• Home »
  • Article »
  • Toshiyuki Inuma Akui Layanan Purna Jual Jadi Poin Kekurangan CRF150L

Toshiyuki Inuma Akui Layanan Purna Jual Jadi Poin Kekurangan CRF150L


Yeaaah… Hanya dalam waktu empat hari lagi, persisnya 9 November 2017, PT Astra Honda Motor (AHM) akan merilis motor trail entry level Honda CRF150L. Presiden Direktur AHM Toshiyuki Inuma udah banyak buka-bukaan mengenai CRF150L ini bro, mulai dari harga yang reasonable sampai dengan pilihan mesin. AHM memang belum ngumumin berapa harga CRF150L, tapi diyakini bakal kompetitif untuk melawan Kawasaki KLX150 series. Kemudian dari sisi mesin, Inuma udah blak-blakan bilang CRF150L menggunakan mesin yang sama seperti Verza dengan alasan mesin ini bobotnya enteng, bandel, serta perawatannya mudah dan murah!

Ternyata nih bro… Ada hal lain yang diungkapkan oleh Inuma mengenai CRF150L. Bukan soal keunggulannya, tapi mengenai kelemahannya. Jarang-jarang lho petinggi pabrikan membuka kelemahan produknya sendiri. Menariknya Inuma justru memilih jalan yang berbeda. Nah, menurut Inuma, salah satu poin kekurangan yang melekat pada CRF150L adalah layanan purna jual. Kok bisa ya??

“Tugas kami yang paling penting untuk CRF150 adalah fokus pada pelayanan maksimal kepada konsumen. Karena sepertinya itu masih menjadi poin kekurangan kami yang harus segera dipenuhi. Memang saat ini kami punya 3.700 lebih AHASS (Astra Honda Authorized Sevice Station) di seluruh Indonesia. Tentu akan kita siapkan jaringan yang akan benar-benar bisa melayani konsumen CRF150 secara maksimal,” ungkap Inuma, dikutip dari Dapurpacu.com.

Memang sih Inuma nggak menyebutkan detail gimana kekurangan layanan Honda kepada CRF150L ini. Tapi kalau Adventuriderz.com tebak, CRF150L ini motor entry level alias motor biasa, bukan masuk kategori motor premium, otomatis motor ini bisa dijual oleh seluruh jaringan dealer Honda. Honda Regular Dealer, Honda Wing Dealer, sampai dengan dealer yang punya label Honda Big Wing Dealer bisa menjual CRF150L. Itu berarti pula dealer Honda yang ada di pelosok sekalipun berhak menjual CRF150L. Masalahnya adalah, CRF150L bukanlah motor yang bisa dijual dengan volume sangat tinggi. Soalnya market motor trail itu lumayan segmented. Bisa laku 3.000-an unit per bulan kayaknya udah lumayan. Jadi bakal agak repot memaksa semua dealer nyetok suku cadang CRF150L kalau jualan per dealer, apalagi dealer kecil, cuma bijian per bulan. IMHO Honda perlu menyiapkan skema yang pas buat menyiasati masalah purna jual ini. Tapi dari pernyataan Inuma, mereka udah mikirin banget masalah ini. Dan udah jadi kebiasaan Honda, mereka nggak akan cuci tangan menjual produk tanpa memberi layanan purna jual yang memadai.

Advertisements