Tujuh Komponen Ini Penting Dipasang di Motor Trail Off Road!



Bermain off road dengan motor trail adalah aktivitas yang cukup seru dilakukan di akhir pekan. Apalagi kalau kegiatan ini dilakukan rame-rame bareng sama temen-temen. Lebih serunya lagi, sekarang cukup banyak motor trail yang dijual di Tanah Air dengan berbagai rentang harga. Mau motor trail entry level dengan harga murah bisa pilih merek Jepang atau merek lokal. Kalau pengen motor trail dengan performa bengis, ya bisa memilih produk high end buatan Jepang atau Eropa. Tentu harga yang perlu dibayarkan jauh berbeda ketimbang motor trail entry level merek Jepang dan lokal.

FYI aja nih bro… Di pasaran itu ada beberapa varian motor trail. Umumnya yang punya harga murah (entry level) adalah motor trail dual sport yang legal dipakai di jalan raya. Maklum aja, orang Indonesia masih seneng memanfaatkan motor trail untuk beragam fungsi. Nggak cuma buat off road aja, tapi kalau bisa ya dipakai buat kendaraan harian. Meskipun nggak menutup kemungkinan ada pula motor trail dengan harga murah yang khusus buat off road doang. Umumnya ini berasal dari kalangan brand lokal. Kelengkapan standar pada motor trail itu juga macem-macem. Ada yang paket lengkap siap dipakai off road, ada pula yang masih belum komplit sehingga konsumen perlu melengkapi sendiri agar motor benar-benar nyaman saat diajak ngetrail. Nah, menurut Adventuriderz.com ada lima komponen atau parts yang sangat penting dan sebaiknya terpasang pada motor trail yang digunakan untuk bermain off road. Apa saja??

1. Headlight

Motor trail dual sport dan motor enduro tulen biasanya sudah dilengkapi headlight secara standar. Sebaiknya bro nggak perlu melepas headlight ini karena sangat berguna ketika bermain off road, terutama saat malam menjelang, penerangan tentu mutlak diperlukan. Ada pula motor off road yang dari pabriknya nggak dilengkapi dengan headlight. Biasanya yang nggak pakai headlight dari pabrik begini adalah tipe motor off road kompetisi (cross country). Bro bisa memasangnya sendiri menggunakan lampu sorot LED. Bisa juga pakai headlight aftermarket seperti keluaran UFO atau Polisport dengan harga sekitar Rp 700.000 sampai dengan Rp 1 jutaan. Ada sih headlight merek lain dengan harga lebih murah, tapi nggak jaminan bisa memberikan pencahayaan yang bagus.

2. Tail Light

Selain headlight, komponen lain yang nggak kalah penting terpasang pada motor trail off road adalah tail light atau lampu belakang. Ini penting untuk keamanan dan keselamatan. Kenapa? Karena tail light bisa menjadi isyarat ketika rider melakukan pengereman sehingga bisa diantisipasi oleh rider-rider lain yang berada di belakang. Kegunaan tersebut nggak cuma berlaku di jalur off road, tapi juga berlaku di jalan umum, termasuk jalan raya. Yang motor trailnya sudah ada tail light nggak perlu dicopot, yang belum ada mendingan buruan dipasang walaupun cuma kecil.

3. Skid Plate

Skid plate merupakan sebuah plat yang berfungsi untuk melindungi mesin dari benturan. Ntah itu melindungi mesin dari benturan batu maupun saat motor masuk ke dalam kubangan yang dalam. Ada motor trail yang sudah dilengkapi dengan skid plate secara standar. Namun nggak sedikit juga yang belum dipasang skid plate dari pabriknya. Gimana kalau belum ada skid plate? Ya pastinya dipasang dong bro! Skid plate cukup banyak dijual di pasaran, khususnya untuk motor-motor trail yang populasinya banyak. Ada skid plate dari bahan plastik yang kuat, dan ada yang terbuat dari bahan logam. Saran aja sih, kalau mau beli atau bikin, mendingan langsung yang terbuat dari bahan logam karena bisa melindungi mesin lebih kuat.

4. Hand Guard

Sama seperti skid plate, hand guard biasanya sudah terpasang secara standar di beberapa varian motor trail. Tapi kalaupun belum ada, hand guard bisa dibeli secara terpisah. Banyak banget merek-merek parts aftermarket yang menawarkan hand guard. Harganya sangat bervariasi. Yang benar-benar berkualitas ada di rentang harga Rp 1-2 juta, sedangkan yang abal-abal biasanya cuma ratusan ribu. Kalau memang niat pakai hand guard dan dananya tesedia, saran aja beli yang berkualitas. Soalnya hand guard ini nggak cuma berfungsi melindungi tuas kopling dan tuas rem depan saat crash, tapi juga berguna melindungi tangan dari sabetan ranting-ranting pohon. Walaupun ranting-ranting pohon dan ranting semak belukar berukuran kecil, percaya deh dalam kecepatan tinggi sabetannya bisa bikin tangan cidera parah!

5. Fork Guard

Pada motor trail off road, sangat penting menjaga suspensi agar tetap prima. Salah satu caranya adalah dengan memasang fork guard atau pelindung suspensi depan. Motor trail buat off road sudah sangat terbiasa bersentuhan dengan debu, lumpur, dan kotoran. Tanpa fork guard, kotoran-kotoran itu bisa menempel di bagian fork yang bisa membuat seal fork cepat jebol. Kalau sudah begini, kinerja fork nggak lagi maksimal dan nggak nyaman buat off road. Nggak peduli bro pakai suspensi teleskopik atau upside down, sebaiknya dipasangi fork guard.

6. Disc Brake Guard

Punya motor trail dengan performa tinggi juga percuma kalau kinerja pengeremannya payah. Disc brake guard alias pelindung cakram rem menjaga agar cakram tetap bersih walaupun motor diajak blusukan melewati area-area yang kotor dan berlumpur. Imbasnya jelas, kinerja sistem pengereman tetap optimal tanpa perlu khawatir cakram tertutup lumpur.

7. Tali Strap Evakuasi

Tali strap evakuasi sangat memudahkan bagi rider dalam melakukan evakuasi ketika motor terjerembab, butuh ditarik, atau perlu diangkat. Biasanya para rider motor trail off road memasang dua buah tali strap evakuasi. Pertama di bagian depan dengan pemasangan ditautkan di suspensi depan. Ini biasanya untuk melakukan evakuasi dengan cara menarik dari depan. Kedua, tali strap evakuasi dipasang di sub-frame dan menyembul di atas jok bagian belakang. Gunanya agar rider mudah mengangkat bagian belakang motor jika suatu saat terjerembab di kubangan yang dalam. Tapi strap evakuasi ini biasanya berharga murah kok. Paling-paling cuma Rp 50.000 sampai Rp 150.000.

So, buat bro sekalian yang di motor trailnya belum ada komponen atau part-part itu, nggak ada salahnya dipasang biar aktivitas off road menjadi lebih nyaman, aman, dan menyenangkan. Paling gampang sih menjadikan motor-motor enduro buatan Eropa seperti KTM EXC/EXC-F series, Husky TE/FE series, Sherco SE-R/SEF-R series, dan Beta RR series sebagai role model. Umumnya motor-motor enduro merek Eropa sudah dilengkapi dengan berbagai komponen yang Adventuriderz.com sebutkan di atas dalam kondisi standar begitu keluar dari pabrik (kecuali tali strap evakuasi), jadi benar-benar siap dipakai untuk off road/enduro tanpa mengesampingkan unsur safety.


Advertisements