Balada Helm TRX-3 Pada Paket Penjualan Honda CRF150L




Bro sekalian… Seperti kita ketahui Astra Honda Motor (AHM) langsung gerak cepat dengan mengirimkan unit ke seluruh jaringan dealer Honda begitu motor trail CRF150L resmi diluncurkan. Saking cepatnya, sekarang unit CRF150L udah banyak yang tersedia di jaringan dealer Honda, terutama yang ada di Pulau Jawa. Dan yang nggak kalah menarik lagi, udah banyak konsumen yang menerima pengiriman unit CRF150L! Tapi belakangan justru ada polemik yang cukup kencang mengenai CRF150L saat motor itu dikirimkan ke tangan konsumen. Masalah apa memang mas? Masalah helm!

Di Indonesia udah lazim dalam paket jual-beli motor baru terdapat helm gratisan. Adventuriderz.com masih belum cukup paham, tapi kayaknya sih memang ada aturan di undang-undang, di mana pabrikan wajib menyediakan helm dengan standar SNI. Polemik yang terjadi adalah CRF150L dijual dengan harga nyaris Rp 32 juta OTR Jakarta itu diberi helm gratisan model open face TRX-3 dalam paket penjualannya. Di sini banyak yang menilai helm open face TRX-3 nggak layak diberikan kepada rider penyemplak CRF150L karena kualitasnya yang jauh dari harapan. Apalagi model helm TRX-3 nggak match sama sekali dengan konsep adventure yang diusung oleh CRF150L. Padahal pada berbagai iklan maupun sesi test ride, para penyemplak CRF150L selalu menggunakan helm off road full face lengkap dengan goggles. Istilahnya bintang iklan maupun undangan test ride pakai helm off road full face komplit dengan goggles kok malah yang beli cuma dapat helm open face TRX-3??

Helm Honda TRX-3 dalam paket penjualan CRF150L

Helm Honda TRX-3 dalam paket penjualan CRF150L

Okee… Adventuriderz.com cuma mau sedikit berceloteh. Pertama, saat Honda udah ngasih helm TRX-3 gratisan dengan standar SNI, berarti kewajiban udah gugur. Karena dalam undang-undang yang diminta adalah menyediakan helm dengan sertifikasi SNI, terlepas dari kualitasnya yang seringkali jauh dari harapan. Kedua, saat beli motor, khususnya CRF150L, konsumen biasanya punya budget sendiri untuk beli helm, sedangkan helm dalam paket pembelian motor nggak dipakai. Apalagi helm sekelas TRX series. Jelas emoooh… Kecuali kalau hadiahnya helm branded beda cerita. Ketiga, helm off road full face Honda kayak yang dipakai brand ambassador maupun saat sesi test ride itu bisa dibeli terpisah di dealer Honda dengan harga yang sebenarnya nggak terlalu mahal. Kabarnya sih cuma Rp 350.000 belum termasuk goggles. Jadi udah ada solusi juga dari Honda, kalau konsumen nggak mau pakai helm TRX-3, ada kok helm yang lebih bagus, helm off road full face, dengan desain, warna, dan karakater yang klop banget sama CRF150L. Masa’ iya sanggup beli motor Rp 32 juta tapi nggak sanggup beli helm Rp 350.000??

Helm off road full face Honda CRF150L yang dijual terpisah

Helm off road full face Honda CRF150L yang dijual terpisah

Perkaranya bukan masalah sanggup atau nggak sanggup beli helm off road beneran. Tapi misal Honda mau berkaca pada pabrikan lain tentu bakal lebih baik. Contoh nih, Kawasaki ngasih helm off road full face KYT Cross Pro buat para pembeli KLX150 dan D-Tracker. Beberapa helm KLX150 ada juga yang dilabelin INK walaupun bentuknya sama aja. Nggak masalah karena baik KYT ataupun INK dibuat oleh satu perusahaan, PT Tarakusuma Indah. Kemudian Viar menyediakan helm gratisan juga KYT Cross Pro bagi konsumen yang membeli motor trail. Apa helm KYT Cross Pro itu mahal? Nggak sama sekali. Harga eceran KYT Cross Pro sekitar Rp 400.000. Harganya malah sedikit lebih mahal dibandingkan dengan helm off road full face yang dijual terpisah oleh Honda. Salutnya, Kawasaki dan Viar memberikan secara gratis, bukan dijual terpisah. Apakah helm ini mau dipakai atau nggak sama konsumen sih lain soal ya. Yang pasti pabrikan udah mau ngasih helm yang proper, kualitas lebih bagus walaupun bukan yang terbaik, dan model helm juga match dengan motor yang dijual. Bayangin deh bro, kalau pabrikan ngasih helm yang bagus dengan konsep sama seperti motor yang dijual, terus konsumen mau pakai helm itu pada setiap kegiatannya, pasti brand image juga ikut terjaga dengan sangat baik. Apalagi pabrikan ini sangat concern dengan kampanye safety riding #Cari_Aman yang salah satunya menekankan untuk menggunakan safety gear yang bagus dan stylist. IMHO kecenderungan konsumen nggak mau pakai helm gratisan itu karena desainnya jelek dan kualitasnya buruk.



“Kami ingin anak muda memiliki pemikiran yang berbeda dengan perspektif baru tentang keselamatan melalui bahasa yang ringan dan seru khas anak muda. Kami ingin mereka menyadari bahwa mengenakan perlengkapan keselamatan berkendara tidak hanya demi keselamatan, tetapi bisa menjadi bagian dari gaya hidup. Helm dan jaket tidak hanya akan membuat Anda aman saat berkendara, tetapi juga dapat membuat Anda terlihat lebih menarik, keren, dan stylish. Kami pun memahami betapa energiknya para anak muda dalam beraktivitas. Oleh karena itu, untuk mengantarkan mereka meraih banyak hal berharga dalam hidup dan mencapai impian mereka, hal pertama kali yang perlu mereka lakukan adalah #Cari_Aman,” ungkap Executive Vice President Director Astra Honda Motor Pak Johannes Loman saat memperkenalkan tagline #Cari_Aman, dikutip dari website Astra Honda Motor.

Coba perhatikan kalimat yang di-bold itu ya… Apa dengan pakai helm TRX-3 para rider Honda CRF150L akan terlihat menarik, keren, dan stylish? Monggo share urun rembugnya bro…

Helm Kawasaki KLX150 KYT Cross Pro

Helm Viar KYT Cross Pro

Advertisements