Benavides Siap Geber CRF450 RALLY di Abu Dhabi Dessert Challenge



Kevin Benavides merupakan pembalap Monster Energy Honda Team yang gagal tampil di Rally Dakar 2017 karena mengalami patah tulang tangan kanan hanya beberapa hari menjelang kompetisi. Cidera itu didapatkannya saat melakukan latihan di sebuah gurun pasir yang ada di Argentina. Padahal kiprah Kevin Benavides di Dakar 2017 sangat dinanti-nantikan. Bahkan dia sempat masuk ke dalam daftar pembalap unggulan yang bisa meraih gelar juara Dakar 2017. Sayangnya cidera membuat Kevin Benavides mesti absen.

Kini Kevin Benavides udah sembuh bro… Dia sudah siap membalap lagi menggunakan motor balap Honda CRF450 RALLY. Balapan pertama Kevin Benavides pada tahun 2017 rencananya adalah FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017 seri pertama di Abu Dhabi, atau nama bekennya Abu Dhabi Dessert Challenge. Di kompetisi itu dia bakal bergabung dengan rekan satu timnya, yaitu Ricky Brabec yang baru saja mendapatkan gelar juara Sonora Rally di Mexico dan Paulo Goncalves. Apakah Kevin Benavides sudah benar-benar fit untuk menjalani Abu Dhabi Dessert Challenge?



“Bagiku ini (Abu Dhabi Dessert Challenge) adalah balap pertama tahun ini dan ini juga yang pertama sejak aku mengalami kecelakaan sebelum Dakar. Aku bekerja sangat keras untuk bisa kembali dengan motorku dan merasakan kembali sensasinya lagi. Aku berusaha ikut balap ini tanpa tekanan, mencoba dan menikmatinya serta mendapatkan beberapa kilometer di bawah banku,” kata Kevin Benavides.

Paulo Goncalves, pemenang Abu Dhabi Dessert Challenge 2014, bersama dengan Kevin Benavides menjadi dua orang pembalap Monster Energy Honda Team yang ditunjuk oleh tim mengikuti setiap seri FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017 dengan pendaratan pertama di Abu Dhabi Dessert Challenge. Pada 31 Maret 2017 mereka sudah harus berada di Yas Marinas sebagai titik start untuk melakukan melakukan berbagai keperluan teknis dan admininstratif. Balapan sendiri baru dimulai pada 1 April 2017 dan berakhir pada 6 April 2017. Dalam kurun waktu seminggu, para pembalap mesti menempuh perjalanan total lebih dari 2.000 km dengan special stage sekitar 1.300 km. Memang balapan ini nggak seekstrem Dakar, tapi tetap cukup menantang. Apakah Honda bisa berbuat banyak di sini?

Advertisements