Riding Pakai Quad Bike (ATV) Itu Asli Nggak Gampang Sama Sekali!!




Bro sekalian… Beberapa hari kemarin Adventuriderz.com melakukan test ride sebuah quad bike atau motor beroda empat yang kalau di sini lebih tenar disebut dengan All Terrain Vehicle (ATV) dengan merek BeeHappy Bull 150 Automatic. Ngomong-ngomong soal ATV, Kendaraan yang satu ini memang kurang populer di Tanah Air. Populasi ATV kebanyakan berada di kawasan wisata alam sebagai kendaraan rental. Namun belakangan dengan semakin banyaknya merek yang menjual ATV, apalagi dengan harga yang semakin terjangkau, membuat populasi ATV di kalangan konsumen perseorangan menjadi lebih banyak dibandingkan dengan sebelumnya. Terus gimana kesan-kesan Adventuriderz.com nunggang ATV?

FYI aja nih bro, sesuai dengan sebutannya – quad bike – boleh dibilang ATV adalah motor dengan roda empat. Mesinnya benar-benar identik dengan mesin motor, bukan seperti mesin mobil. ATV menggunakan handlebar seperti motor, mekanisme gas mirip dengan motor, hingga mekanisme penggantian gigi (jika manual) dan sistem pengereman pun sama dengan motor. So, gaya mengendarai ATV rasa-rasanya nggak jauh berbeda dibandingkan dengan motor. Salah satu pembeda utamanya jelas, ATV pakai empat roda sedangkan motor pakai dua roda. Kemudian ruang yang dibutuhkan oleh ATV dipastikan lebih lebar ketimbang motor.

Jujur aja Adventuriderz.com nggak lihai alias masih amatir menggunakan ATV. Masih dalam tahap belajar lah… Sampai sekarang baru ada tiga macam ATV yang pernah dicoba, yaitu Gazgas ATV 250 dengan transmisi manual, Viar Razor 250 SUT juga dengan transmisi manual, dan BeeHappy Bull 150 Automatic dengan sistem transmisi otomatis. Dari pengalaman nunggang ketiga varian ATV tersebut, bisa Adventuriderz.com simpulkan kalau mengendarai ATV itu sama sekali nggak gampang dan sangat beda dibandingkan dengan nunggang motor trail. Kenapa? Pertama, untuk mengendalikan ATV itu berat dan butuh tenaga ekstra. Kita mesti menahan stang biar ATV tetap bisa berjalan lurus dengan kecepatan tinggi. Kalau nggak ditahan dengan tenaga ekstra, stang ATV dengan mudah ngeloyor ke kanan ke kiri. Kedua, buat belok juga perlu mengeluarkan tenaga ekstra karena berat. Wajar sih ya, efek pakai dua ban di bagian depan. Apalagi ukuran bannya udah kayak ban mobil dengan kembangan kasar pula. Susahnya yang ketiga, untuk melakukan manuver dengan ATV butuh ruang lebih lebar lantaran radius putarnya relatif besar. Tapi tentu saja berbagai kesulitan itu tadi bisa diatasi dengan banyak melakukan latihan. Ketika sudah tune in dengan ATV, dijamin melakukan manuver apapun di kondisi medan seperti apapun bakal oke-oke aja.



Itu tadi kan nggak enaknya pakai ATV ya… Terus gimana sisi enaknya? Karena ATV pakai empat roda, kita nggak perlu khawatir terpeleset hingga jatuh walaupun kondisi medan sangat licin sekalipun. Adventuriderz.com pernah coba bermain ATV di kondisi jalan yang sangat licin dan penuh lumpur. Hasilnya saat pengendara motor kesulitan, geal-geol, dan terpeleset, ATV masih terus berjalan dengan lancar tanpa ada gejala selip. Asli mantaaap! Gimana kalau buat miring-miring mas? Awalnya memang ngeri miring-miring, lewat cerukan-cerukan yang dalam, atau melibas gundukan tinggi dengan ATV. Takut terguling. Tapi kalau udah biasa sih nggak masalah. Kadang saat melewati cerukan yang dalam atau gundukan tinggi, ATV dalam posisi yang sangat miring sampai-sampai salah satu rodanya terangkat. Ternyata no problem! Nggak ngguling kok bro! Asal titik tumpu atau distribusi beban tepat dan miringnya jangan kelewatan…

Lanjut share yang terakhir nih… Dari tiga ATV yang udah pernah dicoba, enakan mana antara Gazgas ATV 250, Viar Razor 250 SUT, atau BeeHappy Bull 150 Automatic? Enak manual atau otomatis? Kalau ngomongin paling enak, paling gampang, dan paling simple buat pemula, jelas BeeHappy Bull 150 Automatic jawabannya. Nggak bisa dipungkiri, ATV dengan sistem transmisi otomatis jauh lebih gampang dioperasikan buat pemula. Nggak perlu mikir main kopling dan kapan waktunya ganti gigi. ATV dengan sistem transmisi otomatis biasanya cuma mode dalam transmisinya, yaitu maju, netral, dan mundur. Khusus pada BeeHappy Bull 150 Automatic, di handlebar kiri cuma ada tuas rem belakang, sedangkan di handlebar kanan ada tuas rem dan selongsong gas. Ini enaknya BeeHappy Bull 150 Automatic bro, sistem gasnya persis kayak motor! Tuas transmisinya sendiri ada di bawah tangki sebelah kanan dengan ukuran yang sangat besar.

Viar Razor 250 SUT punya tingkat kesulitan sedang. ATV racikan Viar ini menggunakan sistem transmisi manual tiga percepatan kalau nggak salah. Cara pengoperasiannya persis seperti motor laki. Di handlebar kiri ada tuas kopling, di handlebar kanan ada tuas gas dan tuas rem depan, kaki kiri mengoperasikan tuas gigi, dan kaki kanan mengoperasikan rem belakang. Inilah yang cukup challenging… Sistem gasnya nggak seperti motor biasaya, melainkan menggunakan tuas yang dioperasikan dengan jempol. Agak merepotkan saat belum terbiasa. Nah, terakhir Adventuriderz.com menilai paling sulit mengendarai Gazgas ATV 250 yang pernah dicoba akhir tahun 2016 lalu di Kebun Teh Wonosari, Lawang, Jawa Timur. Kenapa kok sulit? Di handlebar sebelah kiri ada tuas kopling dan rem belakang, handlebar kanan ada tuas gas dan tuas rem depan, kaki kiri mengoperasikan tuas gigi, dan kaki kanan nganggur. Mengendarai Gazgas ATV 250 jelas paling menantang. Bayangin aja itu tangan kiri disuguhi tuas kopling dan rem belakang sekaligus. Buat yang nggak biasa pasti sering ketuker, bingung mana tuas kopling dan mana tuas rem belakang. Tuas gas yang dioperasikan dengan disenti-sentil menggunakan jempol, persis Viar Razor 250 SUT, tambah bikin stres… Padahal bakal lebih enak kalau pakai model selongsong kayak di motor. Tentang enak mana ATV manual atau otomatis? IMHO pengoperasian ATV transmisi otomatis itu jauh lebih gampang, tapi buat kerja keras (off road) transmisi manual lebih bisa diandalkan. Itu pengalaman Adventuriderz.com nunggang ATV bro. Gimana pengalamanmu? Monggo share aja yuk!

Mainan ATV BeeHappy Bull 150 Automatic di halaman rumah ???. #atv #atvriding #allterrainvehicle

A post shared by Adventuriderz.com (@adventuriderz) on

Advertisements