• Home »
  • Article »
  • Hot News: Ternyata Ada 7.000 Unit Suzuki DR200S yang Dipesan Polri!

Hot News: Ternyata Ada 7.000 Unit Suzuki DR200S yang Dipesan Polri!


Yups… Sejak akhir tahun 2016 terpantau Suzuki mengirimkan ribuan unit motor trail dual sport DR200S ke institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Awalnya sih memang Brimob yang dapat duluan. DR200S milik Brimob tampangnya beneran bengis. Warna hitam doff yang gagah, jangkung, kekar, dan angker banget. Kesan macho-nya dapat! Setelah Brimob, DR200S juga dikirimkan ke unit-unit kepolisian lainnya seperti Satuan Reserse & Kriminal (Reskrim), Sabhara, hingga Satuan Lalu Lintas (Satlantas). Tentu warnanya juga disesuaikan dengan masing-masing kesatuan, meskipun IMHO motor DR200S punya Brimob dan Reskrim paling gagah!

Oh ya… Sebaran DR200S juga udah merata ke berbagai wilayah di Indonesia. Mulai dari Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan bahkan di Sumatera, persisnya di Jabung – Lampung Timur Adventuriderz.com sempat melihat gerombolan Reskrim Polda Lampung melintas menggunakan DR200S. Mungkin temen-temen pada penasaran, ada berapa sih DR200S yang dipesan oleh Polri?

Menurut penuturan Section Head of Sales Area 2W PT Suzuki Indomobil Sales Pak Aceng Ulumuddin yang dikutip dari blognya Mbah Muhsin Bonsaibiker.com, awalnya pihak Suzuki menawarkan beberapa tipe motor trail kepada pihak Polri. Pertama adalah motor trail berkapasitas 400 cc,  walaupun nggak disebut tipenya Adventuriderz.com menduga ini DR-Z400. Sedangkan model kedua yang ditawarkan berkapasitas 250/200 cc yang diindikasikan sebagai DR-Z250 atau DR200S. Tapi akhirnya, pihak Polri sepakat membeli varian yang paling kecil, DR200S. Angka pesanan boleh dibilang cukup menggiurkan karena mencapai 7.000 unit. Tentu motor itu nggak datang secara langsung, melainkan datang bertahap. Sampai saat ini baru sekitar 5.000 unit DR200S yang udah dikirim Suzuki kepada Polri. Sisanya masih akan menyusul.

Kalau info yang Adventuriderz.com dapatkan dari sejumlah internal PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), kabarnya pemesanan DR200S itu nggak melibatkan mereka (SIS). Tetapi deal-dealan langsung terjadi antara Polri dan Suzuki Motor Corporation (SMC) alias Suzuki Jepang. Gudang milik SIS di Indonesia hanya dipakai untuk menyimpan DR200S sebelum dikirim ke pemesan. Soalnya DR200S diproduksi langsung di Jepang, bukan di Indonesia. Jadi ya diimpor utuh (CBU) dari Jepang.

Nah… Sejak DR200S dikirim ke Polri, banyak rumor yang bilang motor ini juga akan dijual kepada konsumen umum di Indonesia. Tapi sejauh yang Adventuriderz.com tahu, SIS masih punya beberapa kendala jika ingin menjual DR200S di Tanah Air. Pertama, motor ini CBU dari Jepang yang harganya jelas mahal dan nggak kompetitif untuk melawan Kawasaki KLX150 atau Honda CRF150L. Kedua, DR200S masih mengandalkan sistem pembakaran karburator dan belum comply dengan regulasi emisi Euro 3 yang sudah berlaku di Indonesia. DR200S baru sebatas lolos Euro 2. Uji emisinya jelas nggak lolos buat dijual kepada konsumen umum.

Nggak bisa dipungkiri, SIS memang tertarik menjual motor trail entry level di Indonesia sebagai pesaing Kawasaki KLX150 dan Honda CRF150L. Tentunya mereka sedang mempertimbangkan dengan masak-masak, apakah akan melokalkan DR200S dan mengganti sistem pembakarannya dengan injeksi, atau justru membangun motor trail yang benar-benar baru menggunakan mesin yang baru pula. Dalam sejumlah wawancara Head Sales & Marketing SIS Pak Yohan Yahya pernah bilang kalau mereka lebih condong ingin bermain di kelas yang sama, yaitu 150 cc. Mungkin biar bisa head-to-head langsung dengan Kawasaki KLX150 dan Honda CRF150L. Gimana dengan mesin? Untuk mesin 150 cc, Suzuki punya model SOHC 2-valve berpendingin udara yang terpasang di Gixxer India dan juga punya model DOHC 4-valve berpendingin cairan di GSX-150. Tinggal gimana Suzuki aja, mau pakai mesin yang low-cost atau hi-tech. IMHO nggak ada salahnya kalau Suzuki nekat pakai mesin hi-tech DOHC 4-valve berpendingin cairan biar beda dengan para kompetitornya. Ya wes, kita tunggu aja gebrakan dari Suzuki. Setuju?

Advertisements