• Home »
  • Article »
  • Proses Riset Trail Murah Suzuki Sedang Berjalan, Mesin Pakai 150 cc!

Proses Riset Trail Murah Suzuki Sedang Berjalan, Mesin Pakai 150 cc!


Bro sekalian… Suzuki telah memasukkan motor trail DR200S ke Indonesia melalui impor utuh dari Jepang. Motor itu memang nggak dijual bebas ke pasaran karena hanya dipergunakan sebagai kendaraan dinas dari instansi pemerintah, salah satunya adalah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kabarnya udah ada ribuan unit DR200S yang dikirimkan oleh Suzuki kepada Polri. Ternyata, dipakainya DR200S oleh Polri ini direspon dengan baik oleh para penggemar trail di Tanah Air dan mereka menginginkan Suzuki ikut bermain di segmen motor trail entry level!

Informasi terbaru yang berbedar, Suzuki cukup sigap menanggapi permintaan itu. Sekarang rumornya Suzuki sudah masuk dalam tahap riset dan pengembangan motor trail entry level di Jepang. Walaupun pengembangan dilakukan di Jepang, namun motor itu nantinya akan ditujukan bagi market Indonesia. Satu hal yang cukup menarik, Suzuki nggak akan menggunakan mesin 200 cc seperti DR200S pada motor trail murahnya itu. Sebagai gantinya mesin 150 cc lah yang bakal dipakai. Cuma Suzuki sedang mempertimbangkan dua opsi, yaitu apakah akan menggunakan mesin 150 cc DOHC atau malah menggunakan mesin 150 cc SOHC seperti para kompetitor.

Misal Suzuki menggunakan mesin 150 cc DOHC, basisnya udah ada pada Satria F150/GSX-R150/GSX-S150. Mesin itu tinggal di-tuning ulang biar karakternya lebih cocok buat motor trail. Terus gimana kalau pakai mesin 150 cc SOHC? Itu juga nggak susah-susah amat mestinya bagi Suzuki. Mereka bisa aja memelarkan mesin Thunder 125 menjadi 150 cc atau melakukan downsized mesin DR200S. Toh basis mesin Thunder 125 dan DR200S itu terlihat mirip-mirip, menggunakan mesin SOHC dua klep dengan pendingin udara.

Bagi Adventuriderz.com sendiri bakal lebih menarik kalau Suzuki menggunakan mesin 150 cc DOHC. Kenapa? Karena Kawasaki KLX150 yang menjadi market leader di segmen motor trail entry level sekarang pakai mesin 150 cc SOHC. Terus calon penantang Kawasaki KLX150, yaitu Honda CRF150 lokal buatan AHM, juga pakai mesin 150 cc SOHC. Mesin DOHC memang lebih complicated, lebih mahal, kurang simple juga merawatnya, tapi bisa menjadi pembeda dibandingkan dengan para pesaing. Apalagi mesin 150 cc DOHC dari Suzuki punya power yang melimpah lengkap dengan torsi yang nggak kalah gede. Itu bisa jadi nilai jual yang utama!

Ntah itu menggunakan mesin 150 cc DOHC atau SOHC, yang pasti motor trail entry level dari Suzuki nggak akan nongol ke pasaran dalam waktu dekat. Selentingan kabar menyebutkan motor ini dipersiapkan oleh Suzuki untuk tahun 2018. Jika kabar ini benar, motor trail 150 cc dari Suzuki cukup layak ditunggu. Tapi sembari menunggu, nggak ada salahnya juga pakai motor trail yang udah ada di pasaran. Kawasaki KLX150 dengan sejumlah upgrade not bad buat fun off road. Atau mau nunggu Honda CRF150 yang mau dirilis pertengahan Oktober nanti?

Advertisements