• Home »
  • Article »
  • Wade Young Berhasil Menjadi Juara Hard Enduro “Extreme XL Lagares”

Wade Young Berhasil Menjadi Juara Hard Enduro “Extreme XL Lagares”

Selama ini kompetisi hard enduro atau extreme enduro lebih banyak dikuasai oleh para rider dari KTM atau Husqvarna yang memang punya produk ciamik, teknologi mentereng, dan rider-rider yang sangat kaya pengalaman. Nama-nama seperti Graham Jarvis (Husqvarna), Taddy Blazusiak (KTM), Jonny Walker (KTM), atau Alfredo Gomez (KTM) lebih banyak mendominasi podium di setiap kompetisi hard enduro level dunia. Namun sejak tahun lalu ada pabrikan motor yang mulai mendobrak dominasi KTM dan Husqvarna. Siapa lagi kalau bukan Sherco!!

Dengan diperkuat oleh Wade Young dari musim 2016 dan Mario Roman sejak musim 2017, Sherco seringkali mengisi podium kompetisi hard enduro. Bahkan nggak jarang salah satu dari dua rider-nya itu berhasil menjadi juara. Yang terbaru, Sherco melalui Wade Young berhasil menjadi raja baru di kompetisi hard enduro Extreme XL Lagares 2017 yang digelar di Portugal akhir pekan kemarin. Tentu saja perjuangan Wade Young dan Sherco mendapatkan gelar juara nggak bisa dibilang mudah karena mereka mendapatkan perlawanan yang sangat sengit dari Jonny Walker dan Alfredo Gomez. Apalagi Alfredo Gomez merupakan juara bertahan yang ingin kembali merengkuh gelar juara Extreme XL Lagares sebanyak tiga kali secara beruntun.

Persaingan sengit antar para rider sudah mulai terlihat sejak babak prologue, di mana Alfredo Gomez berhasil menjadi rider paling cepat. Kemudian di babak race endurocross yang digelar Sabtu (27/5/2017) malam, Alfredo Gomez kembali menjadi rider yang finish dengan catatan waktu paling kencang mengalahkan para rider-rider unggulan lainnya. Hal ini semakin mendekatkan Alfredo Gomez untuk menjadi juara Extreme XL Lagares untuk ketiga kalinya. Sayangnya, pada race hard enduro yang digelar pada Minggu (28/5/2017) siang hari Alfredo Gomez agak kurang beruntung. Awalnya memang dia memimpin jalannya perlombaan. Namun kemudian Wade Young berhasil mendahului Alfredo Gomez ketika melintasi track sungai.

Persaingan semakin seru ketika rekan satu tim Wade Young di Sherco, Mario Roman, yang sempat mengalami permasalahan pada motor ketika start berhasil mendekati kelompok rider terdepan, yaitu Wade Young, Alfredo Gomez, dan Jonny Walker. Pada lap kedua Mario Roman sudah berhasil menjadi rider terdepan, disusul oleh Wade Young di posisi kedua, Alfredo Gomez ketiga, dan Jonny Walker keempat. Di tengah persaingan yang sangat seru, drama menimpa Alfredo Gomez. Dia merusakkan kopling motornya saat masuk ke seksi air terjun. Alfredo Gomez terpaksa berhenti di pit untuk membetulkan motornya terlebih dahulu yang tentunya membuat posisi Jonny Walker naik ke peringkat ketiga.

Pada lap ketiga, drama berganti menimpa Mario Roman. Rider yang sempat berada di urutan terdepan ini harus keluar dari lomba karena motornya mengalami kerusakan pada bagian kill switch. Dengan demikian Wade Young yang sebelumnya berada di posisi kedua berhasil merangsek menjadi juara Extreme XL Lagares 2017 dengan buffer waktu 10 menit di depan Jonny Walker yang sukses mengunci podium kedua. Sang juara Extreme XL Lagares 2015 dan 2016 Alfredo Gomez sendiri gagal mempertahankan gelar juara namun mampu bertengger di podium ketiga. Selamat buat pemenang dan pengisi podium. Melihat hasil Extreme XL Lagares 2017 ini sekaligus membuktikan bahwa motor enduro bermesin 2-stroke masih sangat digdaya di kompetisi hard enduro. Terbukti semua rider yang mengisi podium mengandalkan motor bermesin 2-stroke, seperti  Wade Young dengan Sherco 250 SE-R serta Jonny Walker dan Alfredo Gomez sangat nyaman dengan KTM 300 EXC!!

Photo credit: Enduro21.com

Advertisements