Lima Alasan Kenapa Pengguna KLX150 Tidak Perlu Pindah ke CRF150L


Di bulan November 2017 yang lalu Astra Honda Motor (AHM) secara resmi meluncurkan motor trail Honda CRF150L di Indonesia. Jelas motor ini menjadi pesaing langsung bagi Kawasaki KLX150 yang udah malang-melintang di segmen motor trail sejak tahun 2009. Bisa dibilang CRF150L memberikan paket motor yang sangat menarik. Mulai dari desain yang fresh dan keren, suspensi depan menggunakan model upside down buatan Showa dengan stroke yang panjang, konsol speedometer full digital, mengaplikasikan sistem pembakaran injeksi, dan yang nggak kalah menarik CRF150L dibandrol lebih murah ketimbang KLX150 BF.

Berbagai keunggulan yang diboyong oleh CRF150L itu bikin para penggemar motor trail kepincut, nggak terkecuali dari kalangan rider yang sebelumnya udah pakai KLX150. Ada beberapa pertanyaan yang masuk ke newsroom Adventuriderz.com. Rata-rata mereka bertanya, worth it nggak kalau pindah haluan dari KLX150 ke CRF150L? Sebenarnya sah-sah saja kalau temen-temen pengguna KLX150 meminang CRF150L. Tapi IMHO CRF150L jauh lebih menarik buat temen-temen pengguna baru motor trail alias yang sebelumnya belum pernah punya motor trail. Terus kenapa kok CRF150L nggak terlalu menarik buat pengguna KLX150? Berikut beberapa alasannya!

1. Performa Mesin Beda Tipis

CRF150L yang hadir belakangan mengusung tipe mesin yang mirip-mirip dengan KLX150. Keduanya sama-sama memakai mesin SOHC 2-valve berpendingin udara. Bedanya kapasitas mesin CRF150L sedikit lebih tinggi (149 cc), sedangkan KLX150 pakai mesin 144 cc. Imbasnya power dan torsi CRF150L pun lebih besar daripada KLX150. Tapi tenang, selisih power dan torsi CRF150L dengan KLX150 tergolong tipis. Beda power keduanya sekitar 1 HP, sedangkan perbedaan torsi pun sekitar 1 Nm.

2. Bobot KLX150 Lebih Enteng Daripada CRF150L

CRF150L unggul di power dan torsi mesin. Namun faktanya bobot CRF150L justru lumayan lebih berat ketimbang KLX150. Dari spesifikasi yang dikeluarkan kedua pabrikan, CRF150L memiliki bobot 122 kg. Di sisi lain KLX150G (versi paling basic) punya bobot 116 kg dan KLX150 BF (big foot) bobotnya 118 kg. Hal ini membuat power-to-weight ratio (PWR) dan torque-to-weight ratio (TWR) CRF150L dan KLX150 imbang-imbangan aja. Kids jaman now bilang 11-12. Belum lagi bobot KLX150 yang lebih ringan tentu bikin rider nggak cepat lelah ketika bermain off road.

3. KLX150 Masih Pakai Karburator

Nggak bisa dipungkiri, salah satu keunggulan CRF150L adalah menggunakan sistem pembakaran injeksi PGM-FI. Berkat sistem pembakaran injeksi ini pula CRF150L dibekali sejumlah sensor untuk mendeteksi suhu udara hingga tekanan udara lingkungan sehingga sedikit atau banyaknya asupan bahan bakar yang diperlukan bisa diatur otomatis oleh sistem tergantung dari kondisi lingkungan. Akan tetapi, sistem pembakaran karburator pada KLX150 bisa jadi hiburan tersendiri lantaran mudah dan murah dioprek serta perawatannya bisa diserahkan ke bengkel pinggir jalan sekalipun.

4. Parts Aftermarket dan Aksesoris KLX150 Lebih Banyak

Keluar duluan membuat part aftermarket KLX150, baik itu spare parts maupun parts pendongkrak performa, jauh lebih banyak di pasaran daripada CRF150L. Mau pasang bore up kit, knalpot free flow, karburator skep, aneka ragam ukuran sprocket, dan lain-lain tersedia lengkap di pasaran dengan harga yang sangat beragam tergantung merek. Gimana dengan aksesoris? Jelas nggak kalah banyak. Mau ganti body kit, suspensi, shift lever, brake pedal, clutch lever, brake lever, footpegs, hand guard, engine guard, frame guard, handlebar, hand grip, hingga plastic tank buaaanyaaaak…

5. Komunitas KLX150 Melimpah dan Sangat Kuat

Salah satu kekuatan KLX150 maupun produk Kawasaki yang lain adalah komunitas yang sudah mengakar kuat. Nggak cuma komunitas off road KLX150 ya, tapi juga komunitas KLX150 versi on road (D-Tracker). Lihat saja betapa banyaknya jumlah anggota Kracker, dan komunitas ini cabangnya ada di hampir seluruh wilayah Indonesia. Rasa persaudaraan yang udah kuat di komunitas biasanya bikin rider agak-agak enggan kalau harus pindah ke motor lain.

Advertisements