Muncul Foto Motor Enduro 2-Stroke 250/300 Injeksi dari Sherco



Belakangan ini dunia motor off road/enduro cukup dihebohkan dengan kemunculan KTM 250 EXC TPI dan KTM 300 EXC TPI, motor enduro 2-stroke yang sudah dilengkapi dengan sistem pembakaran injeksi (electronic fuel injection). Nggak lama lagi, tepatnya pada 30 Mei 2017 nanti, Husqvarna juga akan menyusul mengeluarkan motor enduro 2-stroke Husky TE 250i dan Husky TE 300i yang sudah pakai sistem injeksi. Wajar kalau KTM dan Husky kompakan, karena keduanya tergabung dalam KTM Group sehingga mereka saling berbagi teknologi dan platform.

Menariknya, jauh sebelum KTM merilis secara resmi KTM 250/300 EXC TPI, pabrikan motor asal Perancis, Sherco, mengklaim sudah lebih dulu mengembangkan sistem pembakaran injeksi untuk mesin 2-stroke. Prototipe Sherco 250/300 SE-R injeksi sudah cukup lama dites oleh Sherco dan kalau mau sekarang sudah sangat siap diluncurkan. Namun, Sherco memutuskan untuk tidak melempar Sherco 250/300 SE-R injeksi ke pasaran dalam waktu dekat. Pabrikan motor yang lekat dengan warna biru itu lebih memilih melihat terlebih dahulu bagaimana tingkat penerimaan konsumen terhadap produk 2-stroke injeksi dari KTM dan Husky.

Alasan lainnya… KTM mengeluarkan motor enduro 2-stroke injeksi lantaran versi karbu gagal lulus homologasi Euro 4. Padahal Eropa sudah menerapkan standar regulasi Euro 4 sejak 1 Januari 2017. Berbeda dengan KTM, produk 2-stroke andalan Sherco, yaitu Sherco 250 SE-R dan Sherco 300 SE-R, mampu lulus homologasi Euro 4 dengan tetap mengandalkan sistem pembakaran karburator. Jadi Sherco nggak perlu repot-repot mengeluarkan versi injeksi hanya untuk comply dengan regulasi emisi Euro 4, walaupun teknologi injeksi pada mesin 2-stroke sudah dimiliki dan sangat siap diluncurkan.



“Motornya sudah siap, sistem pembakaran injeksi (untuk motor enduro 2-stroke) sudah siap, dan kami pun sudah siap, tapi itu masih belum perlu dilempar ke pasaran. Awalnya kami takut dengan homologasi yang diterapkan oleh Uni Eropa di masa yang akan datang sehingga kami mulai mengembangkan sistem pembakaran injeksi pada mesin 2-stroke. Tetapi kami juga bekerja agar bisa menemukan cara untuk mempertahankan sistem yang kami miliki dan kami sekarang bisa lolos homologasi Euro 4 dengan sistem pembakaran karburator. Dan buatku itu masih lebih baik. Karburasi merupakan nyawa mesin 2-stroke. Itu sangat simple, mudah digunakan dan mudah dalam perawatan oleh konsumen dengan biaya (perawatan) yang murah. Sistem pembakaran injeksi akan menambah biaya ekstra pada motor,” ungkap Boss Sherco Marc Teissier yang dikutip dari Enduro21.com.

Kalau bro nggak percaya Sherco sudah punya sistem dan teknologi injeksi untuk mesin 2-stroke, berikut ini ada foto-foto prototipe Sherco 250/300 SE-R yang sudah menerapkan sistem pembakaran injeksi. Dari salah satu foto terlihat kalau Sherco menggunakan dua buah sistem injeksi pada mesin 2-stroke. Pertama adalah sistem injeksi bahan bakar, sedangkan yang kedua sistem injeksi untuk oli samping. Artinya apa? Dengan penerapan sistem injeksi, pencampuran bensin dan oli samping dilakukan secara otomatis oleh sistem. Rider nggak perlu lagi melakukan premix bensin dan oli samping ketika melakukan pengisian bahan bakar. Apakah Sherco akan mengeluarkan motor 2-stroke injeksi dalam waktu dekat? Sepertinya sih belum bro…

“Aku pikir tidak perlu terburu-buru sekarang ini. Aku merasa kami sudah membuat kesalahan dengan menjadi pabrikan pertama yang mengeluarkan motor 4-stroke injeksi di pasar motor off road. Itu semuanya benar-benar baru dan konsumen masih ragu-ragu dengan perubahan yang ada. Sehingga pada kasus ini (2-stroke) kami lebih baik menunggu sebentar. Kami punya semua teknologi untuk 4-stroke, dan sekarang juga punya sistem pembakaran injeksi pada mesin 2-stroke, tapi kami sabar menunggu,” papar Marc Teissier.

Advertisements