Lampu Rem Berpotensi Tidak Menyala, Kawasaki Recall Versys-X 250




Setelah mengumumkan penarikan kembali atau bahasa kerennya “recall” terhadap KLX250S, D-Tracker X, dan Ninja 250 akibat fuel pump bermasalah, Kawasaki Jepang kembali melakukan recall pada varian motor lain. Kali ini yang menjadi object recall adalah motor adventure seperempat liter Versys-X 250. Total ada 811 unit Versys-X 250 milik konsumen yang terdampak recall di Jepang, terdiri dari 453 unit Versys-X 250 ABS dan 358 unit Versys-X 250 ABS Tourer. Memang apa masalahnya kok Versys-X 250 ABS dan Versys-X 250 ABS Tourer kena recall di Jepang?

Dalam keterangannya, Kawasaki Jepang menyebut bahwa lampu belakang Versys-X 250 ABS dan Versys-X 250 ABS Tourer berpotensi tidak menyala akibat soket fiting lampu nggak bisa ngepres sempurna. Imbasnya adalah ketika dipakai riding, soket metal di bagian dalam bisa copot sehingga lampu belakang tidak menyala, baik itu lampu rem maupun lampu malam bagian belakang. Hal itu tentu saja bisa berdampak buruk dengan keselamatan. Riding tanpa lampu rem dan lampu belakang jelas amat sangat berbahaya dan berpotensi besar mengakibatkan kecelakaan (bisa tertabrak dari belakang oleh kendaraan lain).



Kawasaki Jepang mengklaim kalau ini merupakan kesalahan manufaktur, sehingga pabrikan melakukan recall terhadap unit Versys-X 250 ABS dan Versys-X 250 ABS Tourer yang sudah dikirimkan kepada konsumen. Pabrikan bertanggung jawab penuh terhadap komponen yang nantinya diganti dan konsumen nggak perlu mengeluarkan biaya sama sekali alias gratis. Yups, boleh dibilang ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab pabrikan terhadap produk yang sudah dijual. Recall produk akibat kesalahan manufaktur seperti ini sangat lumrah. Hampir semua pabrikan besar pernah melakukannya.

Terus gimana dengan Versys-X 250 City dan Versys-X 250 Tourer yang dijual di Indonesia? Sampai sekarang masih belum ada konfirmasi resmi dari pihak Kawasaki Motor Indonesia (KMI) nih bro… Cuma waktu ikut event touring Xventuride dari Surabaya menuju Bromo, Banyuwangi, Kintamani, dan finish di Kuta bulan Februari 2017 yang lalu Adventuriderz.com memperhatikan ada salah satu motor yang dipakai peserta mati lampu belakangnya. Itu memang sangat mengganggu buat rider yang berada di belakangnya karena nggak tahu secara pasti kapan dia melakukan pengereman. Nggak tahu deh matinya lampu belakang salah satu motor itu karena soket fiting yang nggak ngepres sempurna seperti recall yang dilakukan oleh Kawasaki Jepang atau memang bohlamnya yang mati. Tapi yang jelas unit yang dipakai saat itu adalah Versys-X 250 Tourer yang notabene menggunakan sistem pengereman ABS. Kita tunggu aja deh jawaban dari Kawasaki Motor Indonesia ke depan…

Advertisements