18 Poin Perbedaan Antara Viar Cross X 250 EC dan Cross X 250 ES

Viar Cross X 250 EC

Bro sekalian… Viar Motor Indonesia belum lama ini secara resmi meluncurkan motor trail anyar bernama Cross X 250 EC. Model baru ini sudah mulai didistribusikan ke jaringan-jaringan dealer resmi Viar yang ada di Indonesia. Menariknya, Cross X 250 EC ini merupakan motor off road street legal karena dilengkapi dengan berbagai kelengkapan standar jalan raya, sehingga bro bisa membelinya secara on the road dengan harga sekitar Rp 43-44 jutaan di Pulau Jawa (tergantung wilayah). Buat yang nggak punya duit cash buat meminang Cross X 250 EC juga jelas menjadi angin segar lantaran motor ini bisa dibeli secara kredit dengan DP (down payment) minimal 30 persen dari harga on the road.

Nah, mungkin banyak yang bertanya-tanya, apa sih perbedaan antara motor trail anyar Cross X 250 EC dengan motor trail lawas Cross X 250 ES? Apalagi keduanya dijual secara berdampingan. Yups, meskipun udah nongol model baru Cross X 250 EC, Viar memutuskan terus menjual Cross X 250 ES. Secara umum keduanya menggunakan basis mesin yang sama persis, yaitu mesin buatan Zongshen dengan spesifikasi sangat mirip plus performa mesin di atas kertas juga identik. Beruntung Adventuriderz.com mendapatkan informasi dari pihak Viar mengenai 18 poin perbedaan antara Cross X 250 EC dan Cross X 250 ES. Monggo disimak!

Viar Cross X 250 ES

18 Poin Perbedaan Antara Cross X 250 EC dan Cross X 250 ES

  1. Frame – Cross X 250 EC menggunakan frame model central-tube, sedangkan Cross X 250 ES pakai frame twin spar.
  2. Sub-Frame – Dengan mengusung frame yang berbeda, maka bentuk sub-frame keduanya juga berbeda.
  3. Fuel Tank – Desain fuel tank atau tangki bahan bakar Cross X 250 EC berbeda dengan Cross X 250 ES.
  4. Steering Steem – Dimensi dan bentuk steering steem dua motor ini sama, tetapi posisi lubang bautnya berbeda dan stay bottom connecting plate-nya juga beda.
  5. Front Fender – Desain front fender alias spakbor depan keduanya berbeda.
  6. Stay CDI Unit – Bentuk dudukan (stay) CDI unit berbeda
  7. Stay Speedometer – Cross X 250 EC dan Cross X 250 ES punya stay speedometer yang sama, namun stay headlight berbeda. Pada Cross X 250 ES stay headlight jadi satu dengan stay speedometer, sedangkan pada Cross X 250 EC ada tambahan part di stay headlight.
  8. Cover Set – Cover set alias bodywork atau plastik body keduanya berbeda.
  9. Radiator Set – Bentuk dan ukuran radiator berbeda, membuat cover radiator keduanya juga berbeda.
  10. Air Filter – Ukuran air filter berbeda.
  11. Seat – Desain seat/jok berbeda.
  12. Inner Fender – Inner fender atau karet spakbor belakang bagian dalam yang berfungsi melindungi suspensi belakang dari cipratan lumpur kedunya berbeda.
  13. Bracket Battery – Dudukan atau bracket baterai beda.
  14. Muffler – Desain knalpot berbeda.
  15. Stay Reflector – Bentuk dudukan/stay reflector beda.
  16. Rear Suspension – Suspensi belakang Cross X 250 EC lebih panjang ketimbang punya Cross X 250 ES, dan terdapat dua lubang baut pada bagian bawahnya.
  17. Side Stand – Standar samping Cross X 250 EC lebih panjang daripada Cross X 250 ES.
  18. Front Sprocket – Cross X 250 EC menggunakan gear (sprocket) depan ukuran 12T, sedangkan model lawas Cross X 250 ES pakai ukuran 13T.

Info dari salah seorang sumber internal sih ada 18 poin itu perbedaan antara Cross X 250 EC dan Cross X 250 ES. Jadi mungkin bisa juga disimpulkan kalau keduanya memiliki persamaan di bagian mesin, suspensi depan, swing arm, handlebar, velg, ban, rear sprocket, sistem pengereman, dan lain-lain. Sekarang tinggal masalah selera aja nih bro, mamu meminang model baru Cross X 250 EC atau malah lebih demen dengan model lawas Cross X 250 ES. Masing-masing orang punya selera yang berbeda. Toh keduanya udah bisa dibeli secara on the road kok. Dua-duanya bisa dibeli secara kredit lewat lembaga leasing…

Advertisements