Video: Husky Enduro 2-Stroke Model Year 2018 – Limitless Enduro


Di akhir Mei 2017 yang lalu Husqvarna mengikuti jejak induknya, KTM, meluncurkan lineup motor enduro 2-stroke model year 2018 yang udah pakai sistem pembakaran injeksi. Memang ini jadi terobosan baru di segmen motor enduro karena sebelum-sebelumnya motor enduro 2-stroke itu ya pakai karburator, bukan injeksi. Husky (tentunya juga sama KTM) ngeluarian motor enduro 2-stroke injeksi buat melibas regulasi emisi Euro 4 yang berlaku di Eropa. Motor enduro 2-stroke karbu yang dimiliki Husky (dan KTM) cuma mampu lolos Euro 3. Mereka putar otak biar tetep bisa jualan motor enduro 2-stroke di Eropa sebagai motor street legal. Ya biar konsumen nggak lari ke mana-mana. Dan boleh dibilang aliansi KTM – Husky menjadi pabrikan motor pertama di dunia yang ngeluarin motor enduro 2-stroke injeksi. Pabrikan lain belum ada!

Total ada dua motor enduro 2-stroke injeksi yang dikeluarin sama Husky, yaitu Husky TE 250i dan Husky TE 300i model year 2018. Karena menggunakan sistem injeksi yang disebut dengan Transfer Port Protocol (TPI), Husky mengklaim kalau TE 250i dan TE 300i terbaru memiliki emisi gas buang yang jauh lebih rendah dan lebih hemat bahan bakar dibandingkan dengan TE 250 dan TE 300 lawas yang masih pakai karburator. Nggak cuma itu aja, dalam pengisian bahan bakar TE 250i dan TE 300i nggak seribet TE 250 dan TE 300. Kenapa? Soalnya TE 250i dan TE 300i udah punya oil tank, oil pump, dan fuel pump, sehingga pencampuran bahan bakar dengan oli 2-stroke ini (orang Indonesia bilangnya oli samping) dilakukan oleh sistem secara otomatis. Di sisi lain TE 250 dan TE 300 lama pencampuran bahan bakar dan oli 2-stroke dilakukan manual. Jadi bro mesti nyampur bahan bakar dan oli dulu, baru kemudian dimasukin ke tangki bahan bakar. Ribet yak…

Ada hal lain lagi yang nggak kalah seru… TE 250i dan TE 300i dilengkapi dengan banyak sensor, mulai dari sensor suhu sampai dengan tekanan udara, membuat peforma motor ini nggak mengalami drop walaupun berada di ketinggian yang cukup ekstrem. Terus rider juga nggak perlu repot-repot narik tuas choke waktu ngidupin motor di pagi hari dalam kondisi udara masih dingin. Pokoknya tinggal pencet tombol starter, mesin langsung hidup dan bisa langsung digeber di jalur off road. Pokoknya TE 250i dan TE 300i menawarkan berbagai kemudahan dan keunggulan yang nggak bisa didapat di TE 250 dan TE 300. Ya walaupun nggak bisa dipungkiri dengan banyaknya komponen yang dipasang, membuat TE 250i dan TE 300i bobotnya sedikit lebih berat ketimbang TE 250 dan TE 300.

Baru-baru ini Husky ngeluarin video promosi mengenai motor enduro 2-stroke injeksi (TE 250i dan TE 300i) di jejaring sosial YouTube dengan judul “Enduro Model 2018 – Limitless Enduro”. Meskipun di judulnya tertulis Enduro Model 2018, tapi yang nongol cuma versi 2-stroke aja, sedangkan versi 4-stroke tak nampak. Dalam video itu seorang rider nunggang motor enduro 2-stroke injeksi, nggak tahu TE 250i atau TE 300i, dengan mudah menaklukkan berbagai rintangan di dalam hutan yang sangat terjal. Single track, jalur bebatuan, sampai dengan hill-hill tinggi dilibas dengan mudah oleh motor tersebut. Mungkin ini yang disebut sama Husky sebagai “Limitless Enduro” alias enduro tanpa batas! Monggo cek videonya di bawah ini!

Oh ya… Mungkin dalam waktu dekat TE 250i dan TE 300i model year 2018 bakal masuk ke Indonesia. Apalagi kran indent motor ini udah dibuka sejak beberapa bulan yang lalu. Sejumlah dealer resmi Husky biasanya minta booking fee Rp 20 juta buat konsumen yang mau indent TE 250i atau TE 300i. Terus berapa harganya? Di Indonesia TE 250i model year 2018 dijual resmi dengan harga Rp 149 juta, sedangkan TE 300i model year 2018 harganya tembus Rp 163,6 juta. Memang harga ini lebih mahal ketimbang TE 250 dan TE 300 model year 2017 yang masih pakai karbu. Kalau kata orang “ono rego ono rupo”. TE 250i dan TE 300i yang udah jelas punya fitur lebih baik, teknologi lebih advance, lebih irit bahan bakar, dan lebih ramah lingkungan wajar kalau dijual lebih mahal.


Advertisements