Kenalan dengan Brute Force 300 – ATV Termungil dari Kawasaki



Kawasaki sangat dikenal luas sebagai pabrikan yang identik dengan motor ber-DNA sport dari klan Ninja series dan DNA trail dari klan KX/KLX series. Nggak bisa dipungkiri, Ninja series dan KLX series adalah dua varian motor yang paling laris di Indonesia. Tapi siapa sangka Kawasaki juga punya produk lain selain motor, yaitu All Terrain Vehicle (ATV). Sekarang kita kenalan yuk dengan Kawasaki Brute Force 300, sebuah ATV dengan mesin paling mungil yang dimiliki oleh Kawasaki!

Di Indonesia ATV memang nggak begitu populer. Kebanyakan ATV hanya digunakan oleh pengelola tempat-tempat wisata sebagai kendaraan rental. Itupun biasanya yang dipakai adalah ATV low-end dengan harga relatif murah. Untuk ATV high-end lebih lazim dipakai oleh perusahaan perkebunan, sedangkan pengguna perseorangan masih jarang yang melirik ATV. Apalagi ATV high-end, jarang banget. Buat main off road, orang Indonesia lebih demen pakai motor trail ketimbang ATV. Padahal nggak kalah seru juga lho off road pakai ATV.

Nah… Di pasar global, khususnya Amerika Serikat, Kawasaki punya ATV dengan nama Brute Force 300. Kalau dilihat dimensi dan desainnya, Brute Force 300 cenderung seperti ATV utility yang bisa digunakan mengangkut barang hasil perkebunan, alat pertanian, hasil peternakan, hingga bisa dipakai untuk melakukan towing kereta berisi barang-barang. Kenapa? Karena di Brute Force 300 terdapat rak bagasi, baik itu di bagian depan maupun bagian belakang. Perlu diingat, rak bagasi itu bukan untuk mengangkut manusia seperti di sini, tapi dipakai buat angkut barang. Kapasitas angkut barang yang dimiliki oleh Brute Force 300 kurang lebih 50 kg, sedangkan kemampuan towing dia mampu menarik beban tanpa kerepotan hingga 500 pound atau kurang lebih setara dengan 227 kg.

Soal mesin, Brute Force 300 mengandalkan mesin satu silinder SOHC 4-stroke dengan kapasitas 271 cc yang dipadu dengan sistem pembakaran karburator dari Keihin CVK32. Wah ternyata pakai mesin yang cukup sederhana dan nggak aneh-aneh ini bro! Gimana dengan sistem transmisinya? Ternyata Brute Force 300 pakai transmisi otomatis 2-speed (mode high-low) lengkap dengan mode mundur (reverse). Pengoperasian transmisi kayaknya lumayan gampang, pakai tuas yang ditaruh di sebelah kanan persis di samping tangki bahan bakar. Jadi soal pengoperasian dipastikan nggak seribet ATV dengan transmisi full manual. Terus rem depan-belakang pakai tuas di handlebar yang dioperasikan menggunakan kedua tangan. Sayangnya Brute Force 300 masih mendalkan sistem penggerak 2WD, belum pakai 4WD, dan belum pakai electronic power steering (EPS). Karena ini ATV entry level dari Kawasaki mungkin bisa dimaklumi. Iya nggak?

Walaupun Brute Force 300 lebih condong sebagai ATV utility, tapi nggak menutup kemungkinan ATV ini bisa juga dipakai bermain off road. Tentu bukan untuk off road yang sangat berat. Fun off road masih oke lah… Memang kenapa mas? Adventuriderz.com sih belum pernah pakai Brute Force 300. Tapi berkaca pada pengalaman pakai ATV full otomatis, torsi dan tenaganya kurang greget buat main off road yang berat. Apalagi kalau udah nyangkut dan dipaksa geber terus, ada gejala bau sangit dari van belt yang selip. Brute Force 300 bisa jadi nggak kayak gitu. Cuma nggak tahu kenapa kayaknya lebih mantap off road pakai yang manual. Toh Kawasaki memang menargetkan Brute Force 300 untuk rider muda mulai dari 16 tahun yang pengen seneng-seneng naik ATV, bukan buat off road yang serius.

Oh ya, Brute Force 300 dijual dengan harga US$ 4.299 di Amerika Serikat. Kalau dikurskan jadi sekitar Rp 58 jutaan saat tulisan ini diterbitkan. Itu belum termasuk destination charge US$ 350 atau sekitar Rp 47,5 jutaan. Sebenarnya nggak mahal-mahal amat yah. Produk dari merek lokal Viar Razor 300 aja di sini udah lebih dari Rp 50 juta. Sayangnya Brute Force 300 nggak masuk ke Indonesia secara resmi via ATPM, dalam hal ini Kawasaki Motor Indonesia (KMI). KMI cuma jualan motor, nggak mau jualan produk Kawasaki yang lain. Tapi kalau tetap ngotot mau beli, Adventuriderz.com beberapa kali pernah liat Brute Force 300 di importir umum maupun outlet-outlet yang khusus menjual ATV. Untuk harga pasti lebih mahal daripada di pasar global.


Advertisements