• Home »
  • Article »
  • Mulai Banyak Pabrikan Bikin Motor Trail Listrik, Apakah Bisa Booming??

Mulai Banyak Pabrikan Bikin Motor Trail Listrik, Apakah Bisa Booming??



Maraknya kampanye go green dan hemat energi membuat sejumlah pabrikan motor berbondong-bondong memproduksi motor listrik yang katanya zero emission. Nggak cuma motor dalam wujud skuter maupun sport, tapi juga sudah merambah ke genre motor trail. Sebut saja motor-motor trail listrik seperti Alta Motors Redshift MX, KTM Freeride E-XC, Zero FX, dan lain-lain. Terus apakah motor trail bermesin electric ini nantinya bisa booming di pasaran dan menggantikan motor trail dengan mesin konvensional?

Dari segi performa, nggak ada masalah dengan motor trail bermesin listrik. Justru mesin listrik bisa memberikan torsi yang sangat buas yang selama ini menjadi ciri khas motor trail konvensional. Namun tetap ada problem ketika menggunakan motor trail bermesin electric. Sebenarnya permasalahannya nggak jauh berbeda dengan motor listrik bertipe skuter atau sport. Pertama, kapasitas penyimpanan baterai tidak besar. Rata-rata motor trail listrik yang ada sekarang hanya mampu dipakai dalam durasi dua jam saja. Kedua, proses pengisian baterai terhitung lama. Sejak baterai kosong sampai dengan terisi penuh bisa membutuhkan waktu charging 2-4 jam lamanya. Ketiga, bisa saja kapasitas baterai dibuat lebih besar, tapi sudah menjadi hukum ekonomi ketika kapasitas semakin besar maka harganya semakin mahal. Lha wong dengan kapasitas penyimpanan yang ada sekarang aja motor trail listrik harganya gila-gilaan kok!

Jadi kalau menurut Adventuriderz.com sih menggunakan motor trail listrik masih belum praktis. Buat dipakai di sirkuit motocross atau hanya sekedar untuk motor harian dual sport mungkin masih oke, karena areanya predictable dan masih banyak sumber listrik kalau kehabisan baterai. Tapi kalau buat blusukan di hutan masih banyak banget tantangannya. Misal kehabisan baterai di tengah hutan mau ngisi di mana? Nebeng ngisi di rumah penduduk di perkampungan pun nggak jaminan bisa ngangkat listriknya, sebab motor listrik butuh daya yang tinggi. Belum lagi durasi pengisiannya nggak sebentar. At least dalam beberapa tahun ke depan motor trail listrik masih sulit diterima oleh pasar. Mungkin lho ya, motor trail listrik bakal sukses kalau kapasitas penyimpanan baterai lebih besar lagi dari sekarang, baterai bisa bertahan hingga durasi waktu 5-6 jam, waktu pengisian baterai bisa lebih cepat, dan harganya lebih terjangkau. Walaupun agak aneh juga blusukan pakai motor listrik nggak ada sensasi braaaap…



Advertisements