• Home »
  • Article »
  • Suzuki Pajang Trail DR200S di GIIAS 2017, Kode Keras Bakal Dijual Resmi?

Suzuki Pajang Trail DR200S di GIIAS 2017, Kode Keras Bakal Dijual Resmi?


Untuk kedua kalinya secara beruntun Suzuki Indomobil Sales (SIS) memajang motor trail dual sport DR200S di ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Setelah memajang DR200S pada GIIAS 2016, di GIIAS 2017 inipun DR200S kembali nongol. Apakah ini bisa menjadi pertanda kalau SIS semakin dekat dengan rencana penjualan motor itu kepada konsumen umum?

Mungkin bro sekalian juga udah pada tahu… Sejak akhir tahun 2016 yang lalu DR200S sudah dijual kepada institusi negara, khususnya Kepolisian. Ribuan unit DR200S telah dikirimkan dan menjadi kendaraan dinas bagi Korps Bhayangkara. Sempat muncul selentingan kabar bahwa penjualan DR200S kepada Kepolisian itu merupakan langkah awal sebelum dijual kepada konsumen umum. Boleh dibilang sebagai tes pasar lah… Namun faktanya kabar itu menguap begitu saja. Pihak SIS juga berulang kali mengatakan bahwa sulit menjual DR200S kepada konsumen umum di Indonesia karena masih ada beberapa kendala, walaupun nggak bisa dipungkiri SIS sangat tertarik memasuki segmen motor trail entry level.

Pada GIIAS 2017 tahun ini DR200S kembali mejeng. Bedanya kalau tahun lalu DR200S tampil dengan warna hitam legal, sekarang tampil dengan warna hitam yang dikombinasikan dengan warna kuning dan putih. DR200S terlihat semakin sporty dengan pemasangan nomor start 1. Pokoknya keren abis deh bro… Namun yang perlu diketahui, DR200S di GIIAS 2017 berada di bagian Suzuki 4W, satu panggung dengan mobil urban SUV – Suzuki Ignis – yang sudah dimodifikasi dengan balutan warna kuning. Jadi DR200S cuma menjadi properti untuk memperkuat konsep yang diusung oleh mobil Suzuki Ignis.

Kalau sudah begitu sih mudah ditebak… SIS masih tetap pada pendirian sebelumnya, belum tertarik menjual DR200S kepada konsumen umum di Indonesia. Alasannya pun masih sama… Pertama, motor itu masih didatangkan secara utuh (CBU) dari Jepang, sehingga jika dijual di Indonesia harganya pasti melambung tinggi. Sekedar informasi aja, DR200S di Amerika Serikat dijual dengan harga US$ 4.599 atau setara dengan Rp 61 jutaan. Dengan harga seperti itu DR200S sulit bersaing di sini. Alasan kedua, SIS perlu melakukan banyak ubahan agar DR200S lulus homologasi sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. Yups, Indonesia sudah memberlakukan standar regulasi emisi Euro 3, sedangkan DR200S masih menggunakan sistem pembakaran karburator dengan standar Euro 2. Paling nggak SIS perlu mengubah sistem pembakaran DR200S dari karbu menjadi injeksi dan meluluskannya ke Euro 3 agar bisa dijual di Indonesia. Itu membutuhkan waktu dan biaya yang nggak sedikit. Apalagi pernyataan dari Pak Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head SIS, semakin memperkuat indikasi bahwa belum ada rencana SIS bakal menjual DR200S kepada konsumen umum. So, sekarang kita cuma bisa ngiler doang lihat DR200S dari pameran ke pameran… Sekian…

“Nggak, belum ada rencana. Itu hanya agar sesuai dengan konsep modifikasi Suzuki Ignis yang di-display di sana,” ungkap Pak Yohan, dikutip dari OTOMOTIFNET.

Advertisements