• Home »
  • Article »
  • Pembalap-Pembalap Honda Terlalu Digdaya di Balap Rally Desafio Ruta 40

Pembalap-Pembalap Honda Terlalu Digdaya di Balap Rally Desafio Ruta 40




Bro sekalian… Nggak rugi Monster Energy Honda Team tampil all out di ajang balap rally Desafio Ruta 40 – Argentina yang merupakan seri keempat dari FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017. Datang ke Argentina dengan menurunkan seluruh pembalapnya yang berjumlah lima orang, Honda tampak begitu dominan di Desafio Ruta 40!

Kevin Benavides, Paulo Goncalves, Joan Barreda, Ricky Brabec, dan Michael Metge adalah deretan pembalap yang diterjunkan oleh Honda di Desafio Ruta 40. Mereka ini datang ke Argentina untuk mempertahankan gelar juara Desafio Ruta 40. Kenapa? Pasalnya sejak dua tahun berturut-turut (2015-2016) Honda selalu menjadi juara di sini. Beruntung sekali para pembalap Honda mampu bekerja keras sehingga mewujudkan ambisi tersebut. Local boy Kevin Benavides yang bermain di kampung halamannya membalap di atas Honda CRF450 RALLY dengan begitu gemilang. Kevin Benavides mampu memenangkan dua stage dari total lima stage yang diperlombakan. Itu sudah cukup untuk membuatnya merengkuh gelar juara Desafio Ruta 40 2017.

“Ini balapan yang sulit sejak start. Aku sangat bahagia mendapatkan kemenangan pertamaku di balap world championship (FIM Cross-Country Rallies World Championship) dan juga menjadi orang Argentina pertama yang mendapatkannya, serta dapat kemenangan di balap kandang sendiri. Balapan benar-benar sulit, terutama pada hari pertama ketika aku mengalami cidera pada tanganku,” ungkap Kevin Benavides yang terpaksa tidak ikut serta dalam Rally Dakar 2017 lalu karena mengalami patah tulang tangan saat latihan.



Paulo Goncalves juga tampil gemilang di Argentina dengan menempati podium kedua di klasemen akhir, persis di bawah Kevin Benavides. Pembalap yang kaya pengalaman ini hanya terpaut 12 menit 52 detik dari Kevin Benavides. Menurut Paulo Goncalves, balapan di Argentina sangat berat. Nggak cuma dari segi track yang sulit, tapi juga dalam hal navigasi. Dia sangat bersyukur masih bisa mendapatkan gelar juara dua di Desafio Ruta 40 2017, sekaligus memberikan ucapan selamat kepada rekan satu timnya, Kevin Benavides, yang mampu menjadi juara pertama.

“Kami telah menyelesaikan balap Ruta 40, balapan yang sangat berat. Di sana ada lima stage yang mesti dilalui yang semuanya penuh dengan navigasi dan sangat sulit. Aku senang karena bisa menggeber (motor) dengan keras setiap hari sehingga bertengger di papan atas. Aku sangat dekat dan bahkan berusaha menjadi leader di hari ketiga. Aku masih berpeluang menang meskipun kemarin sempat mengalami masalah. Aku jatuh dan mengalami berbagai kekacauan sehingga Kevin berhasil memenangkan kejuaraan. Aku ingin mengucapkan selamat kepadanya karena dia telah melakukan pekerjaan yang bagus. Di sini dia paling kuat dibandingkan dengan yang lainnya,” kata Paulo Goncalves.

Pembalap-pembalap Honda lainnya tampil nggak kalah impresif di Desafio Ruta 40. Michael Metge misalnya, mampu menjadi pemenang stage lima, meskipun di klasemen akhir dia hanya mampu bertengger di urutan kesembilan. Kemudian pembalap asal Amerika Serikat Ricky Brabec yang mampu finish urutan kelima pada stage lima berhasil menempati urutan kelima klasemen akhir. Pembalap Honda paling apes adalah Joan Barreda. Salah satu pembalap terkuat yang dimiliki oleh Honda ini justru mengalami crash dan cidera sehingga keluar dari perlombaan.

Bagaimana dengan posisi ketiga dan keempat? Pembalap Yamalube Yamaha Official Rally Team Xavier de Soultrait tampil ciamik dengan menempati urutan ketiga klasemen akhir. Sejak direkrut oleh tim factory Yamaha, Xavier de Soultrait kerap memiliki performa yang trengginas. Dia sukses mendapatkan gelar juara Merzouga Rally 2017 dan masuk top five Atacama Rally 2017 hingga akhirnya mampu menembus urutan ketiga Desafio Ruta 40 2017. Kemudian pembalap andalan Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing Pablo Quintanilla bermain aman dan sangat berhati-hati untuk meminimalisir kesalahan (crash) yang berujung pada cidera. Kayaknya Pablo Quintanilla lebih berambisi ikut di Rally Dakar 2018 nanti ketimbang menjadi pemenang Desafio Ruta 40 2017. Di Desafio Ruta 40 ini Pablo Quintanilla berhasil bertengger di urutan keempat klasemen akhir.

Mungkin banyak dari bro sekalian yang penasaran, di mana posisi pembalap-pembalap Red Bull KTM Factory Racing yang biasanya sangat dominan di ajang balap rally? Sayang sekali di Desafio Ruta 40 2017 pembalap KTM nggak mendapatkan keberuntungan. Sam Sunderland yang selalu berada di urutan pertama FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017 sejak seri pertama sampai dengan seri ketiga justru apes di Desafio Ruta 40. Sam Sunderland terjatuh dari motornya di pertengahan stage dua. Sam Sunderland lalu nggak melanjutkan sisa stage di balap Desafio Ruta 40 yang membuat posisinya di FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017 turun dari urutan pertama ke urutan ketiga.

“Sangat jelas, itu hari yang mengecewakan buatku. Setelah membuat kesalahan kecil pada road book, aku berusaha menggeber motor dengan kuat untuk mengejar ketertinggalan. Aku lalu menghantam batu besar di sungai dan berakhir dengan crash hebat yang menghantam kepalaku. Aku kembali ke atas motor dan berupaya melakukan netralisasi, tapi sayangnya aku mengalami gegar otak dan tidak aman melanjutkan balapan,” ujar Sam Sunderland.

Penampilan rookie di Red Bull KTM Factory Racing Luciano Benavides juga nggak berjalan dengan baik. Padahal Desafio Ruta 40 merupakan balapan perdana buat Luciano Benavides di Red Bull KTM Factory Racing. Adik dari Kevin Benavides ini mengalami crash pada saat awal perlombaan. Luciano Benavides nggak bisa melihat track yang penuh debu imbas dari pembalap yang ada di depan. Dia kemudian crash hingga mengalami cidera bahu. Nggak ada pilihan lain buat Luciano Benavides selain keluar dari perlombaan. Pembalap KTM lainnya, Matthias Walkner, nggak kalah apes. Dia mendapatkan penalty saat sesi prologue. Penampilannya di sesi balapan stage pun nggak menggembirakan. Hasil paling bagus didapatkan oleh Matthias Walkner di stage lima dengan menempati posisi keempat. Di klasemen akhir Matthias Walkner cuma mampu berada di urutan kedelapan.

Nah… Desafio Ruta 40 2017 mungkin jadi balapan paling apes dalam seri FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017 buat Red Bull KTM Factory Racing. Di sisi lain, Monster Energy Honda Team menjadi tim yang paling dominan di sini. Tercatat sudah tiga tahun berturut-turut Honda mendapatkan gelar juara Desafio Ruta 40. Balapan FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017 seri kelima atau yang terakhir adalah OiLibya Rally 2017 di Maroko. Pastinya lomba terakhir itu bakal sangat seru karena menyisakan selisih enam poin di antara pembalap top three. Siapakah yang akan menjadi juara FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017?

Hasil Akhir Desafio Ruta 40 2017

  1. Kevin Benavides (Monster Energy Honda Team – Honda CRF450 RALLY)
  2. Paulo Goncalves (Monster Energy Honda Team – Honda CRF450 RALLY)
  3. Xavier de Soultrait (Yamalube Yamaha Official Rally Team – Yamaha WR450F Rally)
  4. Pablo Quintanilla (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing – Husqvarna FR 450 Rally)
  5. Ricky Brabec (Monster Energy Honda Team – Honda CRF450 RALLY)
  6. Martin Duplessis (Asistencia Med – KTM 450 Rally)
  7. Daniel Nosiglia (Team Nosiglia – KTM 450 Rally)
  8. Matthias Walkner (Red Bull KTM Factory Racing – KTM 450 Rally)
  9. Michael Metge (Monster Energy Honda Team – Honda CRF450 RALLY)
  10. Jonathan Barragan (XRaids – KTM 450 Rally)
Advertisements