Kawasaki KLX250S Terjual 131 Unit Sepanjang Semester Pertama 2017


Kawasaki Motor Indonesia (KMI) merupakan salah satu pabrikan motor di Indonesia yang punya lineup motor 250 cc paling banyak, jauh lebih banyak dibandingkan dengan Honda dan Yamaha sekalipun. Namun faktanya, nggak semua produk bisa menorehkan penjualan yang bagus. Salah satu motor yang performa penjualannya berkurang pada tahun 2017 ini adalah si motor dual sport Kawasaki KLX250S. Kira-kira kenapa ya penjualan KLX250S tahun ini bisa terjun bebas?

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), sepanjang semester pertama (Januari-Juni 2017) KLX250S cuma mampu terdistribusi sebanyak 131 unit. Bayangkan aja bro, dalam waktu enam bulan cuma terkirim 131 unit, berarti rata-rata cuma bisa keluar 21-22 unit per bulan. Padahal pada tahun 2016 lalu selama satu tahun penuh KLX250S mampu terkirim lebih dari 2.200 unit. Artinya penjualan KLX250S di tahun 2017 (khususnya semester pertama) memang mengalami penurunan amat sangat signifikan.

Yaps, nggak bisa dipungkiri tingginya penjualan KLX250S pada tahun 2016 lalu karena banyaknya pesanan dari instansi dan lembaga alias pembelian secara fleet. Bahkan pembelian secara fleet ini memegang porsi sekitar 90 persen. Baru sisanya dibeli oleh konsumen umum. Lantas apakah permintaan KLX250S dari instansi atau lembaga sedang mengalami penurunan? Atau Kawasaki yang kurang getol menawarkan produknya? IMHO alasannya bisa merupakan kombinasi dari keduanya. Ditambah dengan adanya pesaing baru dari brand lain yang masuk ke konsumen fleet. Contoh nyata adalah Suzuki yang berhasil menjual ribuan motor trail DR200S kepada pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sejak akhir tahun 2016 lalu. Paling nggak kedatangan DR200S sedikit banyak mengusik dominasi KLX250S di kalangan instansi negara, khususnya Polri.

Last… Konsumen motor trail dual sport 250 cc di Indonesia memang bisa dibilang kecil. Itu juga bisa dilihat dari proyeksi penjualan CRF250RALLY oleh Astra Honda Motor (AHM) yang cuma 70-an unit per bulan. Setali tiga uang dengan KLX250S dan CRF250RALLY, saat Yamaha pertama kali menjual motor trail WR250R pada tahun 2015 targetnya penjualannya cuma 100 unit per tahun. Apesnya target itu pun jarang bisa tercapai. Motor trail dual sport adalah motor yang segmented. Peminatnya ada, tapi nggak besar. Mungkin efek harganya yang terlalu mahal juga. Bersyukur pabrikan-pabrikan itu mendatangkan motor trail dual sport 250 cc ke Indonesia secara CBU (impor utuh), sehingga risiko kerugian bisa diminimalisir seandainya produk nggak laku. Nah, salah satu upaya biar motor trail dual sport 250 cc bisa terjual lumayan banyak hingga ribuan unit per tahun caranya adalah dengan terus mendekati konsumen fleet dari kalangan lembaga atau instansi negara dan instansi swasta. Mau bagaimanapun motor trail dual sport 250 cc sangat bisa diandalkan oleh instansi seperti Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kehutanan, dan instansi-instansi lain yang bergerak di bidang perkebunan hingga pertambangan karena motor ini bisa melahap berbagai kondisi medan.

Data AISI Distribusi Kawasaki KLX250S Semester Pertama 2017

  • Januari 2017 – 8 unit
  • Februari 2017 – 30 unit
  • Maret 2017 – 2 unit
  • April 2017 – 23 unit
  • Mei 2017 – 54 unit
  • Juni 2017 – 14 unit
  • Total – 131 unit
Advertisements