• Home »
  • Article »
  • Alfredo Gomez Genggam Gelar Juara Erzberg Rodeo untuk Pertama Kalinya!

Alfredo Gomez Genggam Gelar Juara Erzberg Rodeo untuk Pertama Kalinya!



Salah satu kompetisi Hard Enduro yang paling dinantikan di dunia, Erzberg Rodeo 2017 alias Red Bull Hare Scramble 2017, baru saja berakhir… Boleh dibilang Erzberg Rodeo merupakan salah satu kompetisi Hard Enduro yang difavoritkan oleh para rider jawara Hard Enduro dunia. Nggak heran kalau kompetisi yang satu ini diisi oleh rider-rider beken papan atas. Mereka saling bertarung memperebutkan supremasi sebagai rider Hard Enduro terbaik di dunia. Asyiknya, pada Erzberg Rodeo tahun ini menghasilkan juara baru yang belum pernah menang di tahun-tahun sebelumnya. Siapakah dia?

Yups… Rider Red Bull KTM Factory Racing Team Alfredo Gomez sukses menjadi juara baru Erzberg Rodeo walaupun dia sempat melakukan sedikit kesalahan lantaran crash kurang lebih 300 meter setelah start di main race. Beruntung setelah crash dia berhasil mempercepat laju motor KTM 300 EXC miliknya dan kembali memimpin jalannya lomba setelah berlangsung selama satu jam. Dia terus kencang saat melintasi zona Karl’s Dinner yang penuh dengan bebatuan. Meskipun mendominasi balapan, kemenangan Alfredo Gomez sebenarnya nggak mudah sama sekali bro… Dia mendapatkan tekanan yang sangat serius dari rekan satu timnya, Jonny Walker. Malah Alfredo sempat mengalami kesulitan ketika melintasi hill-hill di kawasan hutan yang memang sangat curam. Alfredo cukup beruntung karena di forest section ini Jonny lebih banyak melakukan kesalahan sehingga catatan waktunya melorot cukup jauh. Akhirnya Alfredo sukses mencapai garis finish paling cepat dengan catatan waktu 2 jam 17 menit 6 detik. Ini adalah kemenangan pertama Alfredo Gomez di Erzberg Rodeo!!

Alfredo Gomez – Red Bull KTM Factory Racing Team

“Ini menjadi perasaan luar biasa karena telah memenangkan Hare Scramble. Aku tahu ini sangat sulit, Erzberg memang selalu seperti ini, sehingga aku bekerja sangat keras untuk mempersiapkan balapan. Kerja keras yang aku lakukan bersama timku terbayar sempurna. Balapan berlangsung sangat baik buatku, kecuali saat aku mengalami crash 300 meter setelah start. Hal itu membuatku kehilangan waktu, tapi aku berusaha mengejar (ketertinggalan) dengan cepat dan aku tahu aku bisa melakukannya. Aku merasa bagus, melintasi bagian paling sulit dengan baik. Ini merupakan kemenangan terbesar dalam karirku, ini terasa luar biasa,” ungkap Alfredo Gomez dalam wawancara dengan Red Bull TV pasca race.

Juara Erzberg Rodeo tahun 2016 lalu yang bernaung di Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing Team, Graham Jarvis, harus puas berada di podium kedua, kalah dari Alfredo Gomez yang sepanjang musim 2017 ini terus menjadi pesaing terdekatnya di kompetisi Hard Enduro. Graham memang nggak melakukan start dengan baik. Tapi kemudian catatan waktunya berangsur membaik. Bahkan dia merasa sangat nyaman ketika melintasi track Karl’s Dinner. Berbagai kesalahan yang dilakukan oleh Jonny Walker juga ikut berperan membuat Graham Jarvis naik ke posisi kedua. Walaupun gagal mempertahankan gelar juara Erzberg Rodeo, tapi Graham mengaku senang dengan hasil yang diraihnya tahun ini.

“Aku senang berada di urutan kedua. Angkat topi buat Alfredo, dia sangat kuat, dia menjalani balapan yang hebat. Aku nggak melakukan start dengan baik sehingga kehilangan posisi ke urutan kelima atau keenam ketika aku gagal menaklukkan salah satu hill (tanjakan). Tapi aku merasa kuat di paruh kedua balapan. Aku terus menekan di Karl’s Dinner dan berhasil memangkas waktu. Aku nggak punya keluhan, ini adalah balapan yang sulit namun hebat,” ujar Graham Jarvis.

Graham Jarvis – Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing Team

Bagaimana dengan podium ketiga? Lagi-lagi podium diisi oleh rider dari Red Bull KTM Factory Racing Team. Kali ini adalah Cody Webb yang nunggang motor enduro 2-stroke KTM 300 EXC. Juara kedua Erzberg Rodeo 2016 ini memang tampil sangat baik walaupun dia sempat mengalami permasalahan pada lengannya. Bahkan saat Jonny Walker dan Wade Young mengalami kesulitan di forest section, King Cody bisa mendahuluinya dengan mudah. Cody bersyukur dan senang masih bisa mendapatkan podium ketiga di tengah rasa sakit yang dideritanya di bagian lengan.

“Berada di posisi kedua tahun lalu, posisi ketiga tahun ini, aku senang dengan hasil itu. Alfredo dan Graham sangat kuat, selamat kepada mereka. Aku melakukan start dengan bagus dan kemudian menggeber (motor) sangat kuat. Aku menderita dengan lenganku yang terasa kaku. Aku terus menggeber dan syukurnya lenganku mulai melemas. Kembali mendapatkan podium adalah hal yang luar biasa,” kata Cody Webb.

Graham Jarvis – Alfredo Gomez – Cody Webb

Wade Young (Sherco) berhasil mengamankan posisi keempat, disusul oleh Jonny Walker (KTM) kelima, Paul Bolton (KTM) keenam, Billy Bolt (Husqvarna) ketujuh, Manuel Lettenbichler (KTM) kedelapan, Mario Roman (Sherco) kesembilan, dan Travis Teasdale (KTM) di urutan ke-10!! Menariknya, dari seluruh rider yang finish di posisi 10 besar, semuanya menggunakan motor enduro 250/300 cc 2-stroke dan semuanya berasal dari brand Eropa. Motor merek Jepang maupun motor dengan mesin 4-stroke tampak sangat tidak bertaji di sini. Itu sekaligus menunjukkan bahwa motor 2-stroke masih sulit digoyahkan di kompetisi Hard Enduro. Satu hal lagi yang menarik, KTM 300 EXC TPI yang sudah menggunakan sistem pembakaran injeksi berhasil finish 10 besar. Motor itu dipakai oleh rider muda potensial asal Afrika Selatan, Travis Teasdale. Selamat buat para pemenang maupun para rider yang berhasil finish. Selamat juga buat KTM yang begitu mendominasi di Erzberg Rodeo 2017!!


Advertisements