BMW G 310 GS Belum Bisa Dipastikan Ngaspal di Indonesia Tahun Ini



Bro sekalian… Seperti diketahui BMW Motorrad sudah resmi meluncurkan motor adventure paling mungil bernama G 310 GS. Motor ini memiliki platform yang sama dengan motor naked sport G 310 R, menggunakan mesin satu silinder berkapasitas 313 cc DOHC berpendingin cairan yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 34 HP dan torsi 28 Nm. Sama seperti G 310 R, motor adventure G 310 GS dikembangkan langsung oleh BMW Motorrad, namun diproduksi oleh TVS di India. Untuk pasar global, khususnya Eropa, G 310 GS mulai digelontorkan pada tahun ini dan akan berjibaku melawan Honda CRF250RALLY, Kawasaki Versys-X 250/300, Royal Enfield Himalayan, dan KTM 390 Adventure (belum dirilis) di segmen motor adventure 250-400 cc. Lalu bagaimana dengan Indonesia? Kapan kebagian G 310 GS?

BMW Motorrad Indonesia yang digawangi oleh PT Maxindo Moto Nusantara belum lama ini sukses meluncurkan varian naked sport G 310 R. Motor itu dibandrol dengan harga Rp 99 juta off the road Jakarta, sehingga menjadi motor BMW paling kecil dan paling murah yang tersedia di Indonesia. Sayangnya, untuk varian adventure G 310 GS, BMW Motorrad Indonesia belum bisa berjanji kapan motor itu bakal dijual di Tanah Air. BMW Motorrad Indonesia nggak mau kejadian G 310 R terulang. Saat itu G 310 R diperkenalkan di Indonesia pada saat Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Namun saat dipamerkan, G 310 R belum memiliki bandrol harga dan tidak memiliki kepastian kapan unitnya tersedia di Indonesia. Akhirnya G 310 R baru bisa dipesan pada awal Mei 2017 lalu saat gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017. Itupun dalam jumlah yang sangat terbatas. Oleh karena itu, pada kasus G 310 GS ini BMW Motorrad Indonesia nggak mau menjanjikan apapun sebelum ada konfirmasi dari prinsipal.

“Kalau kita lihat strategi globalnya, G 310 GS tetap diluncurkan dan dipasarkan untuk tahun ini. Tetapi karena kita belum dapat konfirmasi, kita juga tidak bisa berbicara lebih jauh. Kalau buru-buru ngenalin G 310 GS, nanti bisa aja kejadiannya kaya tahun lalu, di mana G 310 R ke-delay sampai ke tahun ini,” ujarĀ Presiden Direktur BMW Motorrad Indonesia Joe Frans.



Walaupun nggak bisa memberikan kepastian mengenai jadwal kedatangan G 310 GS ke Indoensia, namun Joe Frans sangat antusias dengan motor adventure paling mungil dari BMW Motorrad ini. Menurut Joe, dia sudah pernah mencoba G 310 GS di Portugal. Ketinggian jok G 310 GS sedikit lebih tinggi ketimbang G 310 R, ditambah dengan sejumlah fitur baru yang boleh dibilang berada di atas G 310 R. Wah dengan fitur yang lebih ciamik, kayaknya kalau G 310 GS masuk ke Indonesia harganya bakal lebih mahal nih dibandingkan dengan versi naked sport G 310R!

“Kita menyambut varian GS paling kecil ini. Kemarin saya juga sudah coba motor ini di Portugal. Lebih tinggi sedikit dari G 310 R. Terus kemudian ada beberapa fitur baru yang di atas fitur G 310 R, detailnya belum bisa saya konfirmasi. Namun yang jelas, kendaraan ini cukup menarik dan ini sebenarnya membuka wawasan baru, karena kendaraan ini kan bergenre adventure, tapi dengan mesin yang lebih kecil,” ungkap Joe.

Dari segi penampilan, si baby GS ini tergolong menarik, terlihat padat dan kekar meskipun hanya menggunakan mesin satu silinder. Mungkin efek radiatornya yang berukuran jumbo ya, bikin area mesin yang tidak ditutup dengan fairing itu benar-benar tampak penuh. Nah, sama seperti motor adventure BMW Motorrad lainnya, G 310 GS menggunakan front fender tinggi seperti paruh burung yang sangat khas. Terus dia juga pakai suspensi depan model upside down yang kekar. Mungkin yang bikin sedikit kurang garang adalah bagian roda. Bakal lebih menarik kalau G 310 GS mengaplikasikan velg jari-jari dengan ban dual purpose yang kasar ketimbang velg palang. Kesan adventure-nya pasti lebih kerasa kalau pakai velg jari-jari… Tunggu aja deh kedatangan motor ini di Indonesia. Mungkin baru tersedia tahun 2018 ya…

Advertisements