• Home »
  • Article »
  • Wah… Ternyata Ada Kawasaki KLR650 Bermesin Diesel, Suaranya Ngeri!

Wah… Ternyata Ada Kawasaki KLR650 Bermesin Diesel, Suaranya Ngeri!


Temen-temen Adventuriderz.com sekalian… Mesin motor itu lazimnya menggunakan bahan bakar bensin. Ntah itu mesin 2-stroke ataupun 4-stroke semuanya pakai bahan bakar bensin. Tapi pernah nggak sih kalian kepikiran dengan motor bermesin diesel? Memang agak sulit dipercaya ada motor bermesin diesel. Kenapa? Karena mesin diesel itu umumnya berbobot berat, berukuran besar, getaran kencang, dan suara mesin kasar. Karakter itu membuat mesin diesel nggak cocok diaplikasikan di motor. Namun faktanya, motor bermesin diesel itu pernah ada dan diproduksi secara massal lho! Menariknya lagi, motor itu bergenre trail alias dual sport!

Motor dual sport bermesin diesel itu bernama Kawasaki M1030M1 yang diproduksi pada tahun 2005 oleh Hayes Diversified Technologies (HDT), sebuah perusahaan yang berbasis di California – Amerika Serikat, untuk digunakan sebagai kendaraan dinas bagi Angkatan Laut Amerika Serikat alias United States Marine Corps (USMC). Kawasaki M1030M1 dibangun dari basis rangka motor dual sport legendaris yang masih eksis sampai sekarang, Kawasaki KLR650, sedangkan mesinnya berkapasitas 611 cc satu silinder berpendingin cairan bikinan HDT sendiri. Selain frame, HDT juga memanfaatkan transmisi Kawasaki KLR650 pada motor ini.

Bagaimana dengan performanya? Motor dual sport bermesin diesel 611 cc satu silinder ternyata punya performa yang nggak buruk-buruk amat. Tenaga motor tembus 30 HP di putaran mesin 5.700 rpm, sesuai dengan karakter mesin diesel yang bisa mencapai tenaga puncak di rpm rendah. Lalu bobot motor mencapai 166 kg dan motor bisa berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 9,7 detik, sedangkan kecepatan maksimal berada di angka 150 km/jam. Satu hal lagi, konsumsi bahan bakar Kawasaki M1030M1 tergolong sangat irit untuk mesin 611 cc karena hanya menghabiskan 1 liter solar untuk menempuh jarak 40 km. Impresif juga untuk motor bermesin besar dengan performa yang nggak terlalu payah.

Mungkin ada pertanyaan, kenapa militer Amerika Serikat nyeleneh pesen motor bermesin diesel? Ternyata alasan yang diberikan cukup simple. Katanya biar gampang dan nggak repot waktu bawa logistik. Maksudnya gini, hampir semua kendaraan milik USMC menggunakan mesin diesel, mulai dari mobil, Jeep, hingga tank. Semuanya pakai bahan bakar solar. Kalau motor pakai bahan bakar solar juga, tentu USMC ya cuma perlu bawa logistik solar aja alias cuma satu macam bahan bakar, nggak perlu bawa dua macam bahan bakar solar dan bensin sekaligus. Alasan lainnya adalah mesin diesel dinilai jauh lebih hemat bahan bakar dibanding mesin bensin dengan kapasitas yang sama. Masuk akal kan?

Oh ya… Selain versi militer, HDT juga memproduksi massal motor dual sport diesel untuk dijual kepada konsumen umum. Motor versi sipil diberi nama Kawasaki Bulldog D650-A1LE. Perbedaan paling utama antara versi militer dan versi sipil terletak pada performa mesin. Versi sipil rupanya lebih powerful yang berimbas pada konsumsi bahan bakar yang lebih boros. Dulu saat launching di Amerika Serikat pada 2007, Kawasaki Bulldog D650-A1LE dibandrol dengan harga US$ 18.999 atau kurang lebih setara dengan Rp 257 jutaan. Nggak tahu deh sekarang masih diproduksi atau nggak.

Terakhir nih bro… Selain punya desain yang sangat garang walaupun terkesan jadul, M1030M1 dan Kawasaki Bulldog D650-A1LE dengan mesin dieselnya itu memiliki suara yang sangat unik. Asli aneh banget suaranya. Dalam kondisi idle suara mesin diesel 611 cc satu silinder persis suara mesin jahit manual dengan tempo yang lebih cepat. Tapi begitu gas ditarik, suaranya jadi kayak mesin 4-stroke yang udah diganti knalpot pakai knalpot free flow. Nggak lupa asap hitam khas mesin diesel mengepul dari knalpot saat mesin digeber. Suer ini motor memang unik dan berkarakter!

Advertisements