KTM Pamerkan Motor Balap KTM 450 RALLY Terbaru, Apa yang Berbeda?





Di EICMA Milan 2017, pabrikan motor asal Austria, KTM, memamerkan motor balap KTM 450 RALLY yang terbaru model year 2018. Rencananya KTM 450 RALLY terbaru inilah yang akan digunakan di ajang balap Rally Dakar 2018 oleh sejumlah rider Red Bull KTM Factory Racing seperti Sam Sunderland, Matthias Walkner, Toby Price, dan Antoine Meo. Mungkin ada beberapa rider lain yang bakal menggunakan KTM 450 RALLY model year 2018, termasuk Laia Sanz (KTM Factory Racing) dan sejumlah rider tim privater. Pertanyaannya, apa yang beda dari KTM 450 RALLY model year 2018 dibandingkan dengan KTM 450 RALLY generasi sebelumnya?

KTM 450 RALLY model year 2018 bukan pertama kalinya nongol di hadapan publik di EICMA 2017. Justru motor ini udah dipakai para rider Red Bull KTM Factory Racing di seri terakhir FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017, yaitu OiLibya Rally 2017 di Maroko pada Oktober lalu. Sayangnya, baik di OiLibya Rally maupun di EICMA, KTM nggak memberikan penjelasan yang cukup detail mengenai KTM 450 RALLY model year 2018. Salah satu rider Red Bull KTM Factory Racing Sam Sunderland cuma bilang perlu waktu dua tahun untuk mengembangkan motor ini, dan KTM banyak melakukan pengetesan di Gurun Sahara – Maroko yang punya suhu hingga 50 derajat Celsius untuk melihat durabilitas KTM 450 RALLY model year 2018. Mungkin temen-temen penasaran, kenapa kok Gurun Sahara yang jadi lokasi pengetesan? Karena Gurun Sahara menjadi salah satu lokasi dengan suhu paling panas di dunia. Suhunya memang berkisar sekitar 50-an derajat Celsius, bahkan pernah tercatat suhu paling tinggi di sini tembus 58 derajat Celsius. Durabilitas motor benar-benar bisa diuji di suhu yang sangat ekstrem kayak gini.



“Perlu waktu dua tahun pengetesan untuk sampai pada tahap ini. Kami menghabiskan banyak waktu pada suhu 50 derajat Celsius di Maroko untuk melakukan pengetesan durabilitas. Pekerjaan yang sangat banyak itu telah selesai dituangkan ke dalam motor ini dari seluruh anggota tim, dan dengan kemenangan pada penampilan perdana motor ini di Maroko (OiLibya Rally), itu menjadi pertanda yang bagus untuk menghadapi Rally Dakar,” ungkap Sam Sunderland, dikutip dari Enduro21.com.

Kalau kita melihat fisiknya, banyak banget perubahan yang terjadi pada KTM 450 RALLY model year 2018 dibandingakan dengan KTM 450 RALLY model year 2017. Motor baru terlihat lebih ramping dan lebih ringkas. Malah bisa dibilang lebih mirip seperti motor enduro ketimbang motor rally. Ini benar-benar evolusi yang luar biasa dari KTM. KTM 450 RALLY paling gres ini jelas punya bodywork baru yang dilengkapi dengan mesin yang benar-benar baru pula performa yang lebih beringas. Untuk mengimbangi mesin baru, KTM juga memasang engine management system (EMS) baru dengan throttle body yang lebih baik.

KTM 450 RALLY model year 2018 mendapatkan air box baru dan frame yang total baru untuk meningkatkan kelincahan dan handling yang lebih baik. Belum lagi suspensi belakang ikutan baru untuk mengimbangi swing arm baru. Makanya nggak heran kalau KTM 450 RALLY model year 2018 disebut sebagai all new bike. Soalnya banyak banget komponen baru yang dijejalkan pada motor ini.

KTM memang nggak mau buka-bukaan mengenai KTM 450 RALLY model year 2018. Gimana dengan ridernya? Beruntung Toby Price mau sedikit memberikan bocoran terkait dengan motor baru ini. Menurut Toby Price KTM 450 RALLY model year 2018 punya bobot yang lebih enteng 10 kg dibanding KTM 450 RALLY model year2017. Efeknya adalah motor jadi lebih mudah dikendarai dan handlingnya lebih lincah, terutama pada karakter track yang banyak tikungan. Bahkan Toby Price nggak ragu-ragu menyebut mengenai KTM 450 RALLY terbaru mirip seperti ketika dia menggeber motor motocross.

“Impresi pertamaku ada perbedaan besar dari segi penampilan dan feel berkendara. Motor ini lebih ramping, lebih ringan, dan jauh lebih mudah kendarai daripada motor lama. Dan ini punya handling yang jauh lebih baik. Ini merupakan langkah menuju arah yang tepat pastinya. Pertama kali di atas motor (KTM 450 RALLY model year 2018), aku tidak perlu waktu lama untuk membiasakan diri. Ini tetaplah motor yang besar, tapi kamu dapat merasakan perbedaan dengan penurunan bobot 10 kg. Ini lebih ringan dan lebih gesit, yang membantu saat melintasi track yang teknikal seperti dasar sungai atau bagian yang berpasir,” ungkap Price kepada Transmoto, dikutip dari Goracing.id.

“Motor ini terasa lebih stabil, terutama ketika kamu berada di ujung tikungan. Dengan motor lama, saat kamu melewati titik keseimbangan, rasanya begitu berat dan ingin melemparkannya. Motor baru terasa jauh lebih ringan pada kondisi itu, ini seperti mengendarai motor Motocross. Aku merasa motor KTM 450 RALLY terbaru lebih aman dikendarai lantaran lebih ringan dan punya handling lebih baik, yang aku harap itu berarti juga tidak cepat membuat lelah pada event-event besar seperti Dakar,” lanjut Price.

Nggak bisa dipungkiri, KTM itu sangat dominan di ajang balap Rally Dakar. Bahkan KTM udah jadi juara 16 kali berturut-turut sampai Rally Dakar 2017 lalu, dan sekarang sedang mengincar gelar juara ke-17 secara beruntun. KTM sepertinya sadar banget tim-tim lain kayak Honda, Yamaha, dan Sherco berkembang lumayan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Malah Honda nyaris juara di Rally Dakar 2017 sebelum digagalkan Sam Sunderland. Makanya KTM menyiapkan motor baru biar semakin kuat dalam menghadapi Rally Dakar 2018. Apa ini jadi pertanda kalau KTM bakal menang lagi di Rally Dakar 2018?

Advertisements