ikut terjun meramaikan market motor trail entry level.

Presiden Direktur Suzuki Indomobil Sales Mr. Seiji Itayama pernah bilang bahwa pihaknya memang sedang mempertimbangkan ikut bermain di segmen motor trail. Menurut Mr. Itayama, tidak tertutup kemungkinan DR200S bakal dijual kepada konsumen umum jika memang permintaannya ada. Kemudian Department Head Marketing & Sales Suzuki Indomobil Pak Yohan Yahya juga pernah ngomong kalau pasar motor trail entry level terus mengalami pertumbuhan. Bahkan kalau dilihat dari angka penjualan, market motor trail entry level jauh lebih besar ketimbang motor sport 250 cc. Itu yang membuat Suzuki lebih tertarik masuk ke segmen motor trail daripada motor sport 250 cc yang sudah banyak banget pesaingnya.

“Ya jika dibandingkan dengan pasar motor sport 250 cc, pasar motor trail 150 cc lebih banyak. Buktinya sebulan hanya 2.000 unit untuk motor sport (250 cc), sedangkan untuk pasar motor trail 150 cc sebulan bisa mencapai 6.000 unit, walaupun sekitar 2.000 unit dijual ke instansi. Sehingga bagi kami pasti lebih memilih pasar yang lebih diminati oleh konsumen,” ungkap Pak Yohan Yahya.

Sayangnya, rencana kehadiran motor trail entry level dari Suzuki (DR200S) untuk konsumen umum seperti terjadi tarik ulur. Saat Mr. Itayama dan Pak Yohan Yahya memberikan indikasi ke arah sana, tapi pejabat SIS lainnya sedikit mengelak mengenai rencana penjualan DR200S kepada konsumen umum. Misalnya saja saat Adventuriderz.com bertemu dengan Product Planning 2W Section Head Suzuki Indomobil Sales Pak Audi Tarantini. Pak Audi bilang bahwa SIS belum ada rencana menjual DR200S dalam waktu dekat lantaran masih ada sejumlah kendala. Bisa juga sih Pak Audi memberikan jawaban yang lebih diplomatis karena takut salah ngomong. Maklum mengenai produk baru yang akan diluncurkan merupakan dapur perusahaan yang mesti disimpan rapat-rapat sampai menjelang waktu peluncuran.

“Untuk trail DR200S kayaknya masih belum ada rencana dalam waktu dekat. Kita masih jualnya ke Polri. Ini kan masih standar Euro 2, sementara Indonesia sudah menerapkan standar Euro 3. Jadi kalau mau dijual di Indonesia masih butuh pengembangan biar lolos Euro 3. DR200S ini cuma dijual di negara-negara yang nggak pakai standar seperti ini, termasuk Australia. Dia masih bisa dijual di Australia. Belum lagi rem belakangnya masih tromol, plus DR200S untuk Polri masih CBU Jepang. Tapi masih kita pelajari,” kata Pak Audi.

Buat bro yang masih ngebet dengan motor trail DR200S, peluangnya masih belum tertutup kok! Rekan blogger dari Makassar, Roda 2 Makassar, yang sempat bertemu dengan Big Boss SIS, Mr. Seiji Itayama, dalam sebuah event Suzuki juga sempat mengulik mengenai motor trail ini. Menariknya Mr. Itayama bilang bahwa Suzuki nggak mau membiarkan Kawasaki KLX150 bermain sendirian di segmen motor trail entry level. Apalagi penjualan Kawasaki di Indonesia sebesar 80 persen ditopang oleh KLX150. Angka yang cukup besar dan menarik minat pabrikan-pabrikan lain, termasuk Suzuki!

“Penjualan Kawasaki saat ini adalah dari tipe KLX150 yang hampir 80 persen dari total penjualannya, sehingga Suzuki tidak ingin KLX150 bermain sendiri di pasar motor trail,” ungkap Mr. Itayama.

Apakah artinya SIS bakal mengeluarkan motor trail entry level sebagai pesaing KLX150 dalam waktu dekat? Sebagai penggemar motor trail, Adventuriderz.com sih berharap demikian. Mungkin temen-temen penggemar motor trail juga mempunyai harapan yang sama. Apalagi Astra Honda Motor (AHM) juga sudah memberikan sinyal yang sangat kuat bakal mengeluarkan CRF150L, kemudian Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menyatakan akan memproduksi motor trail di Indonesia. Jika semua pabrikan Jepang terjun, maka persaingan di segmen motor trail bakal sangat seru dan panas. Semoga saja ucapan Mr. Itayama itu bukan hanya janji-janji semata tapi bisa dibuktikan secara nyata. Toh Adventuriderz.com sudah mendapatkan bisikan bahwa prototipe DR200S dengan sistem pembakaran injeksi sudah ada di pabrik Suzuki di Tambun. Kita tunggu deh bro!

Advertisements