• Home »
  • Article »
  • Lho… Yamaha Tes WR125R & XTZ 250 Bareng Komunitas Trail, Pertanda Apa Ini?

Lho… Yamaha Tes WR125R & XTZ 250 Bareng Komunitas Trail, Pertanda Apa Ini?


Market motor di Indonesia memang sangat dinamis. Kalau dulu segmen motor trail entry level nggak begitu dilirik, tapi sekarang pabrikan-pabrikan besar mulai ikut nimbrung. Kawasaki yang menjadi first mover sekaligus leader lewat KLX150 sekarang udah ada temannya, yaitu Honda CRF150L. Bukan mustahil dalam waktu dekat Yamaha juga ikutan bertarung di segmen ini karena indikasi ke arah sana semakin kuat.

Yups… Kemarin ada informasi yang menyebutkan bahwa Yamaha melakukan pengetesan dua motor trail sekaligus, WR125R dan XTZ 250, bareng dengan komunitas trail Indonesia Adventure. Dalam sebuah foto yang beredar di group Facebook, terlihat satu sosok WR125R warna hitam dan XTZ 250 warna biru terparkir bersama dengan motor-motor trail lain seperti KLX150 hingga trail odong-odong. Motornya masih sangat kinyis-kinyis. Terpasang kaca spion, rear fender/plate holder, hingga lampu sign. Tapi belum ada TNKB yang terpasang di motor itu. Belum diketahui persis lokasinya di mana (kemungkinan Bogor), namun yang pasti motor itu dicoba di jalur off road dan ini bisa jadi indikasi kalau Yamaha benar-benar serius bermain di segmen trail entry level melawan Kawasaki dan Honda.

Asumsi Adventuriderz.com aja nih ya, kemungkinan Yamaha sedang melakukan survey dan melihat bagaimana tanggapan komunitas trail terhadap motor trail mereka di pasar global, WR125R dan XTZ 250, meskipun mungkin motor trail Yamaha untuk market Indonesia lebih condong menggunakan kapasitas mesin 150 cc, sebut saja dengan WR150R. Paling nggak WR125R bisa menjadi benchmark karena kabarnya Yamaha akan menggunakan basic mesin V-Ixion yang mengusung teknologi SOHC LC4V pada WR150R. Apalagi WR125R itu juga pakai basic mesin yang sama dengan V-Ixion, sama-sama SOHC LC4V. Misal benar Yamaha mengandalkan basic mesin V-Ixion di WR150R, tentu ini akan menjadi motor trail paling hi-tech dan paling powerful di kelasnya!

Terus gimana dengan XTZ 250 mas? Nah ini juga cukup mengejutkan. Nggak nyangka aja Yamaha mengetes XTZ 250 di Tanah Air bareng komunitas lokal. Tapi bukan mustahil juga Yamaha sedang mempertimbangkan motor trail 250 cc dengan harga hemat. Pasalnya, XTZ 250 ini pakai mesin 249 cc SOHC 2-valve dan berpendingin udara. Basic mesinnya kurang lebih identik dengan Scorpio 225 yang pernah eksis di Indonesia. Jika Yamaha nekat memproduksi XTZ 250 di sini, bukan mustahil harganya jauh di bawah KLX250S dan CRF250RALLY. Bahkan Rp 45 jutaan pun rasanya masih menarik.

Asyik nih kalau di segmen bawah dikasih WR150R bermesin kecil tapi hi-tech, segmen menengah ada XTZ 250 yang mesinnya sederhana namun lebih powerful, dan di segmen atas udah ada WR250R yang sangat advance dari segi fitur dan teknologi. Nanti saat Yamaha masuk ke segmen trail, peta persaingan pasti akan berubah total dan memaksa pabrikan-pabrikan lain menyajikan motor dengan performa dan fitur terbaik tapi harga tetap terjangkau oleh kantong konsumen. Terus kapan motor trail 150 cc Yamaha keluar mas? Masih belum ada gambaran jelas. Kalau nggak bisa tahun ini ya paling lambat tahun 2018. Namun yang pasti indikasi ke arah sana semakin kuat kok. Temen-temen bisa punya semakin banyak pilihan!

Advertisements