Wow… Pentagon Kembangkan Motor Segala Medan Bermesin Hibrid!



Bro sekalian… Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau yang biasa kita sebut dengan Pentagon (markas besar Departemen Pertahanan Amerika Serikat) diketahui sedang mengembangkan motor baru yang diberi nama SilentHawk. Asyiknya, pengembangan itu bukan hanya sebatas rencana, melainkan sudah melangkah dalam wujud prototipe. Tentu saja dalam mengembangkan SilentHawk Pentagon nggak sendirian. Pentagon mengembangkan motor ini bersama dengan developer Logos Technologies. Memang seperti apa wujud dari SilentHawk? Dan apa keistimewaannya?

Dari penampilannya, prototipe SilentHawk cenderung mirip seperti motor trail. Maklum aja deh bro, soalnya Pentagon menginginkan motor yang bisa dipakai di segala medan. Makanya wujud serupa motor trail lah yang menjadi pilihan. Motor itu benar-benar memiliki desain yang bengis dan terkesan angker dengan warna gelap khas militer. Kalau diperhatikan, SilentHawk sudah mengaplikasikan suspensi depan model upside down, suspensi belakang mono shock dengan linkage, ban off road berukuran 18-21 inch, dan dilengkapi dengan panniers box. Nggak cuma itu, dimensi SilentHawk juga cenderung ringkas, tinggi, ramping, dan punya ground clearance tinggi agar bisa dengan mudah melewati medan-medan sulit di dalam hutan, jalan sempit di pegunungan, hingga jalanan yang terjal penuh bebatuan.

Oke… Buat penggemar ataupun penunggang motor trail, desain seperti SilentHawk pastinya udah nggak asing. Udah lazim banget lah di kalangan motor trail. Cuma ada satu hal nih bro yang membuat SilentHawk begitu spesial. Apalagi kalau bukan di bagian mesinnya. Yups, Pentagon menginginkan motor yang senyap namun ganas. Oleh karena itu, motor ini dilengkapi dengan mesin hibrid yang merupakan perpaduan antara mesin bertenaga listrik dengan baterai lithium-ion berkapasitas 5,8 kWh dan combustion engine. Artinya, combustion engine SilentHawk bisa mengkonsumsi bahan bakar mulai dari propane, AVGAS, sampai dengan bahan bakar pesawat jet. Benar-benar sangat fleksibel.



Dengan mengandalkan mesin hibrid, SilentHawk bisa bergerak dengan suara yang amat sangat minimalis kalau nggak mau dibilang tanpa suara sama sekali. Kemudian motor sangar ini sanggup menempuh jarak sejauh 270 km tanpa melakukan pengisian bahan bakar, itu sudah termasuk penggunaan selama dua jam dalam model electric dalam pengecasan baterai selama satu jam. Kecepatan maksimal si SilentHawk sendiri bisa tembus 80 mph atau setara dengan 128,75 kph. Boleh dibilang kecepatan itu sudah sangat kencang untuk ukuran motor trail ya… Terus fitur lain yang nggak kalah menarik adalah SilentHawk bakal dilengkapi dengan sistem all-wheel-drive untuk mendapatkan traksi terbaik ketika melewati medan yang sulit.

Namun sayangnya, sampai saat ini Logos Technologies sebagai developer yang digandeng oleh Pentagon masih belum siap memproduksi SilentHawk secara massal untuk keperluan militer Amerika Serikat. Kenapa? Karena Logos Technologies ingin mengembangkan motor itu agar lebih ringan lagi. FYI aja nih bro, versi prototipe SilentHawk bobotnya nyaris 160 kg. Kalau dibuat lebih enteng lagi tentunya akan lebih baik sebagai kendaraan dinas militer. Selain itu, Logos Technologies juga punya ide memasang pendingin cairan pada mesin lantaran versi prototipe masih menggunakan pendingin udara. Kapan mulai diproduksi? Cuma Logos Technologies, Pentago, dan Tuhan yang tahu… Hehe…

Advertisements