Bermain Off Road dengan Motor Trail Ada Etikanya, Jangan Asal Geber!


Bro sekalian… Bermain off road dengan motor trail bersama teman-teman memang bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan di akhir pekan. Apalagi sekarang pilihan motor trail dengan harga terjangkau semakin banyak. Artinya, hobi bermain off road dengan motor trail semakin mudah diakses oleh siapa saja dari berbagai kalangan. Namun dengan semakin maraknya kegiatan trail riding ini juga memberikan gangguan terhadap masyarakat di sekitar jalur yang kita lewati. Hasilnya mudah ditebak, seringkali rombongan pengguna motor trail terjadi gesekan hingga penghadangan dari masyarakat sekitar yang tentunya membuat kegiatan kita menjadi tidak nyaman.

Nah, biar tidak terjadi gesekan dengan masyarakat di sekitar jalur yang kita lewati, kuncinya adalah etika. Etika harus selalu dijunjung teguh oleh setiap rider motor trail. Nggak cuma etika sosial kepada masyarakat sekitar ya, tapi juga etika terhadap lingkungan. Etika terhadap lingkungan juga sangat diperlukan. Kenapa? Karena kita bermain off road dengan motor trail di hutan. Di dalam hutan ada ekosistem, mulai dari tumbuh-tumbuhan sampai dengan hewan-hewan kecil maupun hewan besar yang berada di dalamnya. Mereka semua tetap perlu kita jaga kelestariannya. Memang apa aja etika yang perlu diperhatikan ketika bermain off road dengan motor trail?

  • Saat perjalanan menuju jalur off road melewati perkampungan, berkendaralah dengan santun. Nggak perlu kebut-kebutan, apalagi geber-geber motor yang bikin budeg telinga.
  • Beri kesempatan kepada masyarakat di perkampungan melintas. Jangan sampai mereka ngamuk karena tidak mendapatkan jalan saat ingin melintas.
  • Konvoi yang tertib ketika melintasi jalan raya. Jangan sampai mengganggung pengguna jalan lain atau memenuhi jalan karena semua orang berhak menggunakan jalan yang sama.
  • Saat melintasi perkebunan warga, usahakan ban motor jangan sampai melindas tanaman di kebun. Misalnya nggak sengaja melindas karena tergelincir, segera temui petani pemilik kebun, meminta maaf, dan jika perlu mengganti biaya kerusakan tanaman tersebut.
  • Jangan memetik buah atau tanaman sembarangan di sekitar jalur off road yang kita lewati, kecuali sudah mendapatkan ijin dari pemilik.
  • Sebaiknya menahan diri untuk tidak membuka jalur off road baru. Lebih baik memanfaatkan jalur off road yang sudah ada saja, biar ekosistem di hutan tidak mengalami banyak kerusakan. Ingat, semakin banyak jalur baru yang dibuka berarti potensi kerusakan lingkungan semakin besar.
  • Jangan buang sampah sembarangan, terutama sampah plastik bekas makanan maupun botol minuman dan putung rokok. Sampah plastik nggak bisa terurai oleh tanah dalam jangka waktu yang sangat lama, sedangkan ketika membuang putung rokok pastikan apinya benar-benar mati biar nggak menimbulkan kebakaran di hutan.

Gimana, nggak sulit kan menerapkan beberapa poin etika di atas? Yuk respek dengan masyarakat dan lingkungan!


Advertisements