• Home »
  • Article »
  • Beta Motorcycles Ternyata Sudah Lakukan Riset Mesin 2-Stroke Injeksi!

Beta Motorcycles Ternyata Sudah Lakukan Riset Mesin 2-Stroke Injeksi!




Bro sekalian… Belum lama ini Beta Motorcycles baru aja meluncurkan motor enduro 2-stroke baru dengan kapasitas mesin 125 cc. Motor ini diberi nama Beta RR 2T 125 dan menjadi varian paling kecil dalam lineup Beta RR series. Dengan tambahan motor baru ini, maka lineup motor enduro 2-stroke Beta berjumlah lima varian, yaitu Beta RR 2T 125, Beta RR 2T 250, Beta RR 2T 300, Beta Xtrainer 250, dan Beta Xtrainer 300. Sedagkan varian enduro 4-stroke masih tetap ada empat, antara lain Beta RR 4T 350, Beta RR 4T 390, Beta RR 4T 430, dan Beta RR 4T 480.

Walaupun mesinnya kecil, secara dimensi Beta RR 2T 125 ini nggak jauh berbeda dengan Beta RR 2T 250/300. Desain pun sama persis dengan kakak-kakaknya yang punya mesin lebih besar. Asli ini motor keren, digarap dengan sangat serius, detail ciamik, dan komponen-komponen yang dipasang juga kelas atas. Bisa dibilang Beta RR 2T 125 itu kecil-kecil cabe rawit. Meskipun kecil tapi performa yang sangat pedas dan ganas, khas motor enduro 2-stroke Eropa lah. Di pasaran Beta RR 2T 125 bakal bersaing ketat penjualannya dengan KTM 125 XC-W, Husqvarna TX 125, dan Sherco 125 SE-R Racing.

Stefano Fatigini (Head of R&D Beta) seperti dilansir Enduro Illustrated bilang, tujuan utama meluncurkan Beta RR 2T 125 nggak cuma untuk menambah market share Beta. Yang lebih penting dari itu adalah untuk terus menjaga kepercayaan rider agar terus terkoneksi dengan brand Beta. Saat ini Beta memiliki motor mungil 50 cc 2-stroke yang diperuntukkan bagi anak-anak. Ketika anak-anak ini sudah lebih dewasa dan berpengalaman, mereka bisa naik kelas ke Beta RR 2T 125 dulu sebelum ke jenjang yang lebih tinggi seperti 250/300 2-stroke atau 350/390/430/480 4-stroke. Lineup motor yang rapat diyakini bisa membuat rider betah menggunakan motor Beta tanpa harus pindah ke merek lain ketika ingin naik kelas.



Menurut Stefano, project Beta RR 2T 125 udah mulai digarap dari tahun 2014. Fokus Beta dalam menggarap motor ini adalah desain mesti oke dan mesin dibikin sendiri menggunakan sumber daya Beta sendiri (inhouse), bukan membeli mesin dari pabrikan lain. Memang ini bikin waktu pengerjaan jadi lebih lama, tapi Beta merasa lebih puas dengan hasilnya. Kemudian untuk masalah komponen, cukup banyak yang memiliki kesamaan dengan varian yang lebih besar. Misalnya frame Beta RR 2T 125 konsepnya nggak jauh berbeda dengan Beta RR 2T 250/300. Hanya saja dimensinya sedikit diperkecil untuk mengakomodasi ukuran mesin yang lebih mungil.

Ternyata nih bro… Dalam pengembangan mesin Beta RR 2T 125 ini Beta sempat mempertimbangkan menggunakan sistem pembakaran injeksi. Nggak cuma buat Beta RR 2T 125, tapi juga buat Beta RR 2T 250/300 dan Beta Xtrainer 250/300. Salah satu alasannya adalah agar motor ini comply dengan regulasi emisi Euro 4, biar motor nggak cuma dipakai di medan off road, tapi juga bisa diregistrasikan sebagai motor street legal. Bahkan sistem injeksi pada mesin 125 2-stroke diuji coba secara beriringan dengan sistem karburator. Tapi faktanya sistem injeksi tidak menawarkan banyak perbedaan dibandingkan dengan sistem karbu. Apalagi sistem karbu pun sudah cukup untuk membuat mesin Beta RR 2T 125 comply dengan Euro 4. Penggunaan sistem injeksi kemudian dilengserkan dari agenda Beta. Beta RR 2T 125 tetap sama seperti Beta RR 2T 250/300, yaitu menggunakan karburator dan lolos Euro 4. Toh dengan pemasangan sistem injeksi bakal membuat harga jual merangkak naik.

“Kami sempat mempertimbangkan untuk menggunakan sistem injeksi. Tujuan utamanya adalah membuat motor baru ini comply dengan regulasi Euro 4, sehingga kami memulai mengetes sistem injeksi berbarengan dengan sistem karbu. Seluruh anggota tim development bekerja sangat keras, kami sangat senang bisa menemukan jalan untuk mendapatkan homologasi (Euro 4) menggunakan sistem karbu, sehingga kami langsung pergi ke jalan raya. Kami juga mengetes sistem pembakaran injeksi dan menemukan bahwa ketika riding sistem injeksi tidak menawarkan banyak hal. Di samping itu, penawaran karburator Keihin yang terbaru sangat bisa diandalkan dan bekerja sangat baik dalam berbagai kondisi. Juga, target utama kami sejak pertama kali mengembangkan motor enduro terbaru adalah menjaga harganya sebisa mungkin tidak berbeda jauh dari model tahun lalu. Pindah ke sistem injeksi akan meningkatkan biaya yang dibebankan kepada pelanggan dan membuat perawatan jadi lebih sulit karena semua hal lebih complicated,” ungkap Stefano.

Menurut Stefano, Beta akan selama mungkin menggunakan sistem karbu pada mesin 2-stroke selagi bisa. Ketika sistem karbu sudah tidak bisa memenuhi standar regulasi emisi terbaru, maka peluang berganti ke sistem injeksi terbuka lebar. Regulasi emisi Euro 5 baru akan berlaku pada tahun 2020, sehingga sebelum tahun 2020 Beta masih tetap mengandalkan sistem karbu pada mesin 2-stroke. Satu hal yang paling penting, Beta udah punya teknologi injeksi buat mesin 2-stroke. Suatu saat diperlukan, Beta nggak perlu riset dari awal. Tinggal menyempurnakan agar sistem itu menjadi lebih baik.

“Prioritas kami adalah tetap menggunakan mesin karbu selama mungkin. Sekarang kami bisa memenuhi target emisi yang diperlukan. Ketika tidak memungkinkan lagi menggunakan karbu, kami akan pindah ke sistem injeksi. Kami sudah memiliki beberapa info penting mengenai teknologi sistem injeksi, sehingga ini akan menjadi opsi ketika kami ditanya mengenai langkah lanjutan untuk menghadapi regulasi yang lebih ketat Euro 5. Tapi itu tidak akan terjadi sebelum 2020,” katanya.

Nah… Kayaknya memang cuma KTM dan Husky yang pakai sistem injeksi di motor enduro 2-stroke, setidaknya sampai tahun 2020. Itupun baru terbatas pada varian KTM 250/300 EXC TPI dan Husky TE 250i/TE300i. Mesin yang lebih kecil belum pakai. Baru mulai tahun 2020 nanti bakal rame yang pakai sistem injeksi di mesin 2-stroke, dari Beta sampai dengan Sherco akan pakai. Bahkan Beta dan Sherco nggak akan pakai sistem injeksi kalau nggak kepepet, nggak nggak mentok dengan regulasi emisi terbaru. So, pengen nyicip motor enduro 2-stroke injeksi dari Beta? Masih lama bro!

Advertisements