AHM Targetkan Penjualan CRF150L Tembus 35.000 Unit Setahun




Bro sekalian… Astra Honda Motor (AHM) telah resmi meluncurkan motor trail entry level Honda CRF150L di Indonesia. Dengan spesifikasi, fitur, dan teknologi yang lebih baik, faktanya adalah CRF15L dibandrol dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan kompetitornya, Kawasaki KLX150 BF series. AHM menjual CRF150L dengan patokan harga Rp 31,8 juta on the road Jakarta. Gurih banget ya harganya…

Yups… Dengan fitur yang lebih baik, spesifikasi lebih tinggi, dan harga lebih murah, AHM optimis bisa menjual 35.000 unit CRF150L dalam setahun. Kalau dirata-rata sih sekitar 2.900-3.000 unit per bulan. Target yang diusung oleh AHM memang cukup moderat dan masuk akal. Soalnya Kawasaki KLX150 series all variant (termasuk D-Tracker series) dalam sebulan bisa terjual sekitar 4.000-5.000 unit. Apakah ini berarti CRF150L bakal bisa menggilas penjualan KLX150?

Adventuriderz.com tentu nggak bisa memastikan. Tapi ada dua peluang yang paling memungkinkan. Peluang pertama, dengan adanya CRF150L justru pasar motor trail ini semakin berkembang. Dengan demikian CRF150L punya penggemar sendiri dan KLX150 penjualannya nggak terpengaruh dengan kehadiran si motor trail baru. Artinya, jika peluang ini terjadi maka market motor trail bisa menggelembung dari 4.000-5.000 unit per bulan jadi 7.000-8.000 unit per bulan. Peluang yang kedua adalah market motor trail tetap alias nggak berubah di angka 4.000-5.000 unit per bulan. Kalau yang terjadi kayak gini sih bisa dipastikan antara Honda dan Kawasaki bakal saling libas, sehingga ada pihak yang tergerus penjualannya (KLX150).

IMHO CRF150L punya desain yang cakep dan menggoda. Apalagi dia udah pakai suspensi depan model upside down berdiameter 37 mm buatan Showa, suspensi belakang mono shock dengan mekanisme Pro-Link khas Honda, velg aluminium dengan ring 18-21 inch, dan konsol speedometer full digital yang minimalis. Soal mesin sebenarnya CRF150L nggak bisa dibilang waaah… CRF150L mengusung mesin yang diambil dari basis Verza. Itu berarti mesinnya relatif sederhana, berkapasitas 149 cc, 4-stroke, SOHC, 4-valve, dan berpendingin udara. Dengan mengandalkan sistem pembakaran injeksi PGM-FI dan transmisi manual 5-percepatan, dari data teknis menunjukkan power dan torsi CRF150L memang sedikit lebih unggul dibandingkan dengan KLX150 series. Hmmm… Bikin celengan ambrol nih!



Advertisements