Honda CRF400RX Enduro Model Year 2018 Tampil untuk Pertama Kalinya


Kayak yang Adventuriderz.com bilang di artikel sebelumnya, Honda RedMoto yang notabene menjadi distributor dirt bike Honda di Italia memang sering mengeluarkan produk yang nyeleneh, berbeda, dan nggak dijual di negara-negara lain. CRF250R Enduro, CRF250R Enduro Six Days France, CRF300R Enduro, CRF450RX Enduro, CRF450RX Enduro Six Days France, CRF450RS Enduro, CRF450RX Supermoto, CRF450RXC Supermoto, CRF450RS Supermoto, hingga CRF1000L Africa Twin Rally adalah sederetan produk yang dijual secara eksklusif oleh Honda RedMoto. Mereka nggak dijual di pasar global. Produk yang dijual di pasar global itu CRF250R motocross (bukan enduro), CRF450RX (standar), dan CRF1000L Africa Twin (standar).

Seolah nggak puas dengan produk yang berbeda tersebut, Honda RedMoto baru-baru ini kembali meluncurkan motor enduro yang nggak pasaran. Namanya adalah CRF400RX Enduro model year 2018. Sesuai dengan namanya, CRF400RX Enduro menggunakan mesin yang berkapasitas 400 cc. Aneh kan? Soalnya Honda Jepang sendiri nggak mengeluarkan motor enduro 400 cc. Kapasitas 400 cc pada motor enduro itu juga tergolong nanggung. Untuk motor enduro 4-stroke di Eropa, lazimnya berkapasitas 250 cc, 350 cc, 450 cc, dan 500 cc. Tapi itulah uniknya Honda RedMoto, bisa mengeluarkan produk aneh-aneh dan anti mainstream. Memang kayak apa spesifikasi CRF400RX Enduro?

Nah, dalam keterangan resminya, Honda RedMoto menyebut CRF400RX dibangun dari basis motor CRF450RX Enduro. Jadi soal desain, mesin, frame, hingga komponen-komponen yang dipasang pada CRF400RX Enduro dipastikan identik dengan CRF450RX Enduro. Hanya saja, mesin CRF450RX Enduro yang berkapasitas 449 cc itu kemudian diturunkan menjadi 413 cc. Memang apa tujuannya? Salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh Honda RedMoto adalah menyediakan motor yang user friendly bagi kalangan penghobi enduro maupun rider yang masih amatiran. Penghobi dan rider amatir biasanya nggak butuh motor berpower besar seperti CRF450RX Enduro. Yang penting motor nurut, mudah dikendalikan, dan cukup untuk memuaskan hasrat hobi mereka, tapi juga nggak mau motor yang under power. Dengan begitu, penghobi dan rider amatir enduro ini bisa menikmati hobi mereka di akhir pekan, blusukan di hutan, trail riding, atau kalau di Indonesia disebut trail adventure, tanpa terlalu kelelahan akibat motor yang over power.

Walaupun CRF400RX Enduro punya mesin dan power yang lebih kecil ketimbang CRF450RX Enduro, namun Honda RedMoto mengklaim kedua varian itu memiliki karakter handling yang sama. Suspensi keduanya juga boleh dibilang sama. Bagian depan menggunakan suspensi upside down Showa Helix Spring Fork 49 mm dan suspensi belakang mono shock Showa dengan mekanisme Pro-Link. Cuma untuk CRF400RX Enduro suspensinya sudah dikalibrasi agar lebih nyaman dipakai di medan enduro oleh para rider amatir tadi. Ini nggak aneh sih… Rider amatir atau penghobi biasanya cenderung suka suspensi yang lebih soft, sedangkan rider enduro profesional umumnya mengatur suspensi motor mereka cukup keras biar bisa melaju dengan stabil saat kecepatan tinggi.

Fitur unggulan Honda seperti Engine Mode Select Button (EMSB) yang ada di CRF450RX Enduro dipastikan tetap tersedia di CRF400RX Enduro. Dalam fitur EMSB itu tersedia tiga pilihan engine mapping yang bisa dipilih oleh rider. Mode 1 merupakan mode yang sangat agresif dan cocok dipakai di track yang kencang maupun track yang butuh power delivery mesin agresif. Mode 2 menawarkan power delivery mesin yang lebih lembut ketimbang Mode 1. Cocok dipakai di track yang licin dan berlumpur. Terakhir adalah Mode 3 yang menawarkan lontaran tenaga sangat lembut, lebih lembut daripada Mode 2. Mode 3 ini cenderung cocok dipakai di kondisi medan yang benar-benar ekstrem.

Eh iya… CRF400RX Enduro dilengkapi dengan tangki bahan bakar titanium berkapasitas 7,3 liter, ban dengan ring 18-21 inch, ada electric starter, standar samping, dan dalam paket penjualan sudah ada headlight, tail light, rear fender yang juga berfungsi sebagai plate holder (dudukan nopol), turn light, mirror, dan berbagai perangkat kelengkapan standar jalan raya lainnya. Kenapa? Karena CRF400RX Enduro comply dengan homologasi Euro 4, yang artinya motor bisa dipakai di jalan raya dengan legal (street legal). Rencananya CRF400RX Enduro tersedia di pasaran (Italia) pada awal tahun 2018 dengan harga yang sampai saat ini belum ditentukan. Bagaimana dengan Indonesia? Hmmm… CRF450RX standar aja nggak masuk ke sini secara resmi lewat ATPM, apalagi produk eksklusif kayak CRF400RX Enduro ini… Tapi bro bisa nunggu ekstraknya, CRF150, yang kemungkinan bakal diluncurkan bulan depan di Tanah Air. Lumayan lah masih ada kesamaan garis desain antara CRF150 dengan CRF400RX Enduro, meskipun performanya pasti kayak bumi dan langit!

Advertisements