Honda CRF450RW Masih Berkuasa di MXGP, Intip Spesifikasinya Yuk!

Tim Gajser

Bro sekalian… Tim Gajser yang bernaung di dalam tim Honda Racing Corporation (HRC) dalam ajang Motocross Grand Prix (MXGP) pada musim 2017 ini masih sangat tangguh dan sulit digeser oleh para pembalap lain di puncak klasemen sementara. Setelah melalui lima seri pertama, Gajser yang nunggang motor balap CRF450RW menempati puncak klasemen dengan total 201 poin, meninggalkan pembalap Red Bull KTM Factory Racing Team Antonio Cairoli di urutan kedua dengan 183 poin, Clement Desalle (Kawasaki) di tempat ketiga dengan 151 poin, dan Evgeny Bobryshev (HRC) di urutan keempat dengan 145 poin. Selain karena skill yang luar biasa, tentu saja sejumlah kemenangan yang didapatkan oleh Gajser itu berkat motor yang juga mumpuni. Mungkin bro banyak yang penasaran, seperti apa sih spesifikasi motor CRF450RW yang dipakai oleh Tim Gajser dan Evgeny Bobryshev??

Sedikit flashback dulu ya bro… Sebenarnya performa mentereng CRF450RW pada tahun 2017 dan juga 2016 lalu nggak bisa lepas dari niat sungguh-sungguh HRC kembali ke ajang MXGP dalam bentuk factory team pada tahun 2014. Saat itu HRC langsung mengembangkan motor yang kencang agar bisa merealisasikan target merengkuh gelar juara MXGP dalam waktu tiga tahun terhitung sejak comeback pada tahun 2014. Hasilnya, pada tahun 2014 itu HRC berhasil mendapatkan kemenangan pada lima race. Berlanjut pada tahun 2015, pengembangan motor yang dilakukan oleh HRC semakin intensif sehingga pada akhir musim berhasil menempatkan dua pembalapnya pada posisi kedua dan ketiga klasemen akhir. Target HRC menjadi juara dunia MXGP akhirnya terwujud pada tahun 2016 ketika Tim Gajser yang nunggang CRF450RW berhasil mengumpulkan poin terbanyak di akhir musim. Boleh dibilang ini merupakan juara dunia pertama Honda yang pertama di kelas MXGP dalam 16 tahun terakhir. Pada akhir musim 2016, CRF450RW model year 2017 yang benar-benar baru dan beda dengan model sebelumnya menjalani debut perdana oleh Evgeny Bobryshev pada dua seri terakhir MXGP 2016. Tim Gajser kemudian ikut menggunakan CRF450RW model year 2017 pada ajang SMX Rider’s Cup dan berhasil menjadi juara.

Tim Gajser – Evgeny Bobryshev

Nah… Pada dasarnya CRF450RW itu dikembangkan dari basis CRF450R yang diproduksi dan dijual secara massal di pasaran. Hanya saja sebagai motor balap factory ada banyak part-part yang diganti agar performanya lebih nampol lagi ketika dipakai oleh Tim Gajser dan Evgeny Bobryshev. Mesin CRF450RW sendiri berkapasitas 449,7 cc yang berasal dari perpaduan bore 96.0 mm dan stroke 62.1 mm, 1-silinder, 4-stroke, OHC, 4-valve, dan berpendingin cairan. Mesin ini dipadu dengan sistem pembakaran injeksi dan transmisi manual 5-percepatan.

Sejumlah hal dirahasiakan oleh HRC mengenai spesifikasi dari CRF450RW, di antaranya adalah power mesin dan kapasitas tangki bahan bakar. Tapi bro cukup beruntung karena beberapa hal lainnya cukup diumbar oleh HRC dan mungkin beberapa di antaranya (nggak semua) bisa bro beli di pasaran. Part-part yang diumbar itu antara lain menggunakan pengapian Factory Honda yang merupakan hasil pengembangan HRC sendiri, air filter buatan Twin Air, busi NGK (tidak disebutkan tipenya), kopling Rekluse, rantai DID 520 ERT2, suspensi Showa SFF Air TAC (Showa Factory), velg DID Dirt Star, ban Pirelli, dan rem Factory Nissin. Sejumlah part juga dibuat secara custom mulai dari footpegs titanium, mur dan baut titanium yang semuanya bertujuan untuk mengurangi bobot motor. Kemudian cylinder head dan camshaft factory-specs, serta knalpot custom buatan US Yoshimura.

Honda CRF450RW – Tim Gajser

Honda CRF450RW – Evgeny Bobryshev

Honda mengklaim kalau CRF450RW dalam kondisi standar merupakan motor yang paling ringan di kelasnya, memiliki sentralisasi bobot yang bagus, serta memadukan bobot yang ringan dan tidak perlu effort berlebih saat bermanuver dengan power delivery yang baik. Nggak cuma itu aja bro, motor ini diklaim memiliki body ramping dengan tingkat aerodinamika yang lebih bagus dan center of gravity yang rendah sehingga memiliki kontrol yang bagus ketika dipakai terbang-terbang di udara. Makanya nggak heran kalau Honda menyebut CRF450RW adalah masterpiece yang dihasilkan oleh para engineer dari Honda Racing Corporation dan Departemen R&D Honda di Jepang. Sejauh ini klaim-klaim dari Honda memang bukan bualan atau omong kosong belakang. Terbukti dari prestasi Tim Gajser yang berhasil menjuarai MXGP 2016 lalu dan hingga seri kelima MXGP 2017 ini masih bertahta menempati urutan pertama klasemen sementara. Pembalap lain yang menggunakan CRF450RW seperti Evgeny Bobryshev juga terlihat mendapatkan prestasi bagus dengan menempati urutan keempat klasemen sementara pasca race seri kelima di Trentino, Italia. Kita tinggal tunggu pada seri-seri selanjutnya sampai dengan akhir musim nanti apakah CRF450RW masih melanjutkan dominasinya atau tidak. Feeling Adventuriderz.com sih Honda masih akan tetap menguasai!

Evgeny Bobryshev

Advertisements