• Home »
  • Article »
  • Trail 150 cc dari Yamaha untuk Indonesia Hanya Tinggal Menunggu Waktu??

Trail 150 cc dari Yamaha untuk Indonesia Hanya Tinggal Menunggu Waktu??




Temen-temen Adventuriderz.com sekalian… Mau nggak mau, cepat atau lambat, market motor trail 150 cc akan semakin ramai dan sangat padat. Kalau dulu pabrikan yang mau bermain di segmen ini hanya pabrikan kecil seperti Kawasaki, tapi ke depan tidak lagi. Sekarang pun Kawasaki KLX150 series sudah ditemani oleh Honda CRF150L, dan diprediksi kuat motor trail 150 cc dari Yamaha untuk market Indonesia hanya tinggal menunggu waktu!

Dalam rencana mengeluarkan motor trail entry level, Yamaha nggak cuma mengamati data penjualan dua pabrikan yang udah main di segmen ini (red: Kawasaki & Honda). Tapi Yamaha juga mencermati dengan sangat baik penjualan motor trail CBU YZ series yang dijual oleh Yamaha CBU Off Road Indonesia di Tanah Air. Bukan rahasia lagi, sejak dua tahun terakhir ini Yamaha udah bermain serius di segmen dirt bike walaupun nggak ditangani langsung oleh Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Lewat Yamaha CBU Off Road Indonesia, Yamaha sukses menjual kombinasi motor motocross YZ85, YZ125, dan YZ250F serta motor enduro YZ250X dan YZ250FX dengan angka fantastis, mencapai sekitar 500 unit per tahun. Laaaah cuma 500 unit doang mas? Eiitss jangan salah… YZ series itu motor kompetisi yang harganya lumayan menguras kocek. YZ85 yang paling murah aja harganya tembus Rp 60 juta, sedangkan YZ250FX lineup yang paling mahal bisa menguras rekening hingga Rp 96 juta. Yang harganya Rp 60-96 jutaan aja bisa laris, gimana kalau Yamaha jual versi 150 cc street legal? Kemungkinan sukses semakin tinggi karena market di segmen entry level jauh lebih besar ketimbang segmen premium.

Mungkin temen-temen masih ingat di artikel terdahulu bahwa salah satu petinggi YIMM pernah bilang kalau mereka sedang serius mempelajari segmen motor trail 150 cc untuk melawan KLX150 dan CRF150L. Menurut salah satu petinggi YIMM itu mereka akan menggunakan mesin yang benar-benar baru (all new engine) pada motor trailnya, bukan menggunakan mesin yang sudah ada. Namun menurut Adventuriderz.com, kemungkinan besar Yamaha tetap akan menggunakan basic mesin yang sudah ada. Itu jauh lebih efisien daripada mengembangkan mesin yang benar-benar baru. Memang bakal pakai basic mesin apa mas? Peluang yang paling gede ya pakai mesin 150 cc  SOCH LC4V seperti yang terpasang pada V-Ixion, YZF-R15, MX-King, dan Xabre. Bayangin deh gimana efisiennya kalau satu basic mesin dipakai keroyokan oleh empat sampai lima tipe motor. Luar biasa kan?



Terus nanti ada pertanyaan, V-Ixion kan street bike mas, apa cocok mesinnya diaplikasikan ke motor trail? Kita coba melayang ke Eropa. Di sana Yamaha punya motor trail WR125R. Basic mesinnya ya sama dengan V-Ixion, pakai mesin dasar Motori Minarelli M/C 125. Selain Yamaha, sejumlah pabrikan lain juga banyak kok yang pakai mesin dasar Motori Minarelli M/C 125 di motor trail. Sebut saja Beta, Husqvarna (era BMW), Fantic Motor, hingga Rieju Motos. Ada yang tetap menggunakan kapasitas 125 cc, ada yang menaikkan kapasitas jadi 180 cc, dan bahkan ada yang 200 cc. Semuanya pakai mesin dasar Motori Minarelli M/C 125 itu tadi. Dan nggak masalah tuh dipasang di motor trail. Kan tergantung gimana settingannya.

Nah… Jika betul menggunakan basic mesin V-Ixion, bisa jadi motor trail 150 cc dari Yamaha yang bisa kita sebut dengan WR150R akan jadi yang paling powerful di kelasnya. Tapi tentu saja Yamaha masih butuh waktu untuk melakukan pengembangan motor trail ini. Nggak bisa instan kayak bikin mie. Selain sibuk melakukan pengembangan dengan berbagai sumber daya yang mereka miliki, Yamaha juga menggali banyak informasi dari para penggemar motor trail mengenai seperti apa motor trail yang mereka sukai. Bisa jadi WR150R baru keluar tahun depan, bukan tahun ini. Jadi harap bersabar ya!

Advertisements