• Home »
  • Article »
  • Waaah… Kabarnya Ada 40 Titik Cacat Produksi Pada Royal Enfield Himalayan!

Waaah… Kabarnya Ada 40 Titik Cacat Produksi Pada Royal Enfield Himalayan!



Motor adventure Royal Enfield Himalayan sudah resmi diluncurkan di India sejak tahun lalu. Meskipun menjadi pendatang baru di segmen motor adventure, nyatanya Himalayan langsung menjadi idola dan motor ini sangat dinanti-nantikan oleh konsumen di India. Sayangnya banyak banget konsumen yang mengkritik Himlayan karena buruknya kualitas motor tersebut. Bahkan belakangan tersiar kabar dari RushLane yang menyebutkan bahwa ada 40 titik pada Himalayan yang mengalami cacat produksi. Ngeri nih bro!!

Himalayan sejatinya adalah motor adventure yang sudah wajib hukumnya tangguh di lintasan aspal maupun ketika dipakai di medan off road. Tapi apes… Banyak konsumen yang mengeluh motornya mengalami sejumlah permasalahan walaupun cuma dipakai sebagai kendaraan harian di jalan aspal, mulai dari masalah kegagalan gearbox, cat ngelotok, selang bahan bakar tersumbat, suspensi depan prothol, mesin stall (mati sendiri), electric rusak, konsol speedometer mengembun, ban belakang yang mengunci, baut flywheel terlepas, sasis retak, sampai dengan footpegs patah ketika dipakai jumping oleh pembalap Rally Dakar CS Santosh. Tentu saja segudang permasalahan itu nggak bisa dianggap remeh. Sialnya lagi, layanan after sales yang diberikan oleh Royal Enfield terhadap konsumen yang melakukan komplain terkait dengan masalah Himalayan nggak bisa dikatakan baik.



Akhirnya, salah seorang konsumen Himalayan bernama M Puneeth yang memiliki profesi sebagai teknisi melakukan gugatan terhadap Royal Enfield ke Pengadilan. Menurut M Puneeth ada 40 bagian dari Himalayan yang mengalami cacat produksi. Mungkin langkah yang dilakukan oleh M Puneeth ini karena dia udah muak dengan berbagai permasalahan yang ada pada Himalayan dan nggak ada itikad baik dari Royal Enfield dalam menyelesaikan permasalahan. Namun Royal Enfield belum memberikan jawaban mengenai gugatan yang dilayangkan oleh M Puneeth.

Nah… Beruntungnya Himalayan belum jadi dipasarkan di Indonesia walaupun udah dipamerkan untuk pertama kalinya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Ntah masih ada kendala apa kok Himalayan belum juga masuk ke Indonesia? Semoga aja kalau udah masuk ke Indonesia si Himalayan ini benar-benar fit dan nggak ada banyak masalah seperti yang terjadi di India. Bukan apa-apa bro… Motor adventure mestinya punya kualitas yang bagus dan kuat menghadapi berbagai kondisi medan yang kejam. Kalau kualitasnya amburadul sih mending nggak usah dijual di sini. Iya nggak?

Advertisements