• Home »
  • Article »
  • Dari Tim Enduro Sampai Tim Rally Ikut Kembangkan Motor Enduro Sherco

Dari Tim Enduro Sampai Tim Rally Ikut Kembangkan Motor Enduro Sherco




Sherco merupakan brand motor asal Perancis yang awalnya hanya sebuah pabrikan kecil. Sherco lebih berkonsentrasi memproduksi dirt bike, mulai dari motor enduro sampai dengan motor trial. Kini Sherco bukanlah brand yang bisa dianggap remeh di segmen dirt bike. Bahkan Sherco telah menjadi salah satu pemain utama di segmen ini bersama dengan KTM dan Husqvarna karena produknya punya kualitas yang sangat baik dan bisa diterima oleh pasar.

Belum lama ini Sherco meluncurkan lineup motor enduro model year 2018. Ada banyak varian yang dikeluarkan Sherco. Untuk motor enduro 2-stroke bercokol varian seperti Sherco 125 SE-R Racing, Sherco 250 SE-R Racing, dan Sherco 300 SE-R Racing, sedangkan varian 4-stroke terdiri dari Sherco 250 SEF-R Racing, Sherco 300 SEF-R Racing, dan Sherco 450 SEF-R Racing. Selain itu, Sherco juga mengeluarkan varian dengan spesifikasi lebih tinggi meliputi Sherco 125 SE-R Factory, Sherco 250 SE-R Factory, Sherco 300 SE-R Factory, Sherco 250 SEF-R Factory, Sherco 300 SEF-R Factory, dan Sherco 450 SEF-R Factory. Itu belum termasuk varian Six Days dan varian cross-country. Jadi boleh dibilang lineup motor enduro Sherco itu jumlahnya banyak banget!

Ada satu info menarik yang Adventuriderz.com dapatkan mengenai motor enduro Sherco model year 2018 yang belum lama ini diluncurkan. Memang apa mas? Bersumber dari Enduro Illustrated, konon kabarnya riset atau pengembangan motor enduro Sherco model year 2018 dilakukan secara bergotong-royong yang melibatkan tim balap EnduroGP (Matt Phillips), tim balap Hard Enduro (Wade Young & Mario Roman), dan nggak ketinggalan pula tim balap Rally (Juan Pedrero, Adrien Metge, & Aravind KP).



Tim EnduroGP memberikan berbagai macam inputan mengenai karakter motor yang cocok seperti apa. Matt Phillips sendiri biasanya membalap dengan motor 300 4T. Kemudian tim Rally mendapatkan tugas melakukan pengetesan sasis dan pengembangan mesin. Track rally yang sangat kejam, umumnya berada di gurun pasir, adalah tempat yang sangat cocok untuk memberikan stress yang optimal terhadap frame dan mesin. Pengembangan mesin motor enduro Sherco dimulai dari yang 450 4T karena mesin inilah yang dipakai di ajang balap rally. Jadi Sherco RTR 450 Rally bisa disebut sebagai laboratorium berjalan. Di satu sisi mesti kompetitif di ajang balap rally, kemudian di sisi lain mesti melakukan riset dalam pengembangan mesin 4T Sherco yang bakal diterapkan di motor enduro produksi massal. Dari pengembangan 450 4T kemudian baru diturunkan ke mesin yang lebih kecil seperti 250/300 4T.

Terus apa tugas dari tim Hard Enduro? Wade Young dan Mario Roman jelas berperan besar dalam pengembangan motor enduro 2T, khususnya 250/300. Kenapa? Karena mereka berdua menggunakan motor enduro 250/300 2T ketika terjun di ajang balap Hard Enduro, dan di kompetisi Hard Enduro ini motor enduro 250/300 2T lah yang sangat berjaya. Beruntung sekali karena baik Wade Young maupun Mario Roman sangat kompetitif di kompetisi Hard Enduro, sehingga pengalaman dan masukan-masukan mereka dalam pengembangan motor enduro 2-stroke tentu sangat berharga.

Apakah pabrikan-pabrikan lain seperti KTM, Husqvarna, Beta, dan Gas Gas melakukan hal serupa, mengerahkan tim EnduroGP, Hard Enduro, sampai dengan Rally dalam pengembangan motor enduro mereka? Belum ada jawaban yang pasti. Namun ada sedikit informasi yang menyebut bahwa pabrikan seperti KTM juga melakukannya. Mereka melibatkan hampir semua tim balap di berbagai ajang kompetisi, tidak terkecuali tim balap Rally yang diisi oleh Sam Sunderland, Toby Price, Matthias Walkner, Antoine Meo, dan Laia Sanz. Kalau Beta dan Gas Gas mungkin nggak demikian ya. Soalnya mereka cuma punya tim di EnduroGP dan Hard Enduro. Nggak punya tim balap Rally.

Advertisements